Bener Meriah Baranewsaceh.co | Melalui program Bangkit Bersama Pulihkan Sumatera, Yayasan Masjid Nusantara menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah. Sebanyak 400 paket sembako disalurkan guna meringankan beban warga yang menjadi korban maupun terdampak bencana.
Ketua Relawan Masjid Nusantara, Cucum Salman (40), saat ditemui di Simpang Tiga Redelong, Minggu (11/1/2026), mengatakan bahwa pihaknya telah memberangkatkan sejumlah relawan menuju wilayah Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah. Para relawan tersebut bergabung bersama Dinas Pendidikan dan Dewan Kesenian Bener Meriah.
“Pagi ini kami melepas relawan Masjid Nusantara untuk menyalurkan sekitar 50 paket bantuan ke Samar Kilang,” ujar Cucum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, Samar Kilang merupakan salah satu wilayah yang hingga kini masih terisolir akibat bencana. Akses menuju lokasi hanya dapat dilalui kendaraan roda dua, lantaran jalan dan jembatan penghubung terputus.
Selain penyaluran bantuan sembako, Yayasan Masjid Nusantara juga meninjau Masjid Baiturrahim di Desa Ramung Jaya, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, yang terdampak bencana. Dari hasil pertemuan dengan pengurus masjid, diketahui bahwa jamaah sangat membutuhkan pembangunan sumur bor.
“Selama ini jamaah hanya mengandalkan air hujan untuk berwudhu. Pasokan air dari PDAM sering tidak lancar, terlebih saat bencana terjadi,” jelasnya.

Pantauan media ini, relawan Masjid Nusantara juga mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Islam Al Aziziyah di Dusun Bakongan, Desa Wih Tenang Toa, Kecamatan Permata. Pondok pesantren tersebut terdampak langsung banjir bandang. Hingga kini, material lumpur dan gelondongan kayu masih menutupi sebagian area pesantren.
“Kami akan melakukan asesmen dan melaporkannya ke pusat Yayasan Masjid Nusantara di Bandung. Harapan kami, seluruh usulan ini dapat terakomodasi sehingga masyarakat, jamaah masjid, dan lembaga pendidikan dapat kembali beraktivitas secara normal,” pungkas Cucum. (Dani)







































