GAYO LUES| Setelah melakukan perjalanan panjang melalui jalur darat yang menantang, Bupati Gayo Lues, Suhaidi, akhirnya berhasil mencapai Kecamatan Pining yang sempat terisolasi akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Perjalanan ke wilayah terdampak dilakukan bersama Wakil Bupati Maliki, Kapolres Gayo Lues, Asisten II Setdakab, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Setibanya di Kecamatan Pining, Bupati langsung melakukan koordinasi bersama unsur pemerintahan kabupaten melalui sambungan video konferensi dari lokasi. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah memastikan langkah-langkah lanjutan untuk mempercepat distribusi bantuan serta pelayanan bagi warga terdampak. Salah satu keputusan penting dalam pertemuan itu adalah penetapan lokasi posko utama bantuan khusus Kecamatan Pining, yang menurut rencana akan ditempatkan di Kampung Pintu Rime.
“Kami pikir lokasi posko tidak perlu lagi di Polsek atau kantor camat, melainkan kita carikan tempat yang lebih dekat dengan masyarakat di Kampung Pintu Rime sehingga warga tidak perlu lagi berjalan jauh ke Kampung Uring,” ujar Suhaidi saat memimpin pertemuan tersebut, Selasa malam, 23 Desember 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penempatan posko baru ini, menurut Bupati, bertujuan untuk memudahkan distribusi logistik secara lebih tertib dan efisien. Nantinya, logistik yang datang akan disalurkan langsung kepada warga melalui kepala desa di masing-masing kampung. Dengan sistem ini, diharapkan tidak terjadi penumpukan di satu titik, dan distribusi bisa lebih merata.
Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan jadwal rutin pengiriman logistik ke posko Pining. Suhaidi menyebut, idealnya pengiriman dilakukan setiap tiga hari sekali dengan armada khusus yang disiapkan oleh pemerintah kabupaten. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan pasokan kebutuhan dasar tetap tersedia selama masa tanggap darurat berlangsung.
“Kalau distribusi ini bisa kita jalankan dengan tertib dan berkala, insya Allah masyarakat akan baik-baik saja dan situasi bisa perlahan kembali normal,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Gayo Lues, Maliki, menegaskan pentingnya sistem satu pintu dalam penyaluran bantuan ke Kecamatan Pining. Ia meminta agar Posko Utama di tingkat Kabupaten tidak lagi melayani permintaan bantuan yang mengatasnamakan warga Pining setelah posko khusus didirikan di kecamatan tersebut.
“Kita harus pastikan distribusi ini tidak tumpang tindih, apalagi ada oknum yang mengambil kesempatan. Seluruh bantuan untuk Pining hanya boleh melalui satu pintu, yakni posko yang telah kita tetapkan,” ujar Maliki.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kebutuhan paling mendesak saat ini adalah logistik untuk anak-anak, terutama susu untuk bayi dan balita. Maliki berharap bantuan spesifik tersebut dapat segera dikirim keesokan harinya, termasuk makanan ringan yang dibutuhkan sebagai penambah gizi sementara.
Dengan akses yang kembali terbuka dan sistem pendistribusian bantuan yang mulai tertata, pemerintah berharap penanganan darurat di Kecamatan Pining berjalan lebih efektif. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam beberapa hari ke depan juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh wilayah terdampak bencana, sekaligus menyiapkan langkah pemulihan jangka panjang termasuk perbaikan infrastruktur dan dukungan sosial ekonomi bagi korban bencana. (ABDIANSYAH)








































