HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Presiden Prabowo dan Wakil PM Malaysia Perkuat Kerja Sama Penanganan Karhutla

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026 - 01:20 WIB

50222 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Jumat, 18 September 2026. Pertemuan bilateral ini menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk mempererat hubungan diplomatik, terutama dalam merespons tantangan lingkungan lintas batas seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menyambut baik tawaran bantuan dari pemerintah Malaysia untuk membantu penanganan titik api di wilayah Kalimantan. Bantuan yang disepakati mencakup pengerahan satu unit pesawat khusus, tiga helikopter, serta 52 personel tim pemadam kebakaran yang akan segera diterjunkan ke lapangan. Presiden menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah kolaboratif yang sangat dihargai, mengingat dampak kabut asap akibat karhutla tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga menjangkau negara tetangga.

Presiden Prabowo menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah merumuskan langkah-langkah pencegahan secara menyeluruh dan sistematis guna memastikan persoalan karhutla tidak terus berulang di masa depan. Selain menyinggung bantuan dari Malaysia, Presiden juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah menerima dukungan serupa dari Jepang serta sejumlah negara sahabat lainnya yang memiliki perhatian serius terhadap isu lingkungan hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain fokus pada isu lingkungan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang diskusi mengenai pengembangan sektor ekonomi lainnya, termasuk potensi kerja sama di bidang industri halal. Kepala Negara menekankan bahwa hubungan antara Indonesia dan Malaysia bukan sekadar kemitraan strategis, melainkan hubungan persaudaraan yang harus terus dijaga dengan baik. Presiden berpesan agar kedua negara senantiasa mengedepankan kerja sama serta menghindari narasi yang berpotensi membesar-besarkan masalah sepele yang dapat mengganggu keharmonisan bilateral.

Turut hadir dalam mendampingi Presiden pada pertemuan tersebut di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Berita Terkait

Karhutla Besar Landa Sumatera dan Kalimantan, Kabut Asap Tebal Selimuti Malaysia dan Singapura
Malaysia Desak ASEAN Tekan Indonesia Soal Kabut Asap, Kedaulatan Dipertaruhkan
Singapura Ancam Seret Perusahaan Pemicu Karhutla Indonesia ke Jalur Hukum, Kedaulatan Dipertaruhkan
Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis RI-Mesir di Istana Merdeka
Leonardo DiCaprio Angkat Bicara: Karhutla Indonesia Picu Krisis Iklim dan Bencana Ekologis Global
Kopi Arabika Gayo Masuk Daftar 7 Biji Kopi Terbaik Dunia, Disebut Punya Rasa “Bersih” dan Keasaman Rendah
Indonesia Buka Pintu Bantuan Asing untuk Karhutla, Sinyal Ketidakmampuan Domestik?
Lawatan ke India, Presiden Prabowo Dinanti Tantangan Konkret Penguatan Hubungan Bilateral

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru