Kesederhanaan Pentas Puisi “Bohku” Mengusik Keangkuhan Kekuasaan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025 - 04:41 WIB

50289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Sri Radjasa, M. BA (Pemerhati Intelijen dan Pekerja Kesenian)

DITENGAH prilaku para pemangku kekuasaan negara yang dirasuki oleh syahwat duniawi, untuk saling cakar berebut limbah kekuasaan, maka yang tertinggal di ruang-ruang hati hanya amarah, dengki, serakah dan licik, tanpa menyisakan sedikitpun celah untuk hati menyemai doa dan zikir. Oleh karenanya gagasan yang mengedepankan nilai budi pekerti, olah rasa maha karya para seniman dan budayawan, teronggok disudut gubuk-gubuk kumuh. Seperti halnya pentas baca puisi karya Din Saja, budayawan dan sastrawan Aceh terkemuka, dengan thema “Bohku”.

Untuk acara pementasan saja yang semula di gedung tertutup Taman Budaya Aceh, harus rela tergusur ke Kantin Taman Budaya. Apakah ini pertanda bangsa ini, tak lagi perduli dengan identitas kebangsaan atau sudah berani meninggalkan identitas karya para leluhur, sementara tidak mempersiapkan identitas baru sebagai pengganti. Tidak berlebihan jika bangsa ini dianalogikan sebagai “seseorang yang telah membuka bajunya, tapi tidak disiapkan baju pengganti, akibatnya telanjang”. Sehingga mudah terjangkit penyakit, bahkan bisa dibilang ODGJ.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pementasan baca puisi karya Din Saja dengan thema Bohku di ruang sempit Kantin Taman Budaya, tanpa dekorasi yang menyajikan efek dramatis, menjadi bukti bahwa puisi berangkat dari kesedehanaan dan mengalir ditengah detak nadi kehidupan rakyat dalam menggapai asa.

Acara ini dihadiri sejumlah politisi, sastrawan dan musisi nasional seperti Nasir jamil, Mulyadi, Sarjev, Thayeb Loh Angen, merefleksikan puisi tidak sekedar deretan kata tanpa makna seperti nawacita, tapi memiliki perekat diantara mereka yang menapaki jalannya dengan tuntunan nurani.

Puisi karya Din Saja yang bertutur tentang keresahan dan kemarahan terhadap para pemangku kekuasaan yang curang, serakah, menggunakan hukum untuk memenjarakan kebenaran, menjadikan korupsi sebagai ibadah fardu ‘ain dan selalu mengutamakan kemenangan karena kalah berarti perang. Sudah barang tentu puisi Din Saja ibarat suara azan, akan terasa membakar bagi mereka penyembah berhala kekuasaan, tapi menjadi penyejuk hati bagi siapa saja yang berharap ridho Allah SWT dalam setiap tarikan nafasnya.

Berita Terkait

Luar Biasa Bupati Nagan Raya TRK. Berhasil Lobi Investasi 200 Triliun. RAPI Nagan Raya Berikan Apresiasi
Luar Biasa Bupati Nagan Raya TRK. Berhasil Lobi Investasi 200 Triliun DPC APDESI Aceh Berikan Apresiasi
DPD APDESI Aceh Apresiasi Bupati Nagan Raya TRK Berhasil Lobi Investasi 200 Triliun
Peradaban yang Retak: Ketika Stratifikasi Sosial Bergeser Menjadi Syahwat Kekuasaan
Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral
Tasyakur Ke -9 Dan Pelepasan Murid MIN 3 Nagan Raya Tahun Ajaran 2025-2026.
Breaking News : Satu Warga Nagan Raya Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi Di Rumah Transmigrasi Desa Blang Lango
Breaking News : Satu Warga Nagan Raya Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi Di Gebuk Transmigrasi Desa Blang Lango

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:32 WIB

Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:38 WIB

Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:49 WIB

DPP GRIB Jaya Bantah Aksi Pengepungan Rumah Ahmad Bahar, Tegaskan Kedatangan Anggota Hanya untuk Klarifikasi

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:59 WIB

Seminggu Tanpa Respon, DPP IWO Indonesia Desak Kasatpol PP DKI Jakarta Buka Ruang Dialog Terkait Sengketa Lahan Gudang Cakung

Senin, 18 Mei 2026 - 16:01 WIB

Gerakan Pemuda Kebangsaan Layangkan Surat ke Kementerian Lingkungan Hidup, Desak Penindakan Industri Getah Pinus di Aceh

Senin, 18 Mei 2026 - 13:51 WIB

Hukum Dilanggar Terang-Terangan: PT Rosin Menjadi Simbol Negara di Atas Negara di Aceh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:22 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)

Berita Terbaru