slot preparation.lsrs.lu

Unmuha dan MDMC Aceh Berikan Layanan Psikososial untuk Anak-Anak Terdampak Bencana di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 02:08 WIB

50686 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, 20 Desember 2025 – Layanan bantuan untuk penyintas bencana di Kabupaten Gayo Lues terus bergulir, tak hanya dalam bentuk logistik dan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek psikologis masyarakat terdampak. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Aceh melaksanakan kegiatan pelayanan psikososial untuk warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah desa di Gayo Lues.

Kegiatan berlangsung selama tujuh hari, dimulai pada pertengahan Desember 2025. Tim relawan melibatkan dosen dan mahasiswa yang dipimpin oleh Hanna Amalia, S.Psi., M.Psi., Psikolog, selaku Dekan Fakultas Psikologi Unmuha, didampingi dua mahasiswa, Rizky Alfarizy dan Siti Indah Oktaviana.

Tim ini merupakan perwakilan pertama dari Fakultas Psikologi Unmuha yang terjun langsung ke lokasi terdampak bencana. Selama pelaksanaan, mereka berkoordinasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gayo Lues, MDMC Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), serta Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan pelayanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelayanan psikososial diberikan di lima desa terdampak, yakni Desa Agusen, Palok, Seneren, Kuning Kurnia, dan Tetinggi. Beberapa di antaranya merupakan wilayah yang sulit diakses karena infrastruktur jalan masih rusak akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November lalu.

Fokus pelayanan adalah pemulihan psikologis anak melalui pendekatan aktivitas bermain. Berbagai metode dilakukan seperti bercerita, mewarnai, mengenali serta mengelola emosi, dan kegiatan ice breaking. Sebanyak 142 anak mengikuti kegiatan dan memperlihatkan antusiasme tinggi meskipun kondisi fisik dan lingkungan masih jauh dari normal.

“Anak-anak menjadi kelompok rentan yang paling terdampak secara psikologis. Dengan kegiatan yang menyenangkan, mereka bisa kembali merasa aman dan tertawa, sebagai bagian dari proses pemulihan,” ujar Hanna Amalia.

Selain memberikan layanan psikososial, tim juga menyalurkan bantuan seperti hygiene kit, popok bayi, serta pakaian dalam anak dan dewasa kepada para pengungsi di Balai Latihan Kerja (BLK) Gayo Lues dan SD Negeri 10 Desa Palok. Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil observasi kebutuhan yang ditemukan selama proses pendampingan.

Tim MDMC juga memberikan edukasi tentang kebersihan diri dan kesehatan reproduksi kepada remaja perempuan di lokasi pengungsian, sebagai upaya pembinaan kesehatan jangka panjang di situasi darurat.

Kehadiran relawan disambut hangat oleh warga terdampak. Program ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan emosi anak-anak, tetapi juga memberi rasa perhatian dari luar, sekaligus memperkuat harapan warga terhadap agenda pemulihan yang lebih menyeluruh.

“Pendampingan psikologis ini tidak kalah penting dari pembangunan fisik. Anak-anak butuh ruang aman untuk tumbuh, termasuk setelah melalui pengalaman bencana,” kata salah satu relawan di lapangan.

Upaya yang dilakukan Unmuha dan MDMC menjadi bagian dari pendekatan menyeluruh pemulihan pascabencana, yang tidak hanya menyentuh sektor logistik dan infrastruktur, tetapi juga dimensi psikososial warga terdampak, khususnya anak dan kelompok rentan lainnya. (*)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB