Kutacane Bara News Senin 2/2/2026. | Oknum Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tenggara (RA) Bungkam kepada media setelah di konfirmasi beberapa kali terkait sejumlah proyek dan kegiatan di Dinas yang dia Pimpin di Aceh Tenggara dengan anggaran puluhan milyar senin 2/2/2026.
Bungkamnya oknum Kepala dinas Kesehatan ini menambah kecurigaan publik adanya dugaan korupsi di sejumlah kegiatan dari sumber dana APBK tahun 2024 dan 2025 lalu.
Sikap dianya kepada publik ini dibenarkan rekan rekan media lokal Aceh Tenggara bahkan dia tidak berkah mau membalas konfirmasi media. di telp tidak mau mengangkat di WA juga tidak mau balas. kata sejumlah rekan rekan media kepada Bara news hal yang sama di alami Jurnalis bara News setelah di konfirmasi beberapa kali tapi tidak pernah mau memberikan keterangan atau konfirmasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini sebangaimana saat di konfirmasi Bara news terhadap adanya informasi kegiatan bimbingan teknis (BIMTEK) tahun 2024 atau 2025 dengan anggaran Rp 2.5 Milyar yang telah bara news sampaikan tor konfirmasi antara lain :
Belansa milyar anggaran dana sejumlah program dan Proyek Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2024- 2025 di duga menuai masalah dan Berbau issu korupsi, pengelolaannya kurang transparan dan tidak sesuai dengan issu strategis dan pokus utama kesehatan masyarakat.
Dugaan dan issu berbau korupsi di sejumlah proyek pada Dinas kesehatan Agara ini antara lain adalah kegiatan bimbingan teknis dengan dana Rp 2,5 milyar.
Proyek pemeliharaan gedung dan rehabilitasi kantor dinas Kesehatan dengan anggaran Rp 3,2 milyar karena bertentangan dengan efisiensi belanja daerah dan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi kegiatan yang diduga dikerjakan asal jadi.
Kegiatan bimbingan teknis (bimtek)dengan dana Rp 2,5, BOK Rp 17,5 milyar dan JKN Rp 13,5 milyar juga di pertayakan transparansinya pengunaannya yang diduga kurang tepat sasaran.
pengadaan pusling roda 4 puskesmas dengan anggarara 1,22. milyar dinilai tidak sesuai dengan pokus utama peningkatan mutu kesehatan di Aceh Tenggara.
Semestinya target utama kinerja dinas Kesehatan fokus pada peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat bukan malah menambah pasilitas peningkatan kemewahan aparatur ASN di lingkungan Kesehatan. Demikian di peroleh informasi yang berhasil di himpunan bara news di Kutacane 27/1/2026.
Ini juga merupakan Tor komfirmasi yang di sampaikan Jurnalis Bara New, senin 2/2/2026.
Assalamualaikum Kadis Kesehatan Agara. Ini Kasirin Wartawan Bara News Kutacane. mau konfirmasi masalah kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pada dinas Kesehatan dengan anggaran 2.5 Milyar.
1. Siapa PPK ya.
2. kapan di laksanakan kegiatannya.
3. dimana dilaksanakan.
4. Siapa pelaksanaan di kontrakan pihak ketiga atau bangaimana
5. Siapa peserta atau kelompok masyarakat apa sebangai peserta.
6. berapa orang pesertanya.
7. kegiatannya berapa hari waktu pelaksanaan nya ?
8. Berapa anggaran yang terserap untuk bimtek ini
9. dan lain lain keterangan yang ingin kadis sampaikan. tks dan mohon maaf sebelumnya telah mengganggu waktu ibuk kadis. wassalam Kasirin tks.
Dari sumber yang di peroleh bahwa Oknum kadis ini langsung sebangai pejabat pembuat komitmen ( PPK ) dari sejumlah paket kegiatan dengan pagu anggara puluhan milyar. di samping sebangai pengguna Anggara (PA) pada Dinas kesehatan setempat. (Kasirin).
Nb. RA (Rosita Astuti).







































