BNN dan PWI Perkuat Kolaborasi dalam Perang Melawan Narkoba

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 09:02 WIB

50352 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Kepala Badan Narkotika Nasional RI, Suyudi Ario Seto, menerima audiensi dari jajaran Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Ruang Sudirman, Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (20/10). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BNN dan media dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotika di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Suyudi menegaskan pentingnya peran media dalam menyuarakan bahaya narkotika sekaligus mendorong kesadaran publik. Ia menyebut bahwa berbagai langkah yang dilakukan BNN tidak akan berdampak maksimal tanpa dukungan publikasi dari media massa.

“Kita berbuat tapi enggak kelihatan. Kita bisa kelihatan karena rekan-rekan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Suyudi, media—baik konvensional maupun media sosial—memiliki kekuatan besar dalam membangun persepsi publik serta menjadi alat kontrol sosial. Ia berharap PWI dapat berperan sebagai “mata dan telinga” di lapangan untuk memperkuat pengawasan dan penyebaran informasi terkait ancaman narkoba yang semakin kompleks.

Lebih lanjut, Kepala BNN menyampaikan bahwa upaya penanganan narkotika mencakup langkah-langkah komprehensif, mulai dari pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, hingga penegakan hukum. Salah satu fokus BNN saat ini yakni mendorong kemandirian para mantan penyalahguna narkoba melalui program pembinaan dan pelatihan, seperti pelatihan pertanian di sejumlah wilayah.

Suyudi juga menegaskan, pendekatan terhadap pengguna narkotika berbeda dengan pelaku kejahatan jaringan. Pengguna, kata dia, adalah korban yang harus ditolong melalui layanan rehabilitasi, bukan dimusuhi atau dikucilkan oleh masyarakat.

Ia turut mengungkap kekhawatiran akan maraknya peredaran narkotika jenis baru (new psychoactive substances/NPS), seperti narkoba cair, ganja sintetis, dan tembakau gorilla yang direndam cairan NPS. Fenomena ini, menurutnya, muncul akibat tingginya permintaan pasar sehingga mendorong sindikat untuk terus berinovasi mencari celah dalam hukum dan pengawasan.

Menanggapi hal itu, Pengurus PWI Pusat menyampaikan komitmen untuk bergandengan tangan bersama BNN dalam memperkuat agenda publikasi dan sosialisasi bahaya narkoba. Mereka menekankan pentingnya pemberitaan yang edukatif dan mencerahkan agar penyalahgunaan narkotika tidak semakin meluas di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.

Sinergi antara BNN dan PWI diharapkan mampu memperluas jangkauan kampanye pencegahan narkoba, sekaligus meningkatkan kesadaran dari hulu hingga ke hilir dalam memerangi kejahatan narkotika secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

KKP Rampungkan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Tahap I, Satgas Dikerahkan Percepat Operasional
Dirjen LIP Apresiasi TA Khalid Dalam Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana
Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Profesionalisme dan Modernisasi Hadapi Tantangan Baru
Polda Riau Raih IKPA Terbaik Nasional Kategori Pagu Sedang Di Rakernis Polri 2026
PJI Kaltim dan MIO Indonesia Soroti Pengamanan Demo Samarinda: Humanis, Profesional, dan Jaga Ruang Demokrasi
Jaga Desa Terintegrasi Siskeudes, Kejaksaan Perkuat Pengawasan Dana Desa Secara Real Time
PT Mahakarya Abadi Konsultan Tegaskan Komitmen Profesionalisme di Tengah Isu Negatif
Presiden Prabowo Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Sinergi Nasional untuk Percepatan Program Pemerintah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:15 WIB

Wakapolda Riau: Zero Tolerance Narkoba, 27 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan di Meranti

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:55 WIB

Datuk Seri Afrizal Cik Apresiasi Polres Meranti Ungkap 60 Kg Sabu: Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa

Kamis, 30 April 2026 - 19:53 WIB

Kunjungan Kerja Ketua MPR RI di Pringsewu, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 00:48 WIB

Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka

Rabu, 29 April 2026 - 16:15 WIB

Diduga Tak Berizin, Dua Perusahaan Getah Pinus di Gayo Lues Tetap Beroperasi

Selasa, 28 April 2026 - 23:32 WIB

Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031

Jumat, 24 April 2026 - 14:36 WIB

BKMT Gelar Bimbingan Psikologis dan Praktik Tayamum bagi Pasien di RSU Munyang Kute

Jumat, 24 April 2026 - 14:34 WIB

Dinsyar Bener Meriah Perkuat Layanan Spiritual, Bimbing Pasien RSU Muyang Kute Praktik Tayamum

Berita Terbaru