Gayo Lues — Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Gayo Lues resmi dipimpin oleh pejabat definitif, Nopal, S.P., yang menggantikan Pelaksana Tugas (Plt.) sebelumnya, Amrin, S.T., M.M. Prosesi serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di Ruang Command Center Diskominfo pada Senin (3/11/2025), menandai babak baru kepemimpinan di instansi yang kini memegang peran strategis dalam tata kelola informasi dan data wilayah tersebut.
Amrin, yang menjabat sebagai Plt. selama dua bulan terakhir, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi jajaran pegawai yang telah bekerja menjaga kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Ia berharap kepemimpinan baru dapat mempertahankan serta meningkatkan capaian yang telah diraih. “Saya mengapresiasi seluruh tim yang telah bekerja solid. Semoga dengan kepemimpinan yang baru, disiplin dan kinerja kita bisa semakin optimal,” ujar Amrin.
Kepala Diskominfo yang baru, Nopal, S.P., menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program baik yang telah dirintis, sekaligus memperkuat arah kebijakan sesuai amanat Bupati Gayo Lues. Salah satu mandat penting yang ditekankan adalah pengawasan data pertanian, khususnya untuk komoditas unggulan daerah: Kopi Gayo Lues.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bupati meminta kita untuk memantau pemetaan yang dibuat Dinas Pertanian melalui satelit. Ini merupakan amanah tambahan yang harus kita prioritaskan,” ujar Nopal dalam sambutannya. Ia menjelaskan, Diskominfo akan berperan sebagai pengawas teknis dalam proses pemetaan tersebut, mengawal titik koordinat lahan kopi hasil citra satelit, serta memastikan data tersebut valid sebelum dipublikasikan ke publik.
Sebagai mitra Dinas Pertanian, Diskominfo akan bertanggung jawab terhadap publikasi informasi resmi dan menyajikan data melalui situs web Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Langkah ini dinilai krusial dalam menjamin transparansi serta mempermudah akses informasi bagi publik dan pemangku kebijakan.
Tak hanya fokus pada pengawasan data pertanian, Nopal juga membawa visi besar dalam memperkuat infrastruktur digital di tingkat desa melalui program yang dinamakan “Rumah Web”. Inisiatif ini bertujuan menyediakan situs web desa bagi seluruh kampung di Gayo Lues yang akan memuat berbagai data penting, termasuk komoditas unggulan desa, data kependudukan, potensi ekonomi, hingga layanan informasi publik lainnya.
“Website desa ini akan menjadi pusat data komprehensif yang bisa diakses publik maupun pemerintah daerah secara mudah dan cepat. Dengan begitu, kita bisa ambil keputusan yang lebih tepat berbasis data,” jelasnya.
Program digitalisasi informasi desa ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi pengembangan ekonomi lokal dan tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel. Nopal menyebutkan, keberhasilan program bergantung pada kolaborasi lintas sektor, termasuk perangkat desa dan kepala OPD lainnya.
Mengakhiri sambutannya, Nopal menegaskan pentingnya membangun sinergi dan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan transformasi digital di kabupaten yang berbasis agraris ini. “Mari kita bersama-sama menjadikan Diskominfo ini lebih baik lagi ke depannya,” katanya.
Dengan kepemimpinan baru ini, Diskominfo Gayo Lues diharapkan menjadi motor penggerak dalam transparansi data publik, digitalisasi pelayanan informasi, serta penguatan identitas komoditas unggulan daerah di tengah era keterbukaan dan modernisasi sistem pemerintahan. (Abdiansyah)







































