slot preparation.lsrs.lu

Akses Jalan Terputus, Pemerintah Daerah Turun Langsung Tinjau Desa Badak

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 04:12 WIB

50275 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama aparat kepolisian turun langsung ke Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, guna meninjau kondisi terkini jalan yang kembali terputus akibat luapan sungai. Kunjungan yang dilakukan pada Sabtu, 3 Januari 2025, ini dipicu meningkatnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, yang menyebabkan aliran sungai meluap dan menutupi badan jalan dengan arus cukup deras.Kondisi tersebut mengganggu aktivitas harian warga sekaligus mengancam keselamatan pengguna jalan. Selain menjadi jalur utama penghubung antarpermukiman, akses yang terdampak diketahui merupakan rute vital menuju fasilitas pelayanan kesehatan serta jalur penghubung antara Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Timur. Arus deras yang menutup ruas jalan menyebabkan kendaraan tidak dapat melintas, sementara potensi longsor mengintai sejumlah titik sepanjang lereng jalan.

Langkah cepat diambil di lapangan. Personel kepolisian telah diterjunkan untuk melakukan pengamanan area serta pengaturan lalu lintas. Di lokasi, dilakukan pula tindakan preventif berupa pemasangan tanda peringatan dan penjagaan untuk mencegah warga memaksakan diri melintasi jalan tergenang. Petugas mengimbau masyarakat agar bersabar dan tidak mengambil risiko saat melintasi jalur berbahaya demi menjaga keselamatan bersama.

Pemerintah daerah menjelaskan bahwa pemantauan lapangan dilakukan terus-menerus dan terkoordinasi dengan berbagai instansi teknis, termasuk BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, serta aparat keamanan. Situasi cuaca yang masih labil turut menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah-langkah penanganan jangka pendek maupun lanjutan di wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah daerah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan jalur rawan banjir. Kondisi dinamis di lapangan menuntut kesiapsiagaan dan kepedulian bersama, baik dari aparat maupun masyarakat.

Hingga saat ini, personel gabungan masih disiagakan untuk memantau perkembangan debit air dan memberikan informasi kepada warga secara berkala. Penyisiran rutin juga dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terisolasi atau membutuhkan bantuan evakuasi. Proses identifikasi kondisi infrastruktur jalan dan potensi kerusakan lanjutan pun tengah dihimpun oleh dinas terkait guna menentukan langkah rekonstruksi yang diperlukan ke depan.

Dari sisi pengamanan, kepolisian menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Masyarakat diminta mematuhi semua arahan petugas demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kepolisian juga melakukan patroli berkala serta berkoordinasi dengan perangkat desa dalam upaya memberi pemantauan menyeluruh terhadap kondisi sekitar.

Dalam kunjungan ke Desa Badak ini, rombongan turut didampingi oleh jajaran Kapolsek Blangkejeren, kepala bidang dari sejumlah instansi teknis, dan perwakilan dari tim tanggap darurat daerah. Pemerintah daerah berharap, penanganan cepat di lapangan serta kolaborasi lintas sektor bisa mempercepat pemulihan dan menjamin keamanan mobilitas warga di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat. (*)

Berita Terkait

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:11 WIB

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 10:34 WIB

DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Minggu, 1 November 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 12:10 WIB

Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SD Negeri Babah Rout Tanamkan Nilai Keteladanan dan Akhlak Mulia kepada Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Istri Kunci Kamar Rumah Dinas hingga Pagi, Ketua DPRK Nagan Raya Dilaporkan ke Polisi dan Desakan PAW Menguat

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB