Rilis Lebih dari 14 Single, Zahra Zee Siap Jadi Ikon Lagu Anak Indonesia

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 10:40 WIB

50661 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman – Dunia musik Indonesia kembali lahirkan bintang muda berbakat. Zahra Zee, Penyanyi asal Sleman, Yogyakarta menjadi salah satu talenta yang tengah bersinar di bawah naungan Senada Digital Records. Label musik tersebut pada 1 Agustus 2025 akan terus melakukan persiapan album khusus untuk Zahra.

Kepada awak media pada Jumat (1/8/2025), Zahra mengatakan Senada Digital Records juga akan meluncurkan program kolaboratif bersama akun Instagram @lomba.nyanyi yang merupakan rangkaian kegiatan lomba bernyanyi di Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Senada Digital Records untuk membangun ekosistem musik anak yang berkelanjutan.

Lahir di Sleman pada 7 Desember 2015, Zahra Zee kini duduk di bangku kelas 4 SD Muhammadiyah Kronggahan, Gamping, Sleman. Zahra menunjukkan bakat menyanyi yang luar biasa dan mengaku sudah menyukai dunia tarik suara sejak kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini Zahra terus mengasah kemampuannya lewat pendidikan musik di Sekolah Musik Purwacaraka, Yogyakarta. “Sebelum rekaman, yang pasti aku fokus mengingat lirik-lirik lagu supaya nggak salah saat rekaman,” ungkap Zahra yang kini telah merilis lebih dari 14 lagu bersama Senada Digital Records.

Adapun judul lagu-lagu yang telah dirilis Zahra Zee yaitu: Bahagia Berbagi, Gotong Royong, Perilaku, Harapan Temani Kita, Menghargai, Keluargaku Duniaku, Tut Wuri Handayani, Gunung Kidul, Gusti Mboten Sare, Tetaplah Jadi Baik, Ayah Terkasih, Awali Dengan Bismillah, dan Esok Milikmu. Proses Bukan Protes merupakan single terbaru Zahra.

Menariknya, Zahra bergabung dengan Senada Digital Records bukan karena rekomendasi langsung dari teman, melainkan hasil pencarian sendiri bersama sang ayah di media sosial. “Awalnya bapak cari-cari info di medsos, dan alhamdulillah akhirnya bisa gabung. Sekarang aku sudah rekaman banyak lagu,” ujarnya.

Meskipun orang tuanya tidak memiliki latar belakang musik secara profesional, dukungan keluarga Zahra sangat besar. Sang ayah, Yadi, dan ibunda Endarti yang berasal dari Gunungkidul kini menetap di Sleman selalu memberikan dorongan penuh terhadap minat dan bakat putri mereka. “Orang tua memang nggak berlatar belakang musik, tapi senang dengan musik, terutama bapak yang suka dangdut,” cerita Zahra.

Rulli Aryanto, pendiri dan produser Senada Digital Records menyatakan keyakinannya terhadap potensi Zahra Zee. “Zahra telah bersama kami lebih dari satu tahun. Progresnya sangat baik dan komitmennya bersama orang tuanya sangat kuat agar Zahra terus berproses dan berkembang,” ujar Rulli.

Rulli menjelaskan bahwa Senada Digital Records tidak hanya fokus pada aspek vokal semata, tetapi juga membina attitude dan kebanggaan dalam menyanyikan karya lagu sendiri. “Mimpi saya adalah menunjukkan ke dunia bahwa Indonesia punya anak-anak hebat dengan segala potensinya. Sejak dini, mereka harus dibekali nilai-nilai agar mampu bersaing di industri musik global,” tegasnya.

Dalam pengembangan konsep musik untuk Zahra, Senada Digital Records mencoba berbagai genre untuk memperkaya pengalaman bermusik sang artis cilik. “Zahra termasuk penyanyi yang powerful. Ke depan, kami akan mengarahkannya lebih ke genre pop Melayu,” jelas Rulli.

Zahra Zee sendiri menjadi artis pertama yang direkrut secara eksklusif melalui SUPERKIDS – Yogyakarta. Program dari Senada Digital Records tersebut merupakan sebuah inisiatif yang dirancang untuk menjaring dan mengembangkan penyanyi cilik dan remaja berbakat (program Superkids + Superpops) dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan semangat, talenta, dan dukungan profesional dari Senada Digital Records, Zahra Zee siap menjadi ikon baru dalam industri lagu anak di Indonesia. Zahra tak hanya ingin memukau lewat suara, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk bermimpi dan berkarya sejak dini.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

Idan Jaya Kusuma Rilis Single Perdana “Rindu Dia”, Terinspirasi dari Doa Ibu
HWK Sumbar Tembus Daerah Terisolir di Solok, Soroti Urgensi Bantuan Hunian dan Pemulihan Ekonomi Pascabanjir
Naura Bahri Siap Jadi Ikon Gen Z Multitalenta Indonesia Tahun 2026
Boyke Reza dan Cheryll Rilis Single “Aku Tahu”, Rayakan Cinta Lewat Irama Lembut dan Penuh Makna
Bambang Taidi Rilis Album “Pujaanku”, Refleksi Cinta dan Spiritualitas dalam Balutan Pop Retro
Abdul Haris Nepe: Anarkisme, Tanda Gagalnya Komunikasi Gerakan Mahasiswa
Abdul Haris Nepe Soroti Degradasi Gerakan Mahasiswa, dalam Diskusi CLS Yogyakarta
NPSCORP Deklarasikan Peralihan Program Superkids & Superpops ke GSI Records dan Superkids Records

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:54 WIB

Satu Bulan Tanpa Kepastian, Pengungsi Banjir Aceh Timur. Kami Mau Pindah ke Mana?

Kamis, 1 Januari 2026 - 18:52 WIB

Komitmen Sentuhan Pimpinan Diawal Tahun 2026: Kapolres Kampar Cek Kesiapan Pos Pam Tapung, Beri Bingkisan, Kapolres: Tetap Semangat, Masyarakat Terlayani

Minggu, 28 Desember 2025 - 04:09 WIB

HWK Sumbar Tembus Daerah Terisolir di Solok, Soroti Urgensi Bantuan Hunian dan Pemulihan Ekonomi Pascabanjir

Kamis, 25 Desember 2025 - 14:40 WIB

POLRI–TNI Amankan Perayaan Natal di Kabupaten Gayo Lues Pascabanjir

Rabu, 24 Desember 2025 - 23:53 WIB

BRIN Paparkan Riset Strategis pada Gubernur Sumbar Mahyeldi untuk Dukung Pembangunan Daerah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 21:42 WIB

Disaksikan Menhut, Gubernur, Kapolda, Pangdam XlX, Kajati Riau: Panumbangan Sawit Awali Pemulihan Tesso Nilo

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:22 WIB

Bea Cukai Aceh Kirim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan ke Lhokseumawe dan Langsa

Jumat, 12 Desember 2025 - 03:40 WIB

Bupati Jepara dan Agus Kliwir Sepakat Perkuat Legalitas Media di Jateng

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Kapolsek Kuala Amankan Tiga Orang Pelaku Pencurian: Ini Kronologisnya

Rabu, 7 Jan 2026 - 01:17 WIB