HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Indonesia Buka Pintu Bantuan Asing untuk Karhutla, Sinyal Ketidakmampuan Domestik?

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026 - 01:23 WIB

50266 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hambalang, 18 September 2026 – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan ketergantungan Indonesia pada bantuan negara tetangga dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi di kediamannya di Hambalang, Jumat (18/9/2026), Presiden menerima tawaran pengerahan satu pesawat, tiga helikopter, serta 52 personel pemadam kebakaran dari Negeri Jiran untuk menangani titik api di Kalimantan.

Keputusan untuk kembali menerima bantuan asing ini memicu pertanyaan mendasar mengenai efektivitas strategi mitigasi bencana nasional yang selama ini diusung pemerintah. Meskipun Presiden berdalih bahwa karhutla merupakan masalah lingkungan lintas batas yang berdampak pada negara tetangga, fakta bahwa Indonesia masih harus mengerahkan sumber daya luar negeri untuk memadamkan api di wilayah sendiri menunjukkan adanya celah serius dalam kesiapan logistik dan teknis domestik. Pengakuan Presiden bahwa langkah ini merupakan pengulangan dari pola beberapa tahun lalu seolah menegaskan bahwa upaya pencegahan selama ini masih bersifat reaktif, bukan preventif yang fundamental.

Di tengah klaim pemerintah yang tengah menyusun langkah pencegahan menyeluruh, realitas di lapangan justru memperlihatkan ketergantungan pada dukungan Jepang dan Malaysia. Narasi persaudaraan yang dibangun dalam pertemuan tersebut memang terdengar diplomatik, namun masyarakat perlu mempertanyakan sampai kapan siklus bencana tahunan ini akan terus berulang. Keterlibatan negara lain memang membantu meredam api, namun hal tersebut tidak bisa menutupi kegagalan sistemik dalam menjaga kawasan hutan dari pembukaan lahan yang tidak terkendali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain isu lingkungan, pertemuan tersebut juga menyinggung potensi kerja sama di bidang industri halal. Namun, di tengah kepungan asap yang kembali mengancam kesehatan dan ekosistem, isu-isu teknis lain tampak menjadi pengalihan dari urgensi penuntasan masalah karhutla yang terus berulang setiap tahun. Presiden Prabowo pun meminta agar persoalan antara kedua negara tidak dibesar-besarkan, namun tantangan nyata bagi pemerintah saat ini adalah membuktikan bahwa kedaulatan hutan Indonesia mampu dijaga tanpa harus selalu mengandalkan (*)

Berita Terkait

Karhutla Besar Landa Sumatera dan Kalimantan, Kabut Asap Tebal Selimuti Malaysia dan Singapura
Malaysia Desak ASEAN Tekan Indonesia Soal Kabut Asap, Kedaulatan Dipertaruhkan
Singapura Ancam Seret Perusahaan Pemicu Karhutla Indonesia ke Jalur Hukum, Kedaulatan Dipertaruhkan
Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis RI-Mesir di Istana Merdeka
Leonardo DiCaprio Angkat Bicara: Karhutla Indonesia Picu Krisis Iklim dan Bencana Ekologis Global
Kopi Arabika Gayo Masuk Daftar 7 Biji Kopi Terbaik Dunia, Disebut Punya Rasa “Bersih” dan Keasaman Rendah
Presiden Prabowo dan Wakil PM Malaysia Perkuat Kerja Sama Penanganan Karhutla
Lawatan ke India, Presiden Prabowo Dinanti Tantangan Konkret Penguatan Hubungan Bilateral

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru