Pemulihan Pascabencana Dimulai, Bupati Gayo Lues Instruksikan Percepatan Pekerjaan Tanpa Penundaan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:07 WIB

50388 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Memasuki fase pemulihan pascabencana, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mulai menggerakkan seluruh sumber daya untuk memastikan percepatan pembangunan dan pemulihan infrastruktur dilakukan secara menyeluruh dan terukur. Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan mitra kerja untuk tidak menunda langkah-langkah percepatan pemulihan. Instruksi ini disampaikan langsung pada Kamis (22/01/2026), sebagai bentuk kesiapan penuh pemerintah daerah dalam mengembalikan kondisi pascabencana ke situasi yang lebih stabil dan produktif.

Bupati menegaskan bahwa kinerja seluruh jajaran pemerintahan tidak boleh mengendur dalam masa-masa penting seperti ini. Setiap target harus ditetapkan secara jelas, dikerjakan dengan cepat dan tetap mengedepankan ketelitian serta akuntabilitas dalam pelaksanaannya. Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues merancang penyusunan surat kesepakatan bersama dengan para vendor terkait, guna menjamin pelaksanaan pekerjaan pembangunan hunian sementara (Huntara) dapat diselesaikan tepat waktu. Kesepakatan tersebut akan mengatur target kerja secara rinci berikut batas waktu penyelesaian, demi mencegah keterlambatan serta menjaga kualitas pembangunan.

Salah satu titik fokus utama dalam masa pemulihan ini adalah perbaikan jalan di kawasan Atu Bale, yang dirancang sebagai jalur alternatif penghubung antara Kecamatan Terangun dengan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Perbaikan akses ini dinilai sangat penting baik dalam jangka pendek maupun sebagai bagian dari pembangunan jangka panjang, mengingat vitalnya jalur tersebut bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komando Distrik Militer 0113/Gayo Lues telah menyiagakan alat berat untuk mendukung percepatan pekerjaan di lapangan. Dandim 0113/GL, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., dalam laporan terbarunya mengonfirmasi bahwa tiga unit ekskavator telah diterima dan siap dioperasikan. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues secara khusus meminta bantuan penggunaan salah satu unit ekskavator untuk sementara digunakan dalam pembukaan jalan di Atu Bale, sebelum unit tersebut digerakkan kembali ke wilayah Pining untuk pengerjaan lainnya.

Wakil Bupati Gayo Lues, Maliki, SE., M.Ap., ikut menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh elemen yang telah terlibat dalam upaya pemulihan kondisi pascabencana. Ia menegaskan bahwa komitmen dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh berbagai pihak menjadi kunci dalam membangkitkan Gayo Lues dari tekanan akibat bencana. Ia juga menyerukan kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah untuk terus menjaga semangat kerja yang tinggi dan segera menuntaskan pembangunan Huntara di berbagai titik terdampak.

Isu pembebasan lahan untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) di Gayo Lues juga menjadi perhatian pusat. Pemerintah pusat dan provinsi menunjukkan respons positif atas usulan yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, namun meminta agar seluruh data kepemilikan lahan diserahkan secara lengkap dan terperinci. Hal ini meliputi lahan milik pribadi, aset daerah, maupun lahan yang berada dalam areal hutan lindung. Data yang akurat diperlukan sebagai dasar hukum dalam penyusunan kebijakan pembebasan lahan yang sesuai regulasi dan berpihak kepada masyarakat.

Secara khusus, Bupati meminta Inspektorat Daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera memeriksa harga tanah di beberapa lokasi yang direncanakan menjadi kawasan Huntap, dengan batas waktu pelaporan maksimal dua hari. Bupati berharap bahwa, dengan dasar data yang jelas dan valid, pemerintah pusat dapat menetapkan kebijakan pembebasan tanah sehingga masyarakat tidak lagi terbebani tanggung jawab untuk membeli lahan di saat pemulihan pascabencana masih berlangsung.

