slot preparation.lsrs.lu

Pemkab Gayo Lues Ajukan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:41 WIB

50250 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Penanganan bencana alam pasca banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, hingga kini masih terus berlangsung. Dampak bencana yang terjadi beberapa waktu lalu telah mengakibatkan sejumlah kawasan di kabupaten tersebut terisolasi, menyulitkan akses bantuan serta jalur distribusi logistik penting. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berencana mengajukan perpanjangan status tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan demi memperlancar proses penanganan.

Keputusan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi satuan tugas penanganan bencana alam yang digelar Sabtu malam di Rumah Pitu Ruang Pendopo Bupati Gayo Lues. Dalam rapat itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues, Muhaimin, menjelaskan bahwa seiring masih tingginya curah hujan dan banyaknya daerah yang belum dapat dijangkau, perpanjangan masa tanggap darurat menjadi langkah yang dibutuhkan untuk memastikan keselamatan serta pemulihan warga terdampak.

Muhaimin mengungkapkan bahwa sejumlah jalur transportasi utama hingga saat ini belum dapat digunakan, termasuk Jalan Nasional Blangkejeren – Aceh Tenggara sepanjang 108 kilometer yang biasanya menjadi jalur utama keluar masuk pasokan bahan bakar minyak, bahan bangunan, dan hasil produksi lokal ke pasar di Medan. Selain itu, jalan-jalan provinsi lain juga mengalami kerusakan parah. Jalan Blangkejeren – Peureulak yang biasa digunakan untuk pasokan kelapa, ayam, dan ikan laut, serta jalur Blangkejeren – Takengon yang menjadi rute distribusi sayur, kelapa, dan ikan, diketahui belum dapat dilalui sama sekali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, jalur menuju Aceh Barat Daya sudah dapat dilewati dengan kendaraan jenis 4×4, namun tidak memungkinkan dilewati kendaraan berat seperti truk pengangkut bahan bakar, karena kondisi jalan yang curam dan masih rawan longsor. Di sisi lain, pasokan listrik hanya mampu menyuplai sebagian kecil wilayah terdampak, itupun dengan sistem bergilir karena keterbatasan BBM yang menjadi sumber pembangkit utama. Proses perbaikan infrastruktur kelistrikan masih terus dilakukan secara bertahap.

Untuk distribusi bantuan, beberapa desa seperti Agusen, Tungel, dan Pasir telah dapat dijangkau oleh kendaraan roda empat, namun masih banyak desa lainnya yang hanya bisa diakses dengan kendaraan roda dua, yang tentu membatasi kapasitas angkut bantuan. Beberapa lokasi yang benar-benar terisolasi seperti Desa Lesten, Rerebe, dan Perlak hanya bisa dicapai menggunakan angkutan udara, yang jumlah dan jangkauannya masih terbatas. Bahkan, untuk beberapa titik aliran sungai tempat jembatan telah hanyut, warga setempat harus mengandalkan jembatan darurat berupa lumpe atau jembatan gantung sederhana yang hanya bisa dilintasi oleh mereka yang terbiasa dan cukup berani.

Kondisi sarana pendidikan juga memprihatinkan. Sekolah dan pesantren yang terdampak belum bisa digunakan kembali, membuat ribuan pelajar harus dirumahkan tanpa kepastian waktu pembelajaran tatap muka kembali dibuka. BPBD Gayo Lues mencatat bahwa jumlah pengungsi sementara mencapai 14.099 jiwa yang tersebar di tujuh kecamatan.

Lebih lanjut, hujan yang masih turun dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai di sejumlah titik tetap dalam kondisi naik-turun drastis. Warga pun belum berani kembali ke rumah masing-masing, meskipun pada kenyataannya beberapa rumah masih dalam kondisi layak huni. Situasi ini menambah tantangan dalam proses pemulihan normal masyarakat pascabencana.

Langkah-langkah strategis disusun untuk memastikan bahwa proses tanggap darurat selama 14 hari ke depan lebih fokus dan efektif. Pemerintah daerah menaruh perhatian besar terhadap percepatan pembukaan akses jalan, distribusi logistik, pemulihan sarana umum, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat di pengungsian. Dukungan dari pemerintah pusat, TNI, Polri, dan berbagai pihak pun terus diharapkan agar masa tanggap darurat ini bisa dilalui dengan hasil yang signifikan menuju pemulihan secara bertahap. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB