Akses Jalan Terputus, Pemerintah Daerah Turun Langsung Tinjau Desa Badak

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 04:12 WIB

50264 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama aparat kepolisian turun langsung ke Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, guna meninjau kondisi terkini jalan yang kembali terputus akibat luapan sungai. Kunjungan yang dilakukan pada Sabtu, 3 Januari 2025, ini dipicu meningkatnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, yang menyebabkan aliran sungai meluap dan menutupi badan jalan dengan arus cukup deras.Kondisi tersebut mengganggu aktivitas harian warga sekaligus mengancam keselamatan pengguna jalan. Selain menjadi jalur utama penghubung antarpermukiman, akses yang terdampak diketahui merupakan rute vital menuju fasilitas pelayanan kesehatan serta jalur penghubung antara Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Timur. Arus deras yang menutup ruas jalan menyebabkan kendaraan tidak dapat melintas, sementara potensi longsor mengintai sejumlah titik sepanjang lereng jalan.

Langkah cepat diambil di lapangan. Personel kepolisian telah diterjunkan untuk melakukan pengamanan area serta pengaturan lalu lintas. Di lokasi, dilakukan pula tindakan preventif berupa pemasangan tanda peringatan dan penjagaan untuk mencegah warga memaksakan diri melintasi jalan tergenang. Petugas mengimbau masyarakat agar bersabar dan tidak mengambil risiko saat melintasi jalur berbahaya demi menjaga keselamatan bersama.

Pemerintah daerah menjelaskan bahwa pemantauan lapangan dilakukan terus-menerus dan terkoordinasi dengan berbagai instansi teknis, termasuk BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, serta aparat keamanan. Situasi cuaca yang masih labil turut menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah-langkah penanganan jangka pendek maupun lanjutan di wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah daerah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan jalur rawan banjir. Kondisi dinamis di lapangan menuntut kesiapsiagaan dan kepedulian bersama, baik dari aparat maupun masyarakat.

Hingga saat ini, personel gabungan masih disiagakan untuk memantau perkembangan debit air dan memberikan informasi kepada warga secara berkala. Penyisiran rutin juga dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terisolasi atau membutuhkan bantuan evakuasi. Proses identifikasi kondisi infrastruktur jalan dan potensi kerusakan lanjutan pun tengah dihimpun oleh dinas terkait guna menentukan langkah rekonstruksi yang diperlukan ke depan.

Dari sisi pengamanan, kepolisian menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Masyarakat diminta mematuhi semua arahan petugas demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kepolisian juga melakukan patroli berkala serta berkoordinasi dengan perangkat desa dalam upaya memberi pemantauan menyeluruh terhadap kondisi sekitar.

Dalam kunjungan ke Desa Badak ini, rombongan turut didampingi oleh jajaran Kapolsek Blangkejeren, kepala bidang dari sejumlah instansi teknis, dan perwakilan dari tim tanggap darurat daerah. Pemerintah daerah berharap, penanganan cepat di lapangan serta kolaborasi lintas sektor bisa mempercepat pemulihan dan menjamin keamanan mobilitas warga di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat. (*)

Berita Terkait

Tujuh Warga Gayo Lues Jalani Hukuman Cambuk atas Pelanggaran Qanun Syariat Islam
Sony Sonjaya Sebut Lebih dari 30 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG, Bukti Tersimpan di Telepon Genggam
Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues
PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:30 WIB

6 Bulan Pascabencana, Gubernur Aceh ke Mendagri: Sawah Belum Bisa Dipakai, Sungai Harus Dibersihkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:25 WIB

Ambulans Tabrak Kerbau di Tol Sibanceh, 1 Penumpang Luka Ringan

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:15 WIB

Ratusan Warga Laksanakan Salat Jenazah Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:47 WIB

Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:27 WIB

1. ASDP Bergerak Cepat! Tanggung Jawab Penuh Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Pemulihan Jadi Prioritas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:55 WIB

Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:19 WIB

FORBINA: Polemik IUP di Aceh Harus Disikapi Objektif, Fokus pada Pengawasan dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:57 WIB

Dukungan untuk Tarmizi Age Menguat, Nama Putra Aceh Ini Viral sebagai Kandidat Wakil Menteri Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dikejar TNI AL di Laut, Nelayan Kurir Narkoba Ditangkap di Karimun

Minggu, 14 Jun 2026 - 02:43 WIB