slot preparation.lsrs.lu

BNPB Kerahkan Tim Ahli, Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues Dipercepat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:04 WIB

50405 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Sebagai bentuk keseriusan dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan tim ahli guna memastikan penanganan darurat berjalan tepat sasaran. Langkah ini diambil menyusul masih adanya wilayah terdampak bencana yang belum tersentuh bantuan secara maksimal, terutama kawasan yang terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.

Pada Rabu, 10 Desember 2025, Bupati Gayo Lues, Suhaidi, bersama Tim Ahli Kepala BNPB Pusat yang dipimpin Brigadir Jenderal Purnawirawan Bambang Eko Pratolo melakukan peninjauan ke lokasi penampungan sementara di daerah Tetumpun. Kunjungan ini dilakukan untuk memantau langsung kondisi para pengungsi serta meninjau distribusi logistik bagi warga Kecamatan Putri Betung, yang menjadi salah satu wilayah tersulit dijangkau akibat kerusakan akses jalan.

Dalam keterangannya, Bupati Suhaidi mengimbau masyarakat yang terdampak untuk tetap sabar dan kuat menghadapi situasi darurat ini. Ia memastikan bahwa persediaan logistik di gudang bantuan pemerintah daerah masih dalam kondisi aman, meskipun proses pendistribusian harus menunggu pembukaan akses yang tertutup akibat longsor dan kerusakan lainnya. Menurutnya, kendala utama yang dihadapi saat ini bukan pada ketersediaan bantuan, melainkan akses distribusi yang masih terhambat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketersediaan bantuan di Gayo Lues cukup memadai. Kendala terbesar sekarang adalah jalur menuju kecamatan dan desa yang masih terputus. Semoga seluruh warga tetap diberi kekuatan,” ujar Bupati Suhaidi di sela peninjauan.

Selain meninjau lokasi penampungan, Bupati bersama tim BNPB juga memantau langsung proses pembukaan jalan nasional yang menghubungkan Gayo Lues dengan Kabupaten Aceh Tenggara atau yang sering dikenal dengan jalur Gayo Lues–Kotacane. Jalan ini merupakan akses vital tidak hanya bagi arus bantuan, tetapi juga mobilitas warga dan distribusi logistik ekonomi pascabencana.

Namun, pembukaan kembali jalan tersebut menghadapi tantangan besar di lapangan. Struktur geologi yang labil, terutama di kawasan pegunungan, menjadi hambatan utama. Material longsor yang terus menimbun badan jalan membuat pekerjaan harus dilakukan berulang kali. Alat berat diturunkan secara intensif, namun kondisi medan yang berat menyebabkan proses pemulihan akses berlangsung lebih lambat dari harapan awal.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dan BNPB menegaskan bahwa seluruh upaya teknis dan logistik terus dimaksimalkan demi menjangkau seluruh wilayah terdampak, terutama desa-desa terisolasi. Komitmen untuk mempercepat perbaikan infrastruktur, pemulihan aktivitas sosial masyarakat, dan stabilisasi distribusi bantuan menjadi prioritas utama saat ini.

BNPB juga telah menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, serta elemen masyarakat untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Tim ahli yang diterjunkan ke lokasi akan terus melakukan evaluasi lapangan dan memberikan rekomendasi teknis yang dibutuhkan, agar langkah-langkah yang diambil dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Di tengah upaya pemulihan yang berlangsung, pemerintah daerah juga tetap mengupayakan langkah-langkah pendampingan psikososial dan perlindungan kelompok rentan, seperti anak-anak, perempuan, dan lansia, di lokasi pengungsian. Kehadiran langsung para pemangku kebijakan di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa tenang serta kepastian bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat dalam menghadapi masa-masa genting. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB