slot preparation.lsrs.lu

Kapolres Gayo Lues Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana: Sinergi Lintas Instansi Hadapi Potensi Risiko Alam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 13:34 WIB

50393 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Kepolisian Resor Gayo Lues menggelar Apel Kesiapan Tanggap Bencana di Lapangan Mapolres Gayo Lues, Rabu (5/11/2025), sebagai wujud kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah dataran tinggi Aceh tersebut. Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., dan dihadiri Wakil Bupati Gayo Lues H. Maliki, SE., M.AP, serta unsur Forkompimda, TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Damkar, dan kelompok relawan.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kapolres AKBP Hyrowo menyampaikan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, yang menekankan pentingnya kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. Dalam arahan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret dalam memastikan kesiapan operasional semua elemen.

“Melalui apel ini kita pastikan seluruh personel dan stakeholder siap, sigap, dan bersinergi dalam mencegah serta menanggulangi bencana, demi melindungi keamanan dan keselamatan masyarakat,” kata AKBP Hyrowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penjelasannya, Kapolres mengingatkan bahwa Indonesia termasuk salah satu negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia karena letaknya di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik. Gayo Lues sebagai wilayah perbukitan dengan tingkat curah hujan tinggi juga memiliki kerawanan tersendiri terhadap bencana seperti banjir bandang, tanah longsor, dan gempa bumi.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga 19 Oktober 2025, telah terjadi sedikitnya 2.606 kejadian bencana alam di seluruh Indonesia. Rangkaian peristiwa tersebut mengakibatkan ratusan korban jiwa, jutaan warga terdampak, serta kerusakan meluas terhadap rumah penduduk dan fasilitas umum vital seperti rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur jalan.

Kapolres menekankan bahwa penanggulangan bencana tidak cukup hanya dengan kesiapan alat dan tenaga. Yang lebih penting adalah pendekatan yang bersifat kolaboratif dan berkelanjutan, serta dilaksanakan dengan empati tinggi dan pendekatan humanis. Menurutnya, dampak bencana bukan hanya terkait kerugian material, tetapi juga meninggalkan luka sosial dan psikologis yang mendalam di tengah masyarakat.

“Karena itu, dibutuhkan langkah-langkah komprehensif, berjenjang, dan berkelanjutan yang dapat mencakup seluruh aspek: dari deteksi dini hingga penanganan pascabencana,” papar Kapolres.

Dalam arahannya kepada seluruh peserta apel, Kapolres menyampaikan delapan poin penting sebagai pedoman dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana. Pertama, meningkatkan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana. Kedua, intensifkan penyampaian informasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Ketiga, memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung.

Poin keempat, menyelenggarakan simulasi tanggap darurat secara rutin agar respons cepat dalam keadaan darurat dapat dilakukan. Kelima, mengedepankan kecepatan dan ketepatan dalam merespons setiap kejadian. Keenam, melaksanakan seluruh tugas kemanusiaan dengan pendekatan yang empatik dan profesional. Ketujuh, menjamin bahwa seluruh kegiatan penanggulangan dilakukan sesuai dengan prosedur operasional. Dan terakhir, yang tak kalah penting, adalah penguatan koordinasi serta sinergitas antarelemen dan lintas sektor.

Apel kesiapsiagaan ini menjadi manifestasi dari semangat kolaboratif di tingkat daerah, yang dipimpin langsung oleh institusi kepolisian dalam rangka menjaga keselamatan publik. Di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya intensitas bencana, kesiapan seperti ini menjadi prioritas yang tidak bisa ditunda.

Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, SE., M.AP, yang turut hadir dalam apel, menyampaikan apresiasi kepada kepolisian dan seluruh unsur terkait atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Gayo Lues akan terus mendukung penuh upaya mitigasi dan penanggulangan bencana, termasuk penguatan anggaran, pelatihan bagi relawan lokal, serta pembangunan infrastruktur penunjang.

“Sinergi seperti ini penting untuk memperkuat sistem ketahanan bencana kita di daerah. Ini bukan tugas satu lembaga semata, tetapi kerja bersama,” ujar Maliki.

Apel berlangsung khidmat dan menggugah kesadaran seluruh peserta akan pentingnya kesiapsiagaan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat. Di akhir kegiatan, dilakukan pula pemeriksaan langsung terhadap kesiapan peralatan darurat, kendaraan, serta simulasi ringan oleh unsur satuan siaga bencana.

Dalam suasana yang kondusif dan penuh semangat kebersamaan, Gayo Lues menegaskan diri sebagai daerah yang tangguh dalam menghadapi ancaman bencana dengan mengedepankan kesigapan, solidaritas, dan kerja sama lintas sektor. Kapolres Gayo Lues, melalui kepemimpinan yang mengedepankan pendekatan preventif dan koordinatif, tampil sebagai figur sentral dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang responsif dan berkelanjutan bagi masyarakat daerah. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Selasa, 3 November 2026 - 01:20 WIB

Polsek Bambel Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Bambel, Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB