Aceh Tamiang — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Riau tiba di SMKN 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Kamis, 29 Januari 2026. Kedatangan rombongan tersebut langsung diikuti dengan aksi nyata berupa kerja bakti intensif untuk memulihkan lingkungan sekolah yang sebelumnya terdampak banjir dan lumpur tebal.
Sejak hari pertama, Satpol PP Provinsi Riau menargetkan sejumlah pekerjaan utama, di antaranya pembersihan lapangan sekolah yang merupakan pusat aktivitas siswa. Lapangan tersebut sebelumnya tidak dapat difungsikan sehingga kegiatan belajar mengajar dilakukan secara bergantian.
Selain itu, Satpol PP Provinsi Riau juga membersihkan sebanyak tujuh ruang kelas serta beberapa area lain di lingkungan sekolah. Upaya pemulihan meliputi pengaktifan kembali drainase di depan sekolah, penyedotan genangan air bercampur lumpur menggunakan mesin pompa yang dibawa langsung dari Pekanbaru, hingga pembersihan taman sekolah, penataan ulang bunga-bunga, serta perapian kursi-kursi yang berserakan di halaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, pohon-pohon yang telah mati juga dipotong menggunakan peralatan khusus seperti mesin pemotong kayu dan mesin rumput yang dibawa oleh personel Satpol PP Provinsi Riau. Keluhan siswa dan guru terkait debu dan lumpur tebal di jalan menuju sekolah pun berhasil dituntaskan dengan penyemprotan serta pencangkulan lumpur yang sudah mengeras dan menumpuk cukup lama.
Berkat kerja keras yang dilakukan selama kurang lebih empat hari, pada Senin, 2 Februari 2026, seluruh siswa SMKN 1 Karang Baru dapat kembali bersekolah secara normal untuk pertama kalinya. Momentum tersebut ditandai dengan pelaksanaan upacara penaikan Bendera Merah Putih, yang juga untuk pertama kalinya kembali digelar di sekolah tersebut setelah kondisi lingkungan membaik.
Dalam sambutannya saat upacara, Kepala SMKN 1 Karang Baru Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau, khususnya Gubernur Riau, atas kepedulian dan bantuan yang diberikan melalui Satpol PP Provinsi Riau.
“Alhamdulillah, hari ini sekolah kami seperti tidak pernah mengalami banjir. Anak-anak bisa kembali bersekolah dengan nyaman. Semua diperhatikan oleh Satpol PP Provinsi Riau, bahkan sampai hal-hal kecil seperti penataan bunga di pekarangan sekolah. Peralatan yang dibawa sangat lengkap, mulai dari mesin pemotong rumput, pemotong kayu, mesin penyedot air, hingga traktor mini yang dimodifikasi untuk mendorong lumpur di kelas-kelas. Kami salut dan sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatpol PP Provinsi Riau melalui Kepala Bidang Satlinmas menyampaikan bahwa kehadiran Satpol PP di Aceh Tamiang merupakan bagian dari misi kemanusiaan yang diamanatkan langsung oleh Gubernur Riau.
“Kami datang dengan misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat semaksimal mungkin sesuai kemampuan dan kondisi kami. Fokus kami adalah percepatan pemulihan dunia pendidikan di Aceh. Kami tidak hanya mengantar donasi, tetapi juga terlibat langsung memulihkan sekolah. Sebelumnya, kami juga telah membantu pemulihan beberapa masjid dan madrasah di Aceh Tamiang,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa seharusnya sambutan tersebut disampaikan langsung oleh Kasatpol PP Provinsi Riau, namun yang bersangkutan harus kembali ke Riau pada Sabtu karena adanya agenda penting yang tidak dapat ditinggalkan.
Di penghujung upacara, suasana haru menyelimuti lapangan sekolah ketika seorang siswi membacakan puisi ucapan terima kasih kepada Gubernur Riau, Pemerintah Provinsi Riau, serta Satpol PP Provinsi Riau yang mereka anggap sebagai pahlawan. Puisi tersebut membuat para peserta upacara, termasuk guru dan tamu undangan, meneteskan air mata.
Usai upacara, Satpol PP Provinsi Riau berpamitan kepada pihak sekolah dan seluruh warga SMKN 1 Karang Baru, kemudian bertolak kembali menuju Pekanbaru dengan meninggalkan kesan mendalam dan harapan baru bagi dunia pendidikan di Aceh Tamiang.
{Jurnalis Agus Suriadi}





































