Bedah Buku Generasi Hijauku, Kaum Muda Gayo Diajak Menjaga Alam dan Budaya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:16 WIB

50268 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Buku berjudul Generasi Hijauku (Kaum Muda Menjaga Alam dan Budaya Gayo) karya Fauzan Azima akan dibedah dalam sebuah forum literasi terbuka di Lapangan Pancasila Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Minggu, 1 Februari 2026.

Ketua Persatuan Mahasiswa Gayo Lues, Saputra Ariga, mengatakan bedah buku ini menjadi ruang refleksi bagi kaum muda Gayo untuk kembali menautkan hubungan antara manusia, alam, dan budaya lokal yang mulai tergerus zaman.

“Buku ini bukan sekadar kumpulan tulisan, tapi seruan kesadaran. Ia mengajak generasi muda melihat alam bukan sebagai objek eksploitasi, melainkan ruang hidup yang harus dijaga bersama,” kata Saputra Ariga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, Generasi Hijauku ditulis Fauzan Azima dalam suasana alam Gayo, di antara kabut pegunungan, hutan, dan aroma kopi yang disangrai di pagi hari. Tulisan-tulisan dalam buku ini banyak mengangkat isu lingkungan, budaya, dan spiritualitas lokal.

Menurut Saputra, menariknya buku ini ditulis pada 20 Oktober 2025, sebulan sebelum terjadinya bencana alam yang melanda wilayah Gayo pada 26 November 2026. Hal itu seakan menjadi pengingat dini tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam.

“Buku ini seperti alarm sunyi. Ia ditulis sebelum bencana, namun pesannya relevan setelah bencana terjadi,” ujarnya.

Fauzan Azima sendiri dikenal aktif menulis tentang relasi manusia dan alam, dengan keyakinan bahwa perubahan besar selalu berawal dari kesadaran-kesadaran kecil. Selain menulis, ia juga terlibat dalam kegiatan sosial, komunitas hijau, dan literasi budaya.

Saputra menambahkan, bedah buku ini diharapkan menjadi titik temu antara literasi, gerakan lingkungan, dan kesadaran budaya, khususnya bagi generasi muda Gayo Lues.

“Kami ingin anak muda Gayo tidak tercerabut dari akar alam dan budayanya. Buku ini menjadi pintu masuknya,” pungkas Saputra Ariga.(*)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:39 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:34 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 12:58 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Berita Terbaru