slot preparation.lsrs.lu

Dari Palu untuk Gayo Lues, Uluran Tangan Putra Daerah Hadir di Tengah Krisis

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 05:14 WIB

50548 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Ketika jalan darat terputus, listrik padam, komunikasi lumpuh, dan logistik menipis, secercah harapan muncul dari arah yang tak terduga. Di tengah rintihan warga yang bertahan hidup di bawah bayang-bayang bencana banjir bandang dan longsor, uluran tangan datang dari seorang putra daerah yang telah lama merantau jauh dari tanah kelahirannya.

Nizamuddin, seorang warga asli Gayo Lues yang kini menetap di Kota Palu, mengirimkan bantuan dana operasional untuk membantu penanganan darurat bencana yang menimpa kampung halamannya. Jangkauan geografis yang memisahkan tak menghalangi ikatan batin yang mendalam. Tanpa diminta, tanpa diwajibkan, ia turun tangan karena panggilan nurani dan daya ikat kultural yang dalam—sebuah cerminan nilai beserinen, semangat solidaritas yang telah mentradisi di Dataran Tinggi Gayo.

“Alhamdulillah, semoga Allah membalas segala kebaikan dan ketulusan beliau,” ucap Bupati Gayo Lues dengan haru usai menerima bantuan tersebut. Di tengah tekanan logistik dan nyaris tidak adanya pergerakan bantuan yang memadai, kontribusi seperti ini menjadi penopang semangat yang tak ternilai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, di lapangan, tim relawan dan unsur pemerintah daerah masih berjibaku dalam keterbatasan. Bahan bakar bagi kendaraan dan alat berat mulai mencapai titik kritis, persediaan makanan dan obat-obatan menipis, sementara jalur distribusi bantuan masih terhambat oleh kerusakan infrastruktur masif. Jembatan-jembatan penghubung antarwilayah terputus, dan beberapa desa terisolasi total.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues telah menyurati pemerintah pusat dengan harapan status bencana ini dapat ditetapkan sebagai bencana nasional, mengingat skala kerusakan dan dampaknya yang meliputi lebih dari satu wilayah di Pulau Sumatera. Namun, hingga saat ini, respons resmi masih belum kunjung datang. Ketiadaan status nasional tersebut membuat upaya pemulihan besar-besaran sulit dilakukan, terlebih dalam kapasitas daerah yang sangat terbatas sumber daya dan kewenangannya.

Dengan semakin menipisnya cadangan dasar dan belum hadirnya aksi nasional yang signifikan, masyarakat kini hanya bisa bertahan dengan semangat gotong royong. Di berbagai titik pengungsian dan pos-pos darurat, para relawan, tokoh adat, dan pemuda turun langsung membantu evakuasi, membuka akses manual, serta membagikan apa yang tersisa dari logistik yang ada.

Di tengah duka dan ketidakpastian yang belum juga berlalu, satu hal yang masih menyala adalah semangat kolektif, rasa kepemilikan terhadap negeri, dan cerita-cerita kecil yang menguatkan. Tak sedikit warga Gayo Lues yang kini bertahan bukan karena sistem, tapi karena sesama. Dan dari jauh, sebagian dari mereka yang telah menempuh hidup di luar Gayo Lues—seperti Nizamuddin di Palu—mengingatkan bahwa rumah bukan hanya tempat tinggal, melainkan tempat hati terikat, walau jasad telah lama pergi. (red)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Selasa, 3 November 2026 - 01:20 WIB

Polsek Bambel Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Bambel, Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB