Akses Terputus dan Stok Logistik Menipis, Bupati Gayo Lues Dorong Perpanjangan Landasan Bandara Blangkejeren

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:03 WIB

50328 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Akses masuk ke Kabupaten Gayo Lues kembali terputus setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan jalur darat yang sempat pulih mengalami kerusakan kembali, khususnya di ruas jalan nasional Gayo Lues–Aceh Tenggara, yang merupakan jalur utama pemasok logistik ke kabupaten di pedalaman Aceh tersebut. Kondisi jalan yang terputus berdampak langsung pada distribusi bahan makanan, bahkan stok beras di gudang Bulog dilaporkan kosong, Jumat (9/1/2026).

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyampaikan bahwa selama masa darurat bencana dan putusnya jalur darat, satu-satunya akses yang memungkinkan masuknya bantuan adalah melalui jalur udara. Namun, keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan tersendiri. Bandara Blangkejeren yang dimiliki Gayo Lues saat ini hanya memiliki panjang lintasan sekitar 810 meter, sehingga hanya dapat digunakan oleh pesawat kecil dan helikopter.

“Dalam keadaan darurat kemarin, keberadaan bandara ini sangat membantu. Ini menjadi pintu masuk logistik dan bantuan lain dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, termasuk dari Pemkab Gayo Lues sendiri,” kata Suhaidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, pendeknya landasan Bandara Blangkejeren menurut Bupati menjadi alasan kuat agar rencana perpanjangan runway segera direalisasikan. Ia menilai, keberadaan bandara dengan kapasitas lebih besar sangat dibutuhkan, mengingat kondisi geografis Gayo Lues yang jauh dari kabupaten lain dan minimnya opsi transportasi darat yang aman saat bencana terjadi.

“Jika lintasan ini diperpanjang ke depannya, kita berharap pesawat berbadan besar seperti Hercules, ATR, bahkan Boeing bisa mendarat langsung di Gayo Lues. Ini penting untuk mempercepat distribusi bantuan saat terjadi darurat dan juga membuka isolasi wilayah,” lanjut Suhaidi.

Kondisi jalan nasional Gayo Lues – Aceh Tenggara yang kembali terputus disebut mengalami kerusakan serius dengan badan jalan amblas sepanjang lebih dari 1,2 kilometer. Bupati menyebut bahwa proses perbaikan masih terus dilakukan, namun sulit karena medan yang ekstrem dan risiko longsoran susulan.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan kementerian terkait untuk merespons kondisi darurat ini. Bupati turut mengapresiasi dukungan yang selama ini telah diberikan oleh Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, serta pejabat terkait di Bandara Blangkejeren. Menurutnya, bantuan melalui udara sangat membantu pada masa-masa kritis pasca bencana, termasuk untuk kunjungan pejabat pusat dan pendistribusian logistik.

“Kita tidak bisa bergantung penuh kepada akses darat, karena dari pengalaman ini kita tahu betapa pentingnya moda transportasi udara dalam situasi darurat. Karena itulah kami berharap agar pembangunan dan perpanjangan landasan Bandara Blangkejeren dapat menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Bupati.

Di tengah terbatasnya pasokan bahan pokok, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues saat ini fokus mengupayakan distribusi bantuan sembari menunggu perbaikan akses jalan selesai dilakukan. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan penyalur logistik, TNI, dan aparat terkait untuk menjangkau wilayah-wilayah yang terdampak dan masih sulit diakses.(Abdiansyah)

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Dampingi Bupati Tinjau Lesten: Pantau Pemulihan Pascabencana dan Salurkan Bantuan Langsung ke Warga
Bupati Gayo Lues Menembus Lesten: Mengawal Pemulihan Pascabencana di Tengah Medan Berat
Peringatan Isra Mi’raj di Gayo Lues Jadi Momentum Doa, Refleksi Bencana, dan Seruan Perbaikan Diri di Tengah Ujian Alam
Video Misionaris Beredar di Gayo Lues, Warga Pertanyakan Etika dan Izin Kegiatan Keagamaan di Tengah Bencana
Gempa Bermagnitudo 2,7 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Langsa
Akses Vital Warga Pulih, Jalan Penghubung Kute Reje–Soyo Kembali Dapat Dilalui Berkat Sinergi Polsek Terangun, Pemerintah Desa, dan Masyarakat
Polsek Blangkejeren Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Ponpes Bunayya, Bangun Semangat Keagamaan di Kalangan Santri
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB