GAYO LUES, BARANEWS — Langkah tegas dan konsisten dalam pemberantasan narkotika yang dilakukan oleh Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues mendapatkan perhatian dan apresiasi dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Dua anggota DPR RI dari Komisi III, Dr. H. M. Nasir Djamil (Fraksi PKS) dan Ruslan M. Daud (Fraksi PKB), secara terbuka menyatakan penghargaan atas capaian luar biasa Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo SIK yang berhasil memimpin pengungkapan kasus narkoba terbesar dalam sejarah kabupaten tersebut.
Pengungkapan tersebut meliputi penyitaan hampir 2 ton ganja kering, 2,7 kilogram sabu, serta 28 butir ekstasi. Selain itu, jajaran Satresnarkoba juga berhasil menemukan dan memusnahkan ladang ganja seluas lebih dari 60 hektare yang tersebar di 15 titik di wilayah pegunungan terpencil. Operasi yang berlangsung sejak Januari hingga Oktober 2025 ini juga menggulung 56 tersangka yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika, termasuk jaringan lintas negara dengan dugaan keterlibatan pelaku asal Malaysia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nasir Djamil menyebut bahwa prestasi Polres Gayo Lues tersebut adalah bentuk keberhasilan penegakan hukum yang berintegritas dan profesional, serta sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya.
“Ini capaian monumental, bukan hanya dari sisi jumlah, tetapi dari semangat juang aparat yang berhasil menembus medan sulit dan mengungkap jaringan besar yang selama ini menjadi momok di lapisan masyarakat. Kami apresiasi penuh, khususnya kepada Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo atas kepemimpinan yang efektif,” ujar Nasir Djamil dalam keterangan resminya, Senin, 27 Oktober 2025.
Hal senada disampaikan Ruslan M. Daud yang menekankan bahwa perang melawan narkoba bukan semata-mata tugas institusi kepolisian, melainkan merupakan perjuangan nasional yang harus didukung oleh seluruh elemen bangsa. Ia menilai, kerja kepolisian di wilayah terpencil seperti Gayo Lues menunjukkan bahwa semangat pemberantasan bukan hanya ada di pusat, tetapi juga menyala kuat di daerah.
“Kapolres Gayo Lues telah menunjukkan bahwa dedikasi dan keberanian bukan soal tempat, melainkan soal komitmen. Keberhasilan mengungkap peredaran narkotika dengan skala sebesar ini memberikan pesan kuat bahwa negara tidak lengah menghadapi jaringan narkoba,” kata Ruslan usai mengikuti agenda peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Selasa, 28 Oktober 2025.
Menurut Ruslan, penting bagi negara untuk terus memberi dukungan terhadap institusi kepolisian yang berada di garis terdepan penanganan kasus narkotika. Ia menegaskan bahwa Komisi III DPR RI akan terus memantau dan mendukung dari sisi kebijakan serta distribusi anggaran agar aparat di lapangan dapat bekerja secara maksimal dalam segala kondisi dan medan.
Kapolres Gayo Lues sendiri menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja tim yang melibatkan peran aktif masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk tidak berhenti dalam melawan narkoba, terutama melalui langkah-langkah preventif dan edukatif di lingkungan keluarga, sekolah, dan komunitas.
“Kami bangga atas kepercayaan dan dukungan dari masyarakat dan wakil rakyat. Ini bukan akhir, ini baru permulaan untuk kerja-kerja yang lebih besar ke depan,” ujar AKBP Hyrowo.
Ia juga menekankan bahwa keterlibatan warga sangat penting, karena banyaknya keberhasilan operasi tidak lepas dari informasi masyarakat terkait keberadaan ladang ganja maupun aktivitas peredaran narkotika.
Ke depan, Polres Gayo Lues berkomitmen untuk terus memperkuat program penyuluhan anti-narkoba, terutama di kalangan generasi muda, serta membangun kemitraan strategis dengan sekolah, pesantren, organisasi pemuda, dan lembaga adat sebagai garda terdepan pencegahan.
Apresiasi yang datang dari anggota legislatif pusat ini dinilai menjadi motivasi tambahan bagi Polres Gayo Lues untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja pemberantasan narkoba. Komitmen terhadap penegakan hukum dan perlindungan generasi muda terbukti dapat dimulai dari daerah-daerah yang jauh dari pusat kekuasaan—seperti yang kini dicontohkan oleh kepolisian di dataran tinggi Aceh.
Capaian Polres Gayo Lues bukan hanya data statistik, melainkan simbol penting bahwa aparat di daerah mampu berdiri sejajar dengan lembaga penegakan hukum nasional dalam menjaga marwah negara dan merawat masa depan bangsa yang bersih dari narkotika. (Abdiansyah)







































