Kapolres Gayo Lues Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana: Sinergi Lintas Instansi Hadapi Potensi Risiko Alam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 13:34 WIB

50376 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Kepolisian Resor Gayo Lues menggelar Apel Kesiapan Tanggap Bencana di Lapangan Mapolres Gayo Lues, Rabu (5/11/2025), sebagai wujud kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah dataran tinggi Aceh tersebut. Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., dan dihadiri Wakil Bupati Gayo Lues H. Maliki, SE., M.AP, serta unsur Forkompimda, TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Damkar, dan kelompok relawan.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kapolres AKBP Hyrowo menyampaikan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, yang menekankan pentingnya kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. Dalam arahan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret dalam memastikan kesiapan operasional semua elemen.

“Melalui apel ini kita pastikan seluruh personel dan stakeholder siap, sigap, dan bersinergi dalam mencegah serta menanggulangi bencana, demi melindungi keamanan dan keselamatan masyarakat,” kata AKBP Hyrowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penjelasannya, Kapolres mengingatkan bahwa Indonesia termasuk salah satu negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia karena letaknya di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik. Gayo Lues sebagai wilayah perbukitan dengan tingkat curah hujan tinggi juga memiliki kerawanan tersendiri terhadap bencana seperti banjir bandang, tanah longsor, dan gempa bumi.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga 19 Oktober 2025, telah terjadi sedikitnya 2.606 kejadian bencana alam di seluruh Indonesia. Rangkaian peristiwa tersebut mengakibatkan ratusan korban jiwa, jutaan warga terdampak, serta kerusakan meluas terhadap rumah penduduk dan fasilitas umum vital seperti rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur jalan.

Kapolres menekankan bahwa penanggulangan bencana tidak cukup hanya dengan kesiapan alat dan tenaga. Yang lebih penting adalah pendekatan yang bersifat kolaboratif dan berkelanjutan, serta dilaksanakan dengan empati tinggi dan pendekatan humanis. Menurutnya, dampak bencana bukan hanya terkait kerugian material, tetapi juga meninggalkan luka sosial dan psikologis yang mendalam di tengah masyarakat.

“Karena itu, dibutuhkan langkah-langkah komprehensif, berjenjang, dan berkelanjutan yang dapat mencakup seluruh aspek: dari deteksi dini hingga penanganan pascabencana,” papar Kapolres.

Dalam arahannya kepada seluruh peserta apel, Kapolres menyampaikan delapan poin penting sebagai pedoman dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana. Pertama, meningkatkan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana. Kedua, intensifkan penyampaian informasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Ketiga, memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung.

Poin keempat, menyelenggarakan simulasi tanggap darurat secara rutin agar respons cepat dalam keadaan darurat dapat dilakukan. Kelima, mengedepankan kecepatan dan ketepatan dalam merespons setiap kejadian. Keenam, melaksanakan seluruh tugas kemanusiaan dengan pendekatan yang empatik dan profesional. Ketujuh, menjamin bahwa seluruh kegiatan penanggulangan dilakukan sesuai dengan prosedur operasional. Dan terakhir, yang tak kalah penting, adalah penguatan koordinasi serta sinergitas antarelemen dan lintas sektor.

Apel kesiapsiagaan ini menjadi manifestasi dari semangat kolaboratif di tingkat daerah, yang dipimpin langsung oleh institusi kepolisian dalam rangka menjaga keselamatan publik. Di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya intensitas bencana, kesiapan seperti ini menjadi prioritas yang tidak bisa ditunda.

Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, SE., M.AP, yang turut hadir dalam apel, menyampaikan apresiasi kepada kepolisian dan seluruh unsur terkait atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Gayo Lues akan terus mendukung penuh upaya mitigasi dan penanggulangan bencana, termasuk penguatan anggaran, pelatihan bagi relawan lokal, serta pembangunan infrastruktur penunjang.

“Sinergi seperti ini penting untuk memperkuat sistem ketahanan bencana kita di daerah. Ini bukan tugas satu lembaga semata, tetapi kerja bersama,” ujar Maliki.

Apel berlangsung khidmat dan menggugah kesadaran seluruh peserta akan pentingnya kesiapsiagaan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat. Di akhir kegiatan, dilakukan pula pemeriksaan langsung terhadap kesiapan peralatan darurat, kendaraan, serta simulasi ringan oleh unsur satuan siaga bencana.

Dalam suasana yang kondusif dan penuh semangat kebersamaan, Gayo Lues menegaskan diri sebagai daerah yang tangguh dalam menghadapi ancaman bencana dengan mengedepankan kesigapan, solidaritas, dan kerja sama lintas sektor. Kapolres Gayo Lues, melalui kepemimpinan yang mengedepankan pendekatan preventif dan koordinatif, tampil sebagai figur sentral dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang responsif dan berkelanjutan bagi masyarakat daerah. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir
Kapolres Gayo Lues Ajak Pekerja dan Masyarakat Bersatu untuk Kesejahteraan di Hari Buruh 2026
Kapolres Gayo Lues Tegaskan Pentingnya Sinergi Semua Pihak untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Hari Pendidikan Nasional 2026

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:03 WIB

Satgas TMMD Kodim 0110/Abdya Bersama Warga Kebut Pembangunan MCK di Gunung Cut

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:34 WIB

Gotong Royong Satgas TMMD, Rumah Tidak Layak Huni Disulap Jadi Nyaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:10 WIB

Kejar Target, Satgas TMMD Abdya Intensifkan Distribusi Bahan Bangunan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:44 WIB

Kejar Target, TNI Kebut Proyek MCK Program TMMD 128

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:08 WIB

Sentuhan Akhir TMMD: MCK di Gunung Cut Dicat dan Diberi Mural Kebanggaan

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:28 WIB

Kolonel Jon Heriko Pimpin Wasev TMMD Abdya, Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 4 Mei 2026 - 20:41 WIB

Kebersamaan TNI dan Warga Percepat Rehab Rumah Nurhabibah

Senin, 4 Mei 2026 - 20:01 WIB

Sinergi TNI dan Warga, Progres MCK di Desa Gunung Cut Kian Pesat

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Gotong Royong Satgas TMMD, Rumah Tidak Layak Huni Disulap Jadi Nyaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:34 WIB