slot preparation.lsrs.lu

PMI Surakarta Kirim Tim Medis ke Lokasi Bencana di Aceh Tamiang dan Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 23:47 WIB

50489 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surakarta – Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam misi kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta resmi memberangkatkan tim pelayanan kesehatan untuk membantu penanganan darurat bencana di Provinsi Aceh. Tim medis tersebut dilepas pada Sabtu (13/12/2025) dari Markas PMI Surakarta, Jalan Kolonel Sutarto, Jebres, Solo, dan akan bertugas di dua wilayah terdampak parah, yakni Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Gayo Lues.

Tim ini merupakan bagian dari penugasan resmi PMI Pusat kepada PMI Surakarta dalam mendukung layanan kemanusiaan di kawasan yang tengah dilanda bencana banjir dan tanah longsor. Sebanyak lima personel diberangkatkan, terdiri dari tenaga medis dan relawan, termasuk seorang dokter dari Rumah Sakit Hermina Surakarta, serta membawa perlengkapan medis dan obat-obatan untuk pelayanan langsung di lapangan.

“Ini adalah tugas PMI Surakarta sebagai amanah dari PMI pusat untuk melaksanakan misi kemanusiaan di Aceh Tamiang dan Gayo Lues,” ujar KGPH Dipokusumo, Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana dan relawan PMI Surakarta, usai pelepasan tim medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberangkatan tim tak lepas dari koordinasi yang matang dengan seluruh pihak terkait, termasuk standar operasional yang telah ditetapkan oleh PMI pusat. Tim pelayanan kesehatan juga dipastikan telah memenuhi semua persyaratan teknis dan prosedur dalam penanganan darurat bencana.

“Tim sudah menjalani pelatihan dan assessment sesuai SOP. Mereka membawa obat-obatan dan peralatan medis dasar untuk melayani warga terdampak secara langsung di posko-posko pengungsian,” tambahnya.

Tim diberangkatkan menggunakan ambulans medis milik PMI Surakarta menuju Bandara Adi Soemarmo, sebelum melanjutkan perjalanan udara ke Provinsi Aceh. Sesampainya di lokasi, mereka akan terjun langsung ke wilayah terdampak dan bekerja sama dengan PMI setempat, pemerintah daerah, dan mitra kemanusiaan lainnya.

Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh beberapa waktu terakhir telah menimbulkan kerusakan besar dan membuat ribuan warga terpaksa mengungsi. Di wilayah Aceh Tamiang, banjir menggenangi permukiman warga selama berhari-hari, sementara di Gayo Lues, sejumlah jalan nasional putus dan akses bantuan sempat terhambat.

Dipokusumo menambahkan bahwa kehadiran tim medis ini tidak hanya sebagai respons atas kondisi darurat, tetapi juga sebagai wujud dari prinsip kemanusiaan PMI yang perlu terus dijaga dan diperkuat dalam situasi bencana apa pun.

“Ini adalah salah satu cara bagaimana PMI bisa terus hadir untuk masyarakat dan menunjukkan kolaborasi nyata dengan berbagai pihak. Harapan kami, tim selamat sampai tujuan dan dapat kembali membawa hasil yang memuaskan,” tuturnya.

PMI Surakarta sebelumnya telah berpengalaman dalam sejumlah pengiriman bantuan kemanusiaan ke berbagai wilayah. Kecepatan tanggap, koordinasi lintas lembaga, dan kesiapan sumber daya menjadi modal utama dalam setiap operasi. Kehadiran relawan dan tim kesehatan ke wilayah bencana di Aceh merupakan bentuk nyata keikutsertaan masyarakat Solo dalam solidaritas nasional, bahwa bantuan tidak mengenal batas wilayah.

Dalam situasi darurat ini, PMI tidak hanya mengirimkan bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan tenaga profesional yang siap memberikan layanan kemanusiaan di garis depan. Pelaksanaan tugas ini sekaligus mencerminkan nilai universal dalam gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah: menolong tanpa membeda-bedakan. (*)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB