Forkopimda Gayo Lues Beberkan Kondisi Darurat dalam Wawancara Nasional TV One

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:44 WIB

50613 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Forkopimda Kabupaten Gayo Lues tampil dalam siaran langsung televisi nasional TV One pada Rabu sore, 3 Desember 2025, untuk menjelaskan situasi terkini setelah banjir bandang dan longsor besar melanda wilayah tersebut serta sejumlah daerah lain di Aceh. Bupati Gayo Lues, yang mengikuti wawancara dari Pendopo Gayo Lues bersama jajaran terkait, memaparkan kondisi darurat yang kini menekan kehidupan masyarakat di hampir seluruh kecamatan.

Dalam dialog yang dipandu di studio Jakarta, Bupati menjelaskan bahwa seluruh akses jalan utama menuju Gayo Lues terputus total akibat longsor dan badan jalan yang hanyut. Jalur Blangkejeren–Kutacane, yang menjadi urat nadi pergerakan logistik, tak dapat dilalui karena beberapa titik mengalami kerusakan berat dan satu jembatan dilaporkan putus. Jalur alternatif lintas kecamatan pun tidak lebih baik, sebagian besar tertutup material tanah dan bebatuan yang masih terus bergerak. Kondisi ini, menurut Bupati, menyebabkan distribusi bantuan terhambat dan membuat wilayah pegunungan itu semakin terisolasi.

Dalam wawancara tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa gangguan jaringan komunikasi semakin memperparah keadaan. Kabel fiber optik yang menjadi tulang punggung internet dan layanan seluler ikut tersapu banjir, membuat sebagian besar kecamatan kehilangan akses informasi. Upaya perbaikan masih terkendala cuaca buruk dan medan yang tidak stabil. Untuk penerangan, Gayo Lues kini menjalankan pembagian listrik secara bergilir, dengan beberapa wilayah yang sudah memasuki hari ketiga tanpa aliran listrik sama sekali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi masyarakat digambarkan semakin mendesak. Persediaan makanan pokok di banyak desa telah menipis, terutama di daerah yang sama sekali tidak tersentuh distribusi bantuan udara. Bupati menjelaskan bahwa sebagian warga mulai mengonsumsi bahan seadanya sambil menunggu bantuan masuk, sementara aparat di lapangan berupaya membuka akses jalur darat dengan peralatan terbatas. Di sejumlah desa, posko darurat mulai kewalahan menampung warga yang rumahnya hilang tersapu banjir.

Siaran TV One juga menayangkan penjelasan dari unsur Basarnas dan pihak keamanan yang menegaskan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, meski menghadapi hambatan cuaca dan lokasi kejadian yang sulit dijangkau. Petugas di lapangan melaporkan adanya titik-titik longsor baru yang muncul setelah hujan susulan, membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Gayo Lues yang mendampingi wawancara dari pendopo menambahkan bahwa pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan berbagai instansi nasional untuk mempercepat pemulihan jaringan komunikasi dan pembukaan akses darat. Menurutnya, bantuan logistik yang dibawa menggunakan helikopter masih jauh dari cukup karena jumlah warga terdampak bertambah seiring laporan yang masuk dari desa-desa terpencil.

Melalui wawancara tersebut, pemerintah daerah berharap publik memahami kondisi yang sedang berlangsung di Gayo Lues dan Aceh bagian tengah. Bupati menegaskan bahwa percepatan pembukaan akses jalan bukan hanya kebutuhan logistik, melainkan juga krusial untuk menghindari terjadinya krisis kemanusiaan. Ia meminta dukungan pemerintah pusat agar alat berat tambahan dan bantuan teknis dapat segera dikirimkan sebelum cuaca kembali memburuk.

Wawancara tersebut menjadi salah satu momen penting di mana kondisi lapangan disampaikan secara langsung kepada publik nasional, memperlihatkan betapa daruratnya situasi yang dihadapi masyarakat Gayo Lues pada awal Desember ini. (J.porang)

Berita Terkait

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir
Kapolres Gayo Lues Ajak Pekerja dan Masyarakat Bersatu untuk Kesejahteraan di Hari Buruh 2026
Kapolres Gayo Lues Tegaskan Pentingnya Sinergi Semua Pihak untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Hari Pendidikan Nasional 2026

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:03 WIB

Satgas TMMD Kodim 0110/Abdya Bersama Warga Kebut Pembangunan MCK di Gunung Cut

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:34 WIB

Gotong Royong Satgas TMMD, Rumah Tidak Layak Huni Disulap Jadi Nyaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:10 WIB

Kejar Target, Satgas TMMD Abdya Intensifkan Distribusi Bahan Bangunan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:44 WIB

Kejar Target, TNI Kebut Proyek MCK Program TMMD 128

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:08 WIB

Sentuhan Akhir TMMD: MCK di Gunung Cut Dicat dan Diberi Mural Kebanggaan

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:28 WIB

Kolonel Jon Heriko Pimpin Wasev TMMD Abdya, Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 4 Mei 2026 - 20:41 WIB

Kebersamaan TNI dan Warga Percepat Rehab Rumah Nurhabibah

Senin, 4 Mei 2026 - 20:01 WIB

Sinergi TNI dan Warga, Progres MCK di Desa Gunung Cut Kian Pesat

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Gotong Royong Satgas TMMD, Rumah Tidak Layak Huni Disulap Jadi Nyaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:34 WIB