slot preparation.lsrs.lu

Akses Terputus dan Ancaman Longsor, Warga Pining Masih Terisolasi Pasca Banjir Bandang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 00:32 WIB

50296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, (10/01/2026) Lebih dari satu bulan setelah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Gayo Lues, Aceh, dampak bencana masih dirasakan signifikan oleh warga, khususnya di Kecamatan Pining. Akses jalan utama menuju wilayah pedalaman ini masih terputus akibat tertimbun material longsor di beberapa titik, serta rusaknya infrastruktur jalan dan jembatan yang tak kunjung diperbaiki.

Sejak peristiwa bencana pada 26 November 2025, setidaknya terdapat enam titik longsor besar yang menyebabkan badan jalan tertutup total. Selain itu, dua jembatan penghubung utama di jalur ini juga turut rusak berat akibat terjangan banjir, memaksa warga dan pengendara untuk menempuh rute darurat atau bahkan nekat menyeberangi aliran sungai untuk bisa melanjutkan perjalanan.

Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga mengganggu distribusi logistik dan kebutuhan pokok ke Pining dan sejumlah desa di wilayah ini. Jalan yang berlumpur tebal dan licin menjadi tantangan besar dalam proses pengiriman bantuan dan penyaluran barang kebutuhan sehari-hari. Beberapa kendaraan terpaksa mundur atau tersendat dalam lumpur, sementara kendaraan roda dua harus didorong secara beramai-ramai guna melewati medan sulit, terlebih saat jalanan menanjak atau menurun tajam yang berisiko tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga mengaku kesulitan mengakses bantuan karena tidak adanya kendaraan yang mampu menembus jalur rusak tersebut. Dalam kondisi terburuk, warga memutuskan untuk berjalan kaki atau menggunakan tenaga warga secara kolektif agar kendaraan bisa melewati titik-titik rawan. Inisiatif gotong-royong dilakukan untuk mendorong sepeda motor yang terjebak, sehingga perjalanan bisa tetap berlangsung meski dengan waktu tempuh yang jauh lebih lama dari biasanya.

Kesulitan ini juga berdampak pada aktivitas ekonomi lokal dan pelayanan publik. Warga kesulitan menjual hasil bumi ke pasar di kecamatan lain, serta terbatasnya akses ke layanan kesehatan dan pendidikan. Dengan akses utama yang masih lumpuh, urusan administrasi hingga kebutuhan medis menjadi terhambat dan bergantung pada jalur alternatif yang belum tentu lebih aman.

Kondisi ini semakin memperburuk kualitas hidup masyarakat pasca bencana. Belum adanya kejelasan dari pihak berwenang terkait percepatan proses evakuasi material longsor dan perbaikan infrastruktur membuat warga berharap ada tindakan cepat dan tanggap dari pemerintah daerah maupun pusat untuk membuka kembali akses utama secara permanen dan aman.

Meski bantuan darurat sempat dikirimkan melalui jalur udara dan dilakukan upaya penanganan awal, lumpuhnya jalur darat utama membuat Kecamatan Pining masih dalam kondisi terisolasi. Dengan prediksi cuaca yang masih labil di wilayah pegunungan Aceh, masyarakat berharap agar situasi ini tidak berlangsung lebih lama, mengingat potensi longsor susulan tetap mengintai dan menjadi ancaman bagi keselamatan warga. (*)

Berita Terkait

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB