Hancurnya Generasi Jauh Dari Islam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:46 WIB

50392 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yuliana S.Sos (Pemerhati Generasi)

Kasus anak berhadapan dengan hukum (ABH) di Balikpapan meningkat dan menunjukkan tren mengkhawatirkan pada akhir 2025. Di Kaltim korban kekerasan didominasi anak-anak.

Data Dinas Sosial Balikpapan mencatat, hanya dalam periode September-Oktober 2025, jumlah anak yang terlibat perkara hukum menembus lebih 100 orang, dengan tindak asusila dan pelecehan menjadi kasus paling dominan. Meningkatnya kasus ABH dipicu oleh berbagai faktor, yaitu pola pengasuhan keluarga, lingkungan pergaulan, kondisi mental anak, faktor ekonomi dan lemahnya pemahaman agama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anak dengan dunianya tidak lagi bermain, tetapi sudah berhadapan dengan hukum. Ditengah terasingnya peran agama dan moral dalam kehidupan, memungkinkan bagi masyarakat, termasuk anak terlibat dalam tindak hukum kriminal.

Kembali kepada keluarga, saat ini sudah tidak sehangat zaman dulu. Orang tua sekarang sibuk dengan dunia kerjanya. Bahkan peran ibu yang menjadi garda terdepan pendidikan anak semakin berat saat ini. Banyak ibu yang menderita sakit mental untuk mengurus keluarga, sehingga menjalani perannya pun tidak maksimal. Ada juga ibu yang ikut membantu perekonomian keluarga, sehingga tergeruslah pendidikan dan tauladan bagi anak.

Tidak ada dukungan dari suami untuk bisa saling berkerjasama untuk menjadikan anak sebagai anak yang bermanfaat dunia-akhirat. Orientasi hari ini yaitu bagaimana setiap individu bisa menghasilkan materi sebanyak- banyaknya untuk bertahan hidup. Lingkungan masyarakat yang abai dengan kehidupan satu sama lain, akhirnya tidak peduli dengan kondisi apapun yang terjadi termasuk menyangkut generasi. Akhirnya, ketika generasi ini melakukan pelanggaran akhlak, moral bahkan kriminal sekalipun dibiarkan. Sehingga sikap ini menjadikan generasi semakin rusak.

Peran negara menjadi faktor terpenting dalam menyelesaikan masalah ini karena negara memiliki kekuasaan penuh untuk membuat aturan, sehingga bisa dipastikan ini mengikat masyarakatnya.
Penanganan negara terhadap kasus ABH hanya demi mengejar nilai Kota Layak Anak. Negara bertindak ketika terjadi pelaporan, pendampingan korban tetapi tidak menghukum pelaku dengan alasan masih anak-anak, masih di bawah umur. Ketika negara bisa mencegah sebelum terjadinya kasus, artinya ada langkah preventif (pencegahan) maka tidak semarak hari ini. Maka, tidak bisa dinafikan lagi, akar masalah kehidupan ini terjadi karena negara menerapkan sistem sekuler demokrasi kapitalisme neoliberal. Sistem yang mendewakan kebebasan dan menjadikan kebahagiaan berdasarkan capaian materi. Negara berperan penuh dalam perkembangan digitalisasi hari ini, memutuskan dan memfilter tayangan dari generasi sampai orang tua. Jangan sampai tayangan yang ada justru mengandung kemaksiatan, kejahatan, tidak bermanfaat yang bisa mempengaruhi pikiran, sikap dan kehidupan masyarakat.

Sehingga dengan ketakwaan yang lemah, jauh dari nilai-nilai kebaikan dan asingnya dengan tradisi amar ma’ruf nahi mungkar ditambah lagi negara yang abai terhadap tugas pokok dan fungsi sebagai pengurus dan penjaga masyarakat menjadikan maraknya ABH.

Islam yang memiliki aturan apapun untuk kehidupan. Maka, dalam Islam jelas status anak jelas jika baligh sudah dijatuhi pembebanan hukum. Peran orang tua dengan support sistem Islam melahirkan anak yang sholeh dan sholehah, jauh dari kemaksiatan apalagi kejahatan. Orang tua sampai generasi terdidik dengan aturan Islam yang diterapkan. Semua memiliki kewajiban, yang terpenting bagaimana kehidupan kita kembali menerapkan aturan dari yang menciptakan kita.

Selamatkan generasi hanya dengan Islam. Melihat sejarah peradaban Islam, tampak bahwa penerapan Islam secara kaffah dalam naungan Khilafah menjadi kunci lahirnya generasi terbaik yang berhasil membawa umat pada pelopor perubahan yang gemilang. Dimana generasi Islam ini kokoh secara ketakwaan dan ahli dalam menyolusikan berbagai problem kehidupan. Wajar jika sepanjang belasan abad, umat Islam mampu tampil sebagai visioner peradaban.

Berita Terkait

Bupati TRK Diwakili Plt Sekda Ikuti Peresmian Operasional 1.061 KDKMP Secara Virtual
PT Socfindo Semayam Salurkan Bantuan Sembako untuk Penyandang Disabilitas
Tolak Tambang Beutong Ateuh, Mantan Anggota DPRK Nagan Raya Minta Pemkab Cabut Izin
Anggota RAPI Nagan Raya Bertakziah Kerumah Almarhumah ADRI Anggota RAPI Nagan Raya
Ratusan Kasi Keuangan Gampong Ikut Sosialisasi Aktivasi IBC Non Tunai Di Bank Aceh Cabang Jeuram
Hambalang Boy, Dinasti Politik, dan Bom Waktu Transisi Elite
Gawat : Tem Gabungan di Lapas Kelas IIB Meulaboh, Petugas Temukan Senjata Tajam dan HP
Salah Baca Kritik

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:24 WIB

JASA Bireuen Dukung Penuh Pergub JKA 2026: Bukti Keberpihakan Pemerintah Aceh kepada Rakyat

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:54 WIB

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Pendampingan Industri Hasil Tembakau Lewat Customs Visit Customer di Bireuen

Jumat, 24 April 2026 - 04:33 WIB

Iswahyudi Terima SK DPP PAN, Konsolidasi Politik PAN Bireuen Diperkuat Jelang Agenda Strategis Daerah

Minggu, 12 April 2026 - 18:48 WIB

350 Hektare Sawah di Gandapura Terselamatkan dari Ancaman Gagal Panen, Respons Cepat Pemerintah Jadi Kunci

Rabu, 1 April 2026 - 20:47 WIB

Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

Jumat, 27 Maret 2026 - 00:32 WIB

Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:24 WIB

Salurkan Bantuan, Bea Cukai Lhokseumawe ke Gampong Teupin Raya

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:55 WIB

Dek Gam Tunjuk Wapres Persiraja Nahkodai PAN Bireuen

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD Abdya Benahi Mushola Warga

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:16 WIB

ACEH BARAT DAYA

Satgas TMMD dan Masyarakat Jibaku Bongkar Atap Rumah Warga Kurang Mampu

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:20 WIB

ACEH BARAT DAYA

Excavator Dikerahkan, TMMD Abdya Percepat Pembangunan Jalan Pegunungan

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:51 WIB