Bupati Gayo Lues Sebut Kemandirian Bangsa Harus Dimulai dari Keluarga Menuju Indonesia Mandiri

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:04 WIB

50363 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa pencapaian kemandirian bangsa tidak bisa dilepaskan dari pondasi keluarga yang kuat dan mandiri. Hal ini disampaikannya dalam sambutan pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 yang digelar di Bale Pendopo Gayo Lues, Senin (27/10/2025). Di hadapan kader PKK dan para undangan, Suhaidi mengaitkan peran keluarga dengan arah pembangunan nasional, khususnya cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Suhaidi menyampaikan kembali poin-poin penting dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, di antaranya memperkokoh ideologi Pancasila, meningkatkan kemandirian bangsa, menciptakan lapangan kerja, melanjutkan hilirisasi industri, serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ia menekankan bahwa seluruh upaya besar tersebut sejatinya bermula dari satuan terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga.

“Kemandirian bangsa terutama dalam hal pangan dan energi, artinya menuju mandiri sebuah bangsa harus dimulai dari mandiri keluarga. Ketika kemandirian itu tercapai di tingkat keluarga, maka akan menguat pula kemandirian desa, kabupaten, provinsi, hingga akhirnya terbentuk Indonesia yang benar-benar mandiri,” ujar Suhaidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap gizi ibu hamil dan pendidikan sebagai bagian integral dalam mencetak generasi unggul. Menurutnya, pembangunan SDM yang berkelanjutan tidak akan berhasil tanpa pemenuhan gizi sejak dini dan kualitas pengasuhan yang memadai di lingkungan keluarga.

“Jika ingin menciptakan lapangan kerja dan generasi yang cemerlang, maka yang perlu diperhatikan sejak awal adalah kualitas gizi, utamanya untuk ibu hamil. Pendidikan anak juga tak kalah penting karena itu adalah investasi masa depan bangsa,” lanjutnya.

Dalam konteks ekonomi lokal, Bupati menyinggung pentingnya hilirisasi komoditas unggulan daerah. Ia mencontohkan bahwa selama ini banyak hasil pertanian seperti jagung masih diekspor dalam bentuk mentah, tanpa nilai tambah yang cukup. “Kalau kita sebagai penghasil jagung, ke depan jangan jagungnya lagi yang kita jual. Tetapi bagaimana bisa menghasilkan barang jadi dari jagung itu, agar nilai tambahnya dirasakan masyarakat dan mendorong ekonomi daerah,” tegasnya.

Peringatan HKG PKK ke-53 di Kabupaten Gayo Lues tahun ini menjadi momentum penguatan peran masyarakat, khususnya perempuan, dalam mendukung pembangunan dari rumah tangga. Melalui peran aktif kader PKK, pemerintah daerah berharap pesan-pesan pembangunan nasional dapat diterjemahkan ke dalam praktek sederhana di lingkungan keluarga, mulai dari ketahanan pangan, pengelolaan ekonomi rumah tangga, hingga pendidikan anak.

Dengan keterlibatan yang kuat antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah, Suhaidi optimistis bahwa cita-cita besar bangsa tak lagi menjadi wacana semata, tetapi dapat dirasakan langsung di setiap lapisan kehidupan masyarakat — dimulai dari dapur sendiri. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir
Kapolres Gayo Lues Ajak Pekerja dan Masyarakat Bersatu untuk Kesejahteraan di Hari Buruh 2026
Kapolres Gayo Lues Tegaskan Pentingnya Sinergi Semua Pihak untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Hari Pendidikan Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:25 WIB

Diduga Cederai Sportivitas FLS3N,Ketua HIPELMABDYA Desak Kadisdik Aceh Copot Kacabdin Abdya

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:03 WIB

Satgas TMMD Kodim 0110/Abdya Bersama Warga Kebut Pembangunan MCK di Gunung Cut

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:18 WIB

Progres Rehab RTLH TMMD ke-128 Kodim Abdya Capai 60 Persen

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:10 WIB

Kejar Target, Satgas TMMD Abdya Intensifkan Distribusi Bahan Bangunan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:44 WIB

Kejar Target, TNI Kebut Proyek MCK Program TMMD 128

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:08 WIB

Sentuhan Akhir TMMD: MCK di Gunung Cut Dicat dan Diberi Mural Kebanggaan

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:28 WIB

Kolonel Jon Heriko Pimpin Wasev TMMD Abdya, Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 4 Mei 2026 - 20:41 WIB

Kebersamaan TNI dan Warga Percepat Rehab Rumah Nurhabibah

Berita Terbaru