Harimau Sumatera Terekam Warga Lesten, Kepanikan Melanda Permukiman

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 11:54 WIB

50557 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Seekor harimau Sumatera kembali terlihat di wilayah permukiman. Kali ini satwa dilindungi tersebut terekam tengah melintas di jalan Desa Lesten, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Peristiwa yang terjadi pada 20 Oktober 2025 ini sontak membuat warga panik dan khawatir, terlebih lokasi kemunculan cukup dekat dengan pemukiman penduduk.

Kejadian bermula saat seorang pengendara yang hendak menuju Kampung Lesten merekam detik-detik sang predator sedang berjalan santai di badan jalan. Video tersebut kemudian viral di media sosial dan menimbulkan ragam reaksi, baik dari warganet maupun masyarakat sekitar.

Menurut informasi dari warga, harimau itu muncul di jalan utama yang biasa digunakan masyarakat untuk beraktivitas menuju pusat kecamatan. Setelah kabar menyebar, puluhan warga mendatangi lokasi. Beberapa di antaranya tampak membawa parang dan tombak, bukan untuk menyerang, melainkan sebagai tindakan berjaga-jaga apabila hewan buas tersebut mendekati permukiman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rasa takut tetap ada. Bagaimana tidak, harimau lewat di jalan yang setiap hari kami lalui. Kami khawatir kalau dia kembali saat malam,” ujar salah satu warga Desa Lesten.

Kemunculan harimau ini juga mengakibatkan sejumlah warga memilih tidak keluar rumah hingga sore hari, terutama menjelang malam. Situasi desa mendadak sunyi. Aktivitas warga menurun drastis karena khawatir akan kemunculan kembali satwa yang diketahui semakin sering berpindah mendekati wilayah manusia akibat penyempitan habitat.

Meski warga sempat berjaga dengan senjata tajam, mereka memastikan tidak memiliki niat memburu atau melukai hewan tersebut. Langkah itu semata dilakukan karena insting bertahan dan bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga lainnya.

Satwa yang diyakini sebagai harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) itu, hingga kini masih dicari jejaknya oleh aparat desa dan warga setempat. Warga berharap instansi terkait, dalam hal ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), segera turun tangan melakukan langkah penanganan.

Sebagaimana diketahui, harimau Sumatera merupakan salah satu spesies kucing besar yang masuk dalam daftar merah spesies terancam punah versi IUCN. Populasinya semakin menurun akibat kerusakan hutan, perburuan liar, dan konflik dengan manusia.

Pemerhati lingkungan menilai bahwa kemunculan seekor harimau di jalur utama warga ini patut menjadi peringatan serius terhadap kondisi kawasan hutan di Gayo Lues. Ketika habitat alaminya tergerus, ruang jelajah harimau akan semakin beririsan dengan kehidupan manusia, meningkatkan potensi konflik yang sebenarnya dapat dicegah.

Hingga berita ini ditulis, warga Desa Lesten masih berjaga secara bergantian dan menghindari aktivitas sendirian di sekitar kawasan hutan ataupun jalan yang sebelumnya dilintasi harimau. Pemerintah daerah diminta merespons cepat kejadian ini dan segera berkoordinasi dengan pihak konservasi agar konflik manusia dan satwa bisa dicegah sejak dini tanpa mengorbankan salah satu pihak. (*)

Berita Terkait

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir
Kapolres Gayo Lues Ajak Pekerja dan Masyarakat Bersatu untuk Kesejahteraan di Hari Buruh 2026
Kapolres Gayo Lues Tegaskan Pentingnya Sinergi Semua Pihak untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Hari Pendidikan Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:25 WIB

Diduga Cederai Sportivitas FLS3N,Ketua HIPELMABDYA Desak Kadisdik Aceh Copot Kacabdin Abdya

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:03 WIB

Satgas TMMD Kodim 0110/Abdya Bersama Warga Kebut Pembangunan MCK di Gunung Cut

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:18 WIB

Progres Rehab RTLH TMMD ke-128 Kodim Abdya Capai 60 Persen

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:10 WIB

Kejar Target, Satgas TMMD Abdya Intensifkan Distribusi Bahan Bangunan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:44 WIB

Kejar Target, TNI Kebut Proyek MCK Program TMMD 128

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:08 WIB

Sentuhan Akhir TMMD: MCK di Gunung Cut Dicat dan Diberi Mural Kebanggaan

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:28 WIB

Kolonel Jon Heriko Pimpin Wasev TMMD Abdya, Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 4 Mei 2026 - 20:41 WIB

Kebersamaan TNI dan Warga Percepat Rehab Rumah Nurhabibah

Berita Terbaru