BNPB Serahkan Buku Tabungan Dana Tunggu Hunian untuk Korban Bencana di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:49 WIB

50418 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan buku tabungan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Gayo Lues, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Umah Pitu Ruang, Kecamatan Pantan Cuaca, Minggu (11/01/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta perwakilan masyarakat dari Desa Palok.

Buku tabungan yang diserahkan secara resmi kepada Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., menjadi akses langsung bagi warga penerima manfaat untuk mendapatkan bantuan dana tunai dari pemerintah selama masa transisi. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Gayo Lues, perwakilan dari Kejaksaan Negeri, serta unsur perangkat daerah terkait.

PIC BNPB, Dr. Kheriawan, M.M., dalam keterangannya menyampaikan bahwa total jumlah penerima Dana Tunggu Hunian di Gayo Lues mencapai 519 kepala keluarga. Bantuan ini secara khusus ditujukan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana alam dan saat ini belum memungkinkan untuk kembali ke hunian tetap. Menurutnya, proses verifikasi dan validasi data telah rampung, sehingga pencairan bisa segera dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena proses verifikasi telah selesai, hari ini secara simbolis kami serahkan kepada Bapak/Ibu yang hadir, dan nantinya kami akan mentransfer secara langsung kepada peserta yang tidak bisa hadir hari ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pemberian DTH adalah bentuk perhatian dan apresiasi dari pemerintah terhadap masyarakat yang sedang berada dalam masa sulit pascabencana.

Masing-masing keluarga akan menerima bantuan sebesar Rp600.000 setiap bulannya, selama tiga bulan berturut-turut, yakni untuk bulan Desember 2025, Januari dan Februari 2026. Total dana yang akan diterima per kepala keluarga sebesar Rp1.800.000. Kheriawan berharap dana ini dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari warga terdampak, selama mereka belum menempati rumah yang layak huni.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban selama proses pemulihan berlangsung. Kita semua berharap kehidupan masyarakat yang terdampak bisa segera kembali normal,” katanya.

Pemerintah daerah melalui Bupati Gayo Lues menyambut baik penyaluran dana tersebut sebagai bentuk dukungan konkret bagi masyarakatnya. Dalam beberapa pekan terakhir, koordinasi antara BNPB dan perangkat daerah terus dilakukan, termasuk dalam penyusunan data penerima, verifikasi lapangan, hingga pembukaan rekening bank untuk pencairan bantuan.

Bupati menyampaikan bahwa bantuan ini sangat dibutuhkan masyarakat mengingat masih banyak warga yang harus tinggal sementara di hunian darurat ataupun keluarga mereka, setelah rumah mereka rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda akhir tahun lalu. Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses distribusi akan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.

Penyerahan Dana Tunggu Hunian ini menjadi bagian dari rangkaian program pemulihan tahap awal yang dijalankan pemerintah melalui BNPB, bersama kementerian dan lembaga terkait. Selain bantuan DTH, pemerintah juga memberikan bantuan stimulan untuk perbaikan rumah sesuai tingkat kerusakan, bantuan logistik, serta pendampingan psikososial dalam masa transisi.

Pemerintah pusat dan daerah terus berkomitmen untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah-wilayah terdampak, khususnya di Kabupaten Gayo Lues yang termasuk salah satu wilayah prioritas. Dengan turunnya bantuan tahap awal ini, masyarakat diharapkan dapat kembali membangun kehidupan secara mandiri sambil menantikan program pemulihan infrastruktur yang kini tengah dalam tahap perencanaan dan pengusulan. (ABDIANSYAH)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:39 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:34 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 16:59 WIB

Hardikda Aceh ke-67: SMAN 1 Badar Tanam Pohon, Rawat Budaya, dan Asah Akhlak Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 12:58 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Berita Terbaru