slot preparation.lsrs.lu

Pemkab Gayo Lues Kerahkan Alat Berat Buka Akses ke Desa Pining yang Terisolasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 02:02 WIB

50297 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus mengupayakan pembukaan akses ke Desa Pining, Kecamatan Pining, yang hingga kini masih terisolasi pascabencana banjir bandang dan tanah longsor. Hampir satu bulan setelah bencana melanda, akses utama ke desa tersebut masih tertutup total, membuat distribusi bantuan dan aktivitas warga terhambat.

Dalam upaya percepatan pemulihan, Pemkab Gayo Lues mulai mengerahkan alat berat berupa ekskavator sejak **Selasa, 23 Desember 2025**, untuk membuka jalur darurat baru yang dapat dilalui kendaraan. Jalan utama yang biasa digunakan warga kini tertimbun material longsor dan puing-puing banjir. Akibatnya, jalur tersebut tidak lagi bisa dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Pembukaan jalur ini menjadi prioritas utama agar distribusi bantuan logistik dapat dilakukan secara estafet dan kehidupan warga segera bisa normal kembali,” ungkap salah satu anggota tim gabungan yang tengah bekerja di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim gabungan terdiri dari unsur Pemerintah Kabupaten, Polres Gayo Lues, TNI, relawan, dan masyarakat yang bersama-sama menempuh medan berat untuk menyalurkan bantuan langsung ke titik-titik terdampak. Bantuan darurat yang dibawa meliputi sembako, kasur, dan bahan kebutuhan pokok lainnya, terutama untuk warga di Desa Pining yang masih sangat minim akses layanan dasar.

Saat ini, jalur distribusi terdekat berada di Kampung Uring, yang hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki selama 12 hingga 15 jam. Medan terjal menambah kesulitan warga, terutama anak-anak dan lansia, dalam memperoleh bantuan secara langsung.

Sebelumnya, bantuan sempat dikirimkan melalui jalur udara, namun distribusi belum maksimal karena keterbatasan armada dan cuaca yang tidak menentu. Oleh karena itu, jalur darat dipandang sebagai solusi paling efektif untuk menjangkau warga secara menyeluruh.

Di kondisi normal, perjalanan dari pusat kota Blangkejeren ke Desa Pining hanya memakan waktu sekitar 1,5 jam. Namun pascabencana, waktu tempuh membesar drastis. Tim bahkan harus menginap satu malam di Dusun Pepelah, tepat di sekitar jembatan yang terputus, sebelum melanjutkan perjalanan ke desa terisolasi itu.

Pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda terus berkoordinasi untuk mempercepat pembukaan jalur darurat, sekaligus merancang rencana jangka panjang untuk perbaikan infrastruktur secara permanen. Bagi masyarakat desa di kawasan pegunungan ini, tersedianya akses jalan menjadi kebutuhan esensial bukan hanya untuk transportasi, tapi juga untuk pendidikan, kesehatan, dan perekonomian harian.

Dengan pengerahan alat berat dan kerja sama lintas sektor, jalur penghubung diharapkan segera bisa fungsional, setidaknya untuk keperluan darurat dan distribusi logistik. Hal ini akan menjadi langkah awal dalam memulihkan kehidupan masyarakat Pining serta mempercepat proses pemulihan pascabencana secara menyeluruh di wilayah Gayo Lues. ***

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB