Akses Terputus dan Stok Logistik Menipis, Bupati Gayo Lues Dorong Perpanjangan Landasan Bandara Blangkejeren

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:03 WIB

50368 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Akses masuk ke Kabupaten Gayo Lues kembali terputus setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan jalur darat yang sempat pulih mengalami kerusakan kembali, khususnya di ruas jalan nasional Gayo Lues–Aceh Tenggara, yang merupakan jalur utama pemasok logistik ke kabupaten di pedalaman Aceh tersebut. Kondisi jalan yang terputus berdampak langsung pada distribusi bahan makanan, bahkan stok beras di gudang Bulog dilaporkan kosong, Jumat (9/1/2026).

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyampaikan bahwa selama masa darurat bencana dan putusnya jalur darat, satu-satunya akses yang memungkinkan masuknya bantuan adalah melalui jalur udara. Namun, keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan tersendiri. Bandara Blangkejeren yang dimiliki Gayo Lues saat ini hanya memiliki panjang lintasan sekitar 810 meter, sehingga hanya dapat digunakan oleh pesawat kecil dan helikopter.

“Dalam keadaan darurat kemarin, keberadaan bandara ini sangat membantu. Ini menjadi pintu masuk logistik dan bantuan lain dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, termasuk dari Pemkab Gayo Lues sendiri,” kata Suhaidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, pendeknya landasan Bandara Blangkejeren menurut Bupati menjadi alasan kuat agar rencana perpanjangan runway segera direalisasikan. Ia menilai, keberadaan bandara dengan kapasitas lebih besar sangat dibutuhkan, mengingat kondisi geografis Gayo Lues yang jauh dari kabupaten lain dan minimnya opsi transportasi darat yang aman saat bencana terjadi.

“Jika lintasan ini diperpanjang ke depannya, kita berharap pesawat berbadan besar seperti Hercules, ATR, bahkan Boeing bisa mendarat langsung di Gayo Lues. Ini penting untuk mempercepat distribusi bantuan saat terjadi darurat dan juga membuka isolasi wilayah,” lanjut Suhaidi.

Kondisi jalan nasional Gayo Lues – Aceh Tenggara yang kembali terputus disebut mengalami kerusakan serius dengan badan jalan amblas sepanjang lebih dari 1,2 kilometer. Bupati menyebut bahwa proses perbaikan masih terus dilakukan, namun sulit karena medan yang ekstrem dan risiko longsoran susulan.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan kementerian terkait untuk merespons kondisi darurat ini. Bupati turut mengapresiasi dukungan yang selama ini telah diberikan oleh Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, serta pejabat terkait di Bandara Blangkejeren. Menurutnya, bantuan melalui udara sangat membantu pada masa-masa kritis pasca bencana, termasuk untuk kunjungan pejabat pusat dan pendistribusian logistik.

“Kita tidak bisa bergantung penuh kepada akses darat, karena dari pengalaman ini kita tahu betapa pentingnya moda transportasi udara dalam situasi darurat. Karena itulah kami berharap agar pembangunan dan perpanjangan landasan Bandara Blangkejeren dapat menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Bupati.

Di tengah terbatasnya pasokan bahan pokok, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues saat ini fokus mengupayakan distribusi bantuan sembari menunggu perbaikan akses jalan selesai dilakukan. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan penyalur logistik, TNI, dan aparat terkait untuk menjangkau wilayah-wilayah yang terdampak dan masih sulit diakses.(Abdiansyah)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:39 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:34 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 16:59 WIB

Hardikda Aceh ke-67: SMAN 1 Badar Tanam Pohon, Rawat Budaya, dan Asah Akhlak Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 12:58 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Berita Terbaru