slot preparation.lsrs.lu

Akses ke Gayo Lues Kembali Terputus, Stok Logistik Menipis

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 03:46 WIB

50329 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Akses jalan utama menuju Kabupaten Gayo Lues kembali terputus menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Titik longsor terjadi di jalur penghubung Gayo Lues–Aceh Tenggara, yang selama ini menjadi satu-satunya jalur darat efektif untuk distribusi logistik keluar masuk wilayah pedalaman tersebut.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, dalam laporan resminya menyampaikan bahwa kondisi jalan yang sebelumnya sempat dibuka kembali tertutup material longsor. Akibatnya, distribusi bahan pokok seperti beras, bahan bakar minyak (BBM), serta liquefied petroleum gas (LPG) kembali terganggu. Bahkan, alat berat yang sejak awal disiagakan di beberapa titik jalur Aceh Tenggara–Gayo Lues, kini belum dapat menjangkau lokasi longsor secara menyeluruh karena cuaca yang belum bersahabat dan kondisi jalan yang belum stabil.

“Logistik beras juga sudah menipis. Kami sudah cek langsung ke Bulog dan stoknya sudah habis. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Pak Bambang, jika tidak memungkinkan untuk dikirim langsung ke Gayo Lues, maka sementara bisa disimpan di gudang terdekat di Aceh Tenggara. Nanti kalau jalan sudah bisa dilalui, logistik langsung kami angkut ke Gayo Lues,” ujar Suhaidi saat memberikan laporan kondisi darurat, Sabtu (3/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, selain beras, distribusi LPG dan BBM juga terganggu. Warga di beberapa kecamatan mulai menghadapi keterbatasan energi karena suplai bahan bakar tidak lancar. Bahkan, kondisi jaringan internet mulai tidak stabil, sementara aliran listrik di beberapa wilayah dilaporkan padam selama beberapa jam dalam sehari, mengganggu aktivitas masyarakat dan operasional layanan publik maupun komunikasi antarlembaga.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Surhayanto, langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mengatur pengiriman logistik ke wilayah terdampak. Dalam percakapan via seluler dengan pejabat daerah, Surhayanto menegaskan pentingnya memastikan keberadaan bahan pokok utama, terutama beras, di Kabupaten Gayo Lues dalam kondisi darurat cuaca seperti saat ini.

“Stok beras harus diprioritaskan untuk segera masuk ke Gayo Lues. Kalau belum bisa lewat darat, silakan disiapkan di Aceh Tenggara. Kalau akses sudah terbuka, Pemkab bisa mengambil secara bertahap,” kata Surhayanto. Ia juga memberikan arahan untuk menyuplai BBM dan LPG melalui sistem cadangan logistik kawasan agar distribusinya tidak terputus total.

Tak hanya itu, BNPB juga mengerahkan opsi pengangkutan melalui jalur udara untuk mempercepat pendistribusian bahan makanan pokok. Sebanyak tiga pesawat Susi Air disiapkan untuk mengangkut beras dengan kapasitas muatan total hingga 4,5 ton per sekali misi pengiriman. Upaya ini diharapkan bisa menutup kekosongan logistik sementara untuk mencukupi kebutuhan pokok warga di wilayah terdampak selama beberapa hari ke depan.

Surhayanto juga menanggapi kebutuhan penanganan infrastruktur darurat, termasuk normalisasi aliran sungai yang diperkirakan turut berdampak pada kestabilan jalan dan meningkatkan potensi longsor susulan. Ia meminta agar Bupati segera mencari alat berat tambahan tanpa perlu menunggu proses administrasi reguler. “Langsung dikerjakan saja normalisasi sungainya, nanti biayanya BNPB yang tanggung. Fokus dulu pada penyelamatan akses dan logistik warga. Kita harus berlomba dengan waktu,” ujarnya.

Seiring dengan itu, tim teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan BPBD Provinsi Aceh juga telah bergerak ke lapangan untuk mengidentifikasi kerusakan lanjutan dan kemungkinan penambahan tim alat berat. Pemantauan dilakukan secara berlapis untuk memastikan kondisi jalan, stabilitas tebing, serta keamanan pengguna jalan ketika proses pemulihan infrastruktur mulai dijalankan.

Gayo Lues yang berada di wilayah pegunungan dengan konektivitas terbatas kerap mengalami keterisolasian saat musim hujan panjang. Akses satu-satunya dari Aceh Tenggara—meskipun secara topografi menantang—selama ini menjadi jalur utama membawa barang-barang kebutuhan pokok, BBM, serta transportasi warga ke luar daerah. Ancaman longsor bahkan berisiko meningkat mengingat banyaknya ruas jalan yang berada di sepanjang lereng curam dengan kondisi geologi yang tidak stabil.

Pemerintah Daerah Gayo Lues pun berharap bantuan logistik dari lintas lembaga bisa segera terdistribusi merata hingga ke kecamatan-kecamatan. Selain beras, LPG, dan BBM, kebutuhan medis dan logistik pengungsi juga menjadi perhatian menyusul adanya warga yang terpaksa berpindah tempat tinggal akibat terganggunya transportasi dan sistem pendukung kehidupan sehari-hari.

Pemerintah pusat menyerukan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Tim gabungan TNI, Polri, BPBD, serta relawan telah dikerahkan ke wilayah terdampak untuk membantu proses distribusi dan pemantauan keamanan lingkungan. Operasi tanggap bencana ini akan terus berjalan hingga kondisi jalan benar-benar stabil dan semua jalur logistik kembali berfungsi normal. (*)

Berita Terkait

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:11 WIB

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 10:34 WIB

DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Minggu, 1 November 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 12:10 WIB

Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SD Negeri Babah Rout Tanamkan Nilai Keteladanan dan Akhlak Mulia kepada Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Istri Kunci Kamar Rumah Dinas hingga Pagi, Ketua DPRK Nagan Raya Dilaporkan ke Polisi dan Desakan PAW Menguat

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB