slot preparation.lsrs.lu

Bupati Gayo Lues Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga 8 Januari 2026

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 04:05 WIB

50278 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Bupati Gayo Lues, Suhaidi, kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana di wilayahnya hingga 8 Januari 2026 mendatang. Kebijakan itu dikeluarkan melalui Surat Keputusan Bupati Gayo Lues Nomor: 100.3.3.2/798/2025 yang ditetapkan pada 31 Desember 2025 lalu. Perpanjangan tersebut diambil dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi terkini yang memperlihatkan masih banyaknya daerah terdampak bencana serta potensi risiko yang terus mengancam keselamatan masyarakat.

Dalam isi keputusan tersebut dijelaskan bahwa sejumlah wilayah di Gayo Lues masih mengalami kerusakan akibat bencana alam yang melanda sejak pertengahan Desember. Dampak bencana tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi warga, tetapi juga menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur publik, termasuk jalan, jembatan, rumah warga, dan fasilitas umum lainnya. Sejumlah laporan dari lapangan menyebutkan bahwa pemulihan belum sepenuhnya berjalan maksimal akibat akses yang sulit dijangkau dan masih tingginya potensi bencana susulan.

Berdasarkan evaluasi dan rekomendasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues, status tanggap darurat dinilai masih sangat relevan diterapkan untuk mempercepat proses penanganan dan koordinasi lintas sektor. Melalui perpanjangan status ini, pemerintah daerah berharap dapat mempermudah distribusi bantuan logistik, pengerahan personel, serta percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi lapangan per 1 Januari 2026 menunjukkan bahwa bencana belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Debit air yang mengalir di sepanjang sungai Aih Bobo dan sungai Aih Badak kembali meningkat dan menyebabkan luapan air sungai hingga membelah Desa Badak, mengulangi kondisi serupa seperti saat awal bencana terjadi. Genangan air tak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan dan memperparah kerusakan lahan pemukiman serta pertanian.

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah perbatasan arah selatan, tepatnya pada jalur penghubung menuju Kabupaten Aceh Tenggara. Jalan utama yang sebelumnya telah diperbaiki usai terdampak bencana dilaporkan kembali terputus akibat banjir dan pergerakan tanah. Ketergantungan warga terhadap jalur tersebut membuat terputusnya akses menjadi persoalan serius yang menghambat distribusi logistik dan mobilitas harian masyarakat.

Pihak pemerintah daerah menegaskan bahwa masa tanggap darurat ini bersifat fleksibel dan dapat diperpanjang atau dipersingkat sesuai dengan evaluasi lanjutan terhadap perkembangan keadaan di lapangan. Meski seluruh elemen telah dikerahkan, cuaca ekstrem dan kondisi geografis wilayah menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penanggulangan bencana. Nantinya, segala kebijakan akan tetap mengacu pada asas keselamatan masyarakat serta efektivitas penanganan bencana secara menyeluruh.

Hingga kini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan lokal terus bekerja untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, termasuk bantuan pangan, air bersih, layanan kesehatan, dan tempat pengungsian. Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk tetap waspada serta mengikuti arahan resmi dari petugas, mengingat intensitas curah hujan di wilayah pegunungan tengah Aceh diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Dengan kondisi yang masih dinamis, pemerintah Kabupaten Gayo Lues akan terus mengevaluasi perkembangan bencana secara berkala. Perhatian besar diberikan pada percepatan pemulihan kawasan terdampak serta mencegah potensi bencana susulan yang dapat berdampak luas bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. (*)

 

Berita Terkait

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:11 WIB

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 10:34 WIB

DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Minggu, 1 November 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 12:10 WIB

Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SD Negeri Babah Rout Tanamkan Nilai Keteladanan dan Akhlak Mulia kepada Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Istri Kunci Kamar Rumah Dinas hingga Pagi, Ketua DPRK Nagan Raya Dilaporkan ke Polisi dan Desakan PAW Menguat

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB