Pemkab Gayo Lues Tetapkan Desain Masjid Agung Ash-Shalihin Berbasis Budaya dan Nilai Religius

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 23:22 WIB

50818 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, BARANEWS | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menetapkan desain akhir untuk pembangunan Masjid Agung Ash-Shalihin dalam rapat bersama jajaran terkait pada Rabu (8/10/2025). Keputusan itu menandai babak baru dalam upaya menghadirkan masjid megah yang tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga cerminan identitas kultural dan spiritual masyarakat Negeri Seribu Bukit.

Dari empat desain yang diajukan oleh tim arsitek, desain opsi keempat akhirnya disepakati menjadi pilihan utama. Desain eksterior mengusung konsep “Masjid Tarian Seribu Tangan”, sementara interiornya mengambil inspirasi dari semangat “Masjid Seribu Doa”—sebuah perpaduan simbolik yang mencerminkan khasanah budaya dan semangat religius warga Gayo Lues. Pilihan ini dinilai paling mewakili karakter masyarakat yang religius, guyub, dan menjunjung tinggi nilai-nilai warisan leluhur.

Desain masjid tersebut dirancang dengan pendekatan yang holistik, menempatkan nilai-nilai Islam berdampingan dengan kekayaan budaya lokal. Elemen budaya yang diangkat dalam konsep arsitektur meliputi representasi visual Tari Saman—warisan budaya tak benda khas Gayo—yang dituangkan dalam pola geometrik dan ritme bangunan, slogan-slogan berbahasa Gayo yang sarat makna, serta unsur kearifan lokal lainnya yang menjadi napas masyarakat setempat dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ingin masjid yang bukan hanya megah, tetapi juga menyatu dengan alam, budaya, dan tentunya nilai-nilai Islam,” ujar Bupati Gayo Lues Suhaidi dalam keterangannya seusai rapat penetapan desain. Ia menegaskan bahwa keberadaan Masjid Agung ini nantinya diharapkan menjadi ikon religius dan kultural baru di wilayah tersebut, sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat Gayo Lues.

Masjid ini akan dibangun di atas lahan seluas sekitar satu hektare, dengan kapasitas tampung hingga 8.000 jamaah. Dari aspek arsitektur, rancangan masjid dikembangkan dengan prinsip keberlanjutan, memperhitungkan pencahayaan alami, ventilasi tropis, serta efisiensi penggunaan energi listrik. Konsep ruang juga dirancang inklusif dan ramah lingkungan, menyesuaikan dengan iklim dan kondisi geografis Gayo Lues yang berada di dataran tinggi.

Salah satu aspek inovatif yang disorot dalam desain adalah penggunaan area semi-basement untuk tempat wudu dan toilet. Menurut Bupati, pendekatan ini bertujuan menjaga kesucian dan kebersihan area utama shalat, sekaligus menjadi solusi arsitektural dalam memisahkan zona suci dan non-suci masjid secara bijak tanpa mengorbankan estetika dan kenyamanan jamaah.

Proses penetapan desain ini mencerminkan upaya serius Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam menjadikan masjid sebagai pusat gaya hidup keislaman sekaligus ruang publik yang menyatu dengan identitas lokal. Masjid Agung Ash-Shalihin diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga forum pembinaan umat dan pusat kegiatan keagamaan yang inklusif, terbuka, dan mencerdaskan.

Dengan keputusan ini, pembangunan fisik masjid akan segera memasuki tahapan perencanaan teknis lanjutan. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk mengawal proses pembangunan agar berjalan dengan transparan, partisipatif, dan sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan. Di tengah dinamika zaman, masjid ini diharapkan menjadi penanda kokoh eksistensi nilai-nilai Islam yang hidup berdampingan dengan budaya Nusantara, khususnya di jantung wilayah Gayo Lues. (ABDIANSYAH)

Berita Terkait

Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir
Kapolres Gayo Lues Ajak Pekerja dan Masyarakat Bersatu untuk Kesejahteraan di Hari Buruh 2026

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:25 WIB

Diduga Cederai Sportivitas FLS3N,Ketua HIPELMABDYA Desak Kadisdik Aceh Copot Kacabdin Abdya

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:34 WIB

Gotong Royong Satgas TMMD, Rumah Tidak Layak Huni Disulap Jadi Nyaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:18 WIB

Progres Rehab RTLH TMMD ke-128 Kodim Abdya Capai 60 Persen

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:10 WIB

Kejar Target, Satgas TMMD Abdya Intensifkan Distribusi Bahan Bangunan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:44 WIB

Kejar Target, TNI Kebut Proyek MCK Program TMMD 128

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:08 WIB

Sentuhan Akhir TMMD: MCK di Gunung Cut Dicat dan Diberi Mural Kebanggaan

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:28 WIB

Kolonel Jon Heriko Pimpin Wasev TMMD Abdya, Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 4 Mei 2026 - 20:41 WIB

Kebersamaan TNI dan Warga Percepat Rehab Rumah Nurhabibah

Berita Terbaru