Warga Pasir Putih Masih Terisolasi Pascabencana, Kepala Desa Minta Perhatian Pemerintah Pusat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:02 WIB

50211 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Sudah dua bulan berlalu sejak banjir bandang dan bencana lontor melanda kawasan Pasir Putih, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Namun, hingga saat ini, daerah tersebut masih mengalami keterisolasian total akibat terputusnya akses jalan utama yang menghubungkan wilayah tersebut dengan kecamatan dan kabupaten lain. Kondisi ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Pasir Putih, Kamaruddin, dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Selasa, 27 Januari 2026.

Dalam pernyataannya, Kamaruddin mengungkapkan keprihatinan mendalam atas belum adanya penanganan nyata dari pemerintah terkait perbaikan jalan sepanjang 20 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Pining dengan Kecamatan Serbajadi. Jalan tersebut, menurutnya, merupakan jalur vital penghubung antarwilayah dan merupakan bagian dari jaringan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dengan Kabupaten Aceh Timur. Hingga kini, belum ada pengerjaan perbaikan jalan yang dilakukan secara signifikan, meski kerusakan telah terjadi sejak akhir November tahun lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Pasir Putih mengatakan bahwa masyarakat di wilayahnya saat ini kesulitan mengakses kebutuhan pokok sehari-hari, termasuk bahan makanan, obat-obatan, serta distribusi hasil pertanian. Lebih lanjut, ia menyebut bahwa menjelang bulan suci Ramadan, kebutuhan logistik masyarakat akan meningkat, dan kondisi saat ini akan semakin menyulitkan masyarakat dalam menjalani ibadah dan memenuhi kebutuhan harian.

Melalui pernyataan emosional tersebut, Kamaruddin menyampaikan permohonan agar pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, Haji Prabowo Sriwanto, turut memerhatikan kondisi warga Pasir Putih dan segera mengambil langkah konkret untuk mengakhiri keterisolasian yang sudah berlarut. Ia juga meminta agar Gubernur Aceh dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Aceh, Ir. Mawardi, ST., M.Si., segera menurunkan tim teknis guna mempercepat pembukaan akses jalan provinsi yang terputus.

Kamaruddin menekankan bahwa masyarakat Pasir Putih memiliki hasil pertanian yang penting bagi perekonomian lokal, seperti cokelat, durian, kemiri, pisang, dan kopi. Selain itu, wilayah tersebut selama ini juga menjadi pemasok beras untuk daerah sekitar, termasuk sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Timur. Terputusnya jalur transportasi telah menyebabkan terganggunya distribusi hasil pertanian, sehingga berpengaruh pada ketahanan pangan wilayah serta penghasilan petani.

Dalam suasana yang penuh keprihatinan, Kamaruddin mengajak para pemimpin negeri agar membuka hati dan segera mengambil keputusan yang berpihak pada kepentingan masyarakat yang sudah cukup lama menanggung penderitaan akibat dampak bencana. Ia berharap pemerintah segera menginstruksikan langkah nyata, khususnya kepada instansi terkait, agar akses jalan dapat dibuka secepat mungkin demi kelangsungan hidup serta pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat Pasir Putih.

Warga pun berharap Ramadan yang segera tiba dapat dijalani dengan kondisi yang lebih baik setelah terputusnya akses jalan selama dua bulan terakhir. Suara Kepala Desa Kamaruddin mewakili jeritan hati masyarakat Pasir Putih, yang hingga kini masih menantikan kepastian dan tanggapan dari pemerintah untuk membawa mereka keluar dari keterisolasian. (Red)

Berita Terkait

Tradisi “Koro Jamu” di Gayo: Lelaki Diangkap yang Terbatas Jadi Pemimpin Adat
Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pengabdian
Tokoh Masyarakat Gayo Lues Dukung Penuh Polri di Bawah Komando Langsung Presiden
Pengukuhan Jabatan Wadanyon Para Pasi Serta Danki dan Jajaran Batalyon D Pelopor Brimob Aceh
Bupati Gayo Lues Lepas Keberangkatan Umroh Juara MTQ, Harap Prestasi Jadi Inspirasi
Dharma Wanita Persatuan Gayo Lues Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana
Status Bencana Gayo Lues Turun ke Transisi Pemulihan, Pemerintah Daerah Fokus pada Huntara dan Perbaikan Infrastruktur
Gayo Lues Beralih ke Masa Transisi Pascabencana, Bupati: Waktunya Bekerja Lebih Fokus

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:26 WIB

Paska Banjir Dan Longsor PT Socfindo Seumayam Bantu Bersihkan Halaman Dayah Pesantren

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:31 WIB

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji’u Khabar Duka Cek GUH Rimueng Kila Meninggal Dunia.

Rabu, 28 Januari 2026 - 03:29 WIB

Zulkarnain Mantan Aktifis Dan Juga Ketua Komisi II DPRK Nagan Raya Siap Backup Pemkab Jika PT. KIM Melawan

Rabu, 28 Januari 2026 - 03:04 WIB

T. Jamaludin, S.Sos.,MM Ketua APKASINDO Perjuangan Dukung Program Pemkab

Selasa, 27 Januari 2026 - 01:49 WIB

Silent Invasion China dan Rapuhnya Imajinasi Kebangsaan Indonesia

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:56 WIB

Klarifikasi Isu Penanganan Pasien, Direktur RSUD-SIM Pastikan Proses Rujukan Sudah Berjalan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 01:37 WIB

BPN, Potret Ketamakan Negara atas Hak Rakyat dan Gerbang Subur Mafia Tanah

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:38 WIB

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Nagan Raya Coffee Morning Bersama Advokat dan Pengacara

Berita Terbaru