Sekda Gayo Lues Hadiri Rakor TIM PORA, Tegaskan Pentingnya Sinergi Pengawasan Orang Asing

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025 - 06:22 WIB

50693 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren |  Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing di wilayahnya. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Gayo Lues, H. Jata, SE., MM, saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIM PORA) Tahun 2025 yang digelar oleh Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Takengon, Rabu (16/7), di Aula Hotel Ari Noval, Blangkejeren.

Mengusung tema “Memperkuat Sinergitas dan Kolaborasi Pengawasan Orang Asing di Wilayah Kabupaten Gayo Lues”, kegiatan ini menjadi forum strategis antarinstansi dalam memperkuat koordinasi lintas sektor demi menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Dalam sambutannya, Sekda menekankan bahwa pengawasan terhadap orang asing semakin relevan di tengah meningkatnya mobilitas global dan keterbukaan informasi. Arus masuk warga negara asing ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk ke Gayo Lues, harus disikapi dengan kewaspadaan dan mekanisme pengawasan yang terorganisir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengawasan orang asing merupakan tugas yang sangat penting. Kita tidak bisa anggap remeh, mengingat pergerakan mereka kini semakin dinamis dan tersebar hingga ke wilayah-wilayah terpencil. Gayo Lues, dengan potensi alam dan budaya yang kita miliki, tentu menjadi daya tarik tersendiri,” ujar Jata.

Ia menambahkan bahwa TIM PORA merupakan garda terdepan dalam menjaga integritas wilayah dari potensi penyalahgunaan izin tinggal atau pelanggaran hukum oleh orang asing. Oleh karena itu, sinergi antarinstansi mutlak diperlukan agar pengawasan berjalan efektif dan responsif terhadap dinamika di lapangan.

“Dengan pengawasan yang efektif dan terkoordinasi, kita dapat mencegah sekaligus menindak pelanggaran keimigrasian secara cepat. Kita harus terus memperkuat kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Tato Juliadin Hidayawan, S.H., M.M, mengungkapkan bahwa Gayo Lues merupakan wilayah yang secara strategis memang perlu mendapatkan perhatian dalam hal pengawasan orang asing. Letaknya yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser serta kekayaan sumber daya alam yang dimiliki menjadikan Gayo Lues sebagai salah satu destinasi utama bagi warga asing, baik untuk kepentingan wisata, penelitian, hingga kegiatan profesional.

“Kehadiran orang asing ini tentu sangat mungkin memberikan manfaat bagi pembangunan daerah, terutama dari sektor pariwisata dan investasi. Tapi di sisi lain, kita harus tetap waspada terhadap dampak negatif yang mungkin ditimbulkan,” ujar Tato.

Menurutnya, kehadiran TIM PORA menjadi sangat vital sebagai wadah koordinasi dan pertukaran informasi terkait lintasan, keberadaan, dan aktivitas orang asing. Dengan sistem pengawasan yang terintegrasi, potensi gangguan terhadap keamanan nasional dapat dideteksi dan dicegah lebih dini.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Imigrasi Takengon, Kasubsi Teknologi Informasi dan Intelijen Keimigrasian, para kepala SKPK terkait, serta para undangan dari lintas sektor pemerintahan dan penegak hukum di Kabupaten Gayo Lues.

Dengan semakin aktifnya peran TIM PORA di tingkat daerah, diharapkan pengawasan terhadap warga negara asing di Kabupaten Gayo Lues dapat dilaksanakan secara profesional, humanis, dan tetap dalam koridor hukum yang berlaku, demi mendukung stabilitas dan pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai
Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:09 WIB

Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WIB

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:10 WIB

Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:47 WIB

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:28 WIB

Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi

Senin, 4 Mei 2026 - 17:41 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:15 WIB

Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:11 WIB

Kapolres Gayo Lues Ajak Pekerja dan Masyarakat Bersatu untuk Kesejahteraan di Hari Buruh 2026

Berita Terbaru