Langkah pemulihan juga diarahkan pada upaya kebangkitan sektor ekonomi masyarakat, khususnya pertanian. Bupati secara tegas mendorong Dinas Pertanian untuk segera menjalin koordinasi aktif dengan kementerian terkait. Pemerintah daerah berharap dukungan kementerian dapat mencakup program-program seperti penyediaan alat pertanian, bantuan bibit, dan pemanfaatan potensi lahan pertanian baru yang dapat menjadi tumpuan ekonomi masyarakat ke depan. Menurut Bupati, penguatan sektor pertanian menjadi bagian strategis dalam menciptakan ketahanan masyarakat secara ekonomi, sekaligus membuka lapangan kerja pascabencana.

Kesiapan Polri juga menjadi bagian integral dalam percepatan pemulihan. Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., menyatakan komitmen penuh untuk mendukung kelancaran distribusi material pembangunan Huntara ke wilayah-wilayah terdampak, khususnya yang memiliki akses sulit. Polres Gayo Lues akan mengerahkan personel dan fasilitas yang dimiliki untuk memastikan pengangkutan berjalan aman dan tepat waktu, sehingga target penyelesaian konstruksi dapat tercapai, terlebih dalam upaya penyelesaian sebelum momentum Hari Raya yang akan datang.

Dengan soliditas lintas sektor dan komitmen penuh dari pemimpin daerah hingga satuan pelaksana di lapangan, masa pemulihan di Kabupaten Gayo Lues terus dipacu. Pemerintah berharap bahwa, melalui pendekatan sigap dan kolaboratif ini, masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas kehidupan dengan lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Tradisi “Koro Jamu” di Gayo: Lelaki Diangkap yang Terbatas Jadi Pemimpin Adat
Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pengabdian
Tokoh Masyarakat Gayo Lues Dukung Penuh Polri di Bawah Komando Langsung Presiden
Pengukuhan Jabatan Wadanyon Para Pasi Serta Danki dan Jajaran Batalyon D Pelopor Brimob Aceh
Warga Pasir Putih Masih Terisolasi Pascabencana, Kepala Desa Minta Perhatian Pemerintah Pusat
Bupati Gayo Lues Lepas Keberangkatan Umroh Juara MTQ, Harap Prestasi Jadi Inspirasi
Dharma Wanita Persatuan Gayo Lues Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana
Status Bencana Gayo Lues Turun ke Transisi Pemulihan, Pemerintah Daerah Fokus pada Huntara dan Perbaikan Infrastruktur

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:33 WIB

156 Ribu Anak Aceh Terancam Stunting, APBA 2026 Nihil Anggaran, Sekda Aceh Dinilai Gagal Terjemahkan Visi Gubernur

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:28 WIB

Ketua Umum DEMA Ushuluddin dan Filsafat Kecam Pengadaan Mobil Dinas BRA Sebesar 20 Miliyar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:14 WIB

Dana Bencana Rp132 Miliar Dipertanyakan, Alamp Aksi Desak Sekda Bertanggung Jawab dan KPK Turun Tangan

Rabu, 28 Januari 2026 - 02:10 WIB

Menjelang Pemilihan Rektor USK, Tujuh BEM Fakultas Ungkap Retaknya Representasi Mahasiswa

Rabu, 28 Januari 2026 - 01:20 WIB

Tata Kelola Birokrasi Amburadul dan Penanganan Bencana Lamban, Pergantian Sekda Aceh Tak Bisa Ditunda

Selasa, 27 Januari 2026 - 01:54 WIB

Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Gelar Upacara Hari Pabean Internasional 2026

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:23 WIB

Ketua Umum HMI FKIP USK: Pengadaan Mobil Dinas BRA Rp20 Miliar adalah Penghinaan di Tengah Duka Aceh

Sabtu, 24 Januari 2026 - 01:53 WIB

Soal Rekomendasi IUP, Pernyataan Klaim Sekdis DPMPTSP Aceh Selatan Dinilai Menyesatkan Publik

Berita Terbaru