Gayo Lues – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Gayo Lues menggelar kegiatan wirid akbar yang dihadiri oleh anggota majelis taklim dari 11 kecamatan di wilayah tersebut. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Masjid Al-Hilal I, Desa Kutelintang, pada Jumat, 10 Oktober 2025, ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat serta mendukung visi Gayo Lues sebagai daerah yang bersyariat, aman, dan damai.
Wirid akbar ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah S.W.T. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat jalinan silaturahmi antaranggota majelis taklim, sekaligus sebagai sarana sinergi dalam menjaga stabilitas sosial dan moral warga di wilayah tersebut.
Penasehat BKMT Gayo Lues, Rita Elviani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan wirid merupakan bentuk nyata kedekatan umat muslim kepada Tuhan sekaligus wujud rasa kebersamaan dalam bingkai ukhuwah Islamiyah. “Ini merupakan bentuk upaya kita sebagai umat muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah S.W.T. serta memperkuat tali silaturrahmi di antara kita semua,” ujarnya. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan, setelah sebelumnya digelar di Halaman Pendopo Bupati Gayo Lues.
Rita juga menyampaikan harapannya agar kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi acara seremonial tahunan, melainkan dapat diadakan rutin setiap bulan untuk menjaga keberlangsungan dakwah di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota BKMT untuk kembali menghidupkan kegiatan pengajian di setiap desa dan menjadikan majelis taklim sebagai pusat pembelajaran dan penguatan akhlak umat di tingkat akar rumput.
Dalam kesempatan tersebut, Rita juga menyoroti berbagai persoalan sosial yang saat ini tengah mengancam generasi muda di Gayo Lues, seperti maraknya kenakalan remaja, kekerasan seksual, pernikahan usia dini, penyalahgunaan narkoba, praktik rentenir, judi online, hingga pinjaman daring ilegal. Ia menegaskan pentingnya peran orangtua dalam mendidik dan membimbing anak-anak mereka, terutama melalui partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan. “Mari kita berantas semua ini bersama-sama,” ajaknya.
Sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam menciptakan masyarakat yang sehat secara spiritual dan sosial, BKMT diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membentengi masyarakat dari berbagai bentuk penyakit sosial. “Saya harap kepada pengurus BKMT untuk menjaga masyarakat dari penyakit sosial. BKMT menjadi benteng akidah dan akhlak, sekaligus mitra pemerintah dalam memberantas kasus-kasus sosial yang kita sampaikan tadi,” tutup Rita.
Kegiatan wirid akbar ini mendapat sambutan hangat dari warga dan peserta yang hadir, ditandai dengan kekhidmatan suasana serta antusiasme dalam mengikuti rangkaian zikir dan doa. Melalui kegiatan ini, BKMT Gayo Lues kembali menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat yang kokoh dalam nilai keimanan, solidaritas sosial, dan ketahanan moral demi terwujudnya Gayo Lues yang lebih baik di masa mendatang. (Abdiansyah)














































