Gayo Lues – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyerahkan sebanyak 514 Surat Keputusan (SK) kepada Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam sebuah upacara resmi yang digelar di halaman Kantor Bupati Gayo Lues pada Senin (03/11/2025). Dalam momen yang penuh harapan itu, Bupati Gayo Lues Suhaidi menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh pegawai yang baru saja menerima SK sebagai bentuk pengingat akan tanggung jawab besar yang kini berada di pundak mereka.
Dalam sambutannya, Bupati Suhaidi menekankan pentingnya loyalitas, integritas, dan disiplin kerja sebagai kunci utama kesuksesan dalam menjalankan tugas di masing-masing dinas. Ia mengingatkan bahwa status sebagai PPPK bukan merupakan posisi tetap yang bebas dari evaluasi, tetapi sebaliknya akan terus diawasi dan dapat dihentikan apabila terdapat pelanggaran terhadap aturan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa seluruh PPPK wajib memahami serta mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues yang berorientasi pada visi daerah Islami, berdaya saing, dan sejahtera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Disiplin menjadi kunci utama dari kesuksesan Bapak Ibu sekalian sehingga SK kalian selama lima tahun ke depan bisa diperpanjang,” tegasnya dengan suara lantang di hadapan ratusan ASN yang hadir. Bupati juga mewanti-wanti agar para pegawai tidak menganggap remeh posisi mereka, sebab keberlangsungan kontrak PPPK sangat tergantung pada kinerja dan kedisiplinan masing-masing individu dalam melaksanakan fungsinya di unit kerja masing-masing.
Tak hanya berbicara soal disiplin, Bupati Suhaidi juga menitipkan amanat penting mengenai peran PPPK dalam mendukung salah satu program andalan pemerintah daerah, yakni pengembangan sektor perkebunan kopi Gayo yang menjadi komoditas unggulan Gayo Lues selama ini. Ia meminta kepada setiap pegawai yang memiliki lahan pribadi untuk melaporkannya kepada kepala dinas masing-masing, yang kemudian akan diteruskan ke Dinas Pertanian sebagai bagian dari upaya pemberdayaan lahan tidur menjadi kebun kopi produktif. Menurutnya, langkah ini tidak hanya strategis dalam memberdayakan potensi ekonomi lokal, tapi sekaligus mendukung upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Saatnya kita membangun ekonomi kita, pikirkan ekonomi masing-masing, karena baiknya ekonomi kita tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat Gayo Lues menjadi lebih baik dan lebih sejahtera,” ujar Bupati. Dengan semangat membangun ekonomi dari bawah dan bersama-sama, ia yakin bahwa Gayo Lues akan mampu menjaga konsistensi sebagai salah satu penghasil kopi berkualitas di Indonesia. Bupati juga menyebut bahwa jika distribusi kopi berjalan dengan baik, maka dari setiap satu kilogram kopi yang dipasarkan, daerah akan mendapatkan kontribusi seribu rupiah untuk PAD. Oleh karena itu, menurutnya, menanam kopi bukan hanya membawa manfaat ekonomi pribadi, melainkan juga secara tidak langsung turut membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi ekspor, memperluas pasar, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam arahannya, Suhaidi menegaskan bahwa upaya pemantapan PAD menjadi prioritas penting di masa kepemimpinannya. “PAD ini yang akan kita genjot sekarang ini, tentu semua pihak harus bekerja untuk meningkatkan PAD di Gayo Lues ini,” katanya menutup sambutan. Ia berharap para PPPK yang baru dilantik mampu menjadi motor penggerak perubahan, bukan hanya dalam aspek administrasi pemerintahan, tapi juga dalam mendukung visi pembangunan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan daerah.
Penyerahan SK ini sekaligus menjadi babak baru dan ujian awal bagi ratusan PPPK dalam membuktikan diri sebagai bagian dari aparatur pemerintahan yang profesional, berdedikasi, dan siap bekerja demi kemajuan Gayo Lues. Pemerintah daerah mengharapkan sinergi yang kuat antara pegawai dengan seluruh lini pemerintahan agar program-program pembangunan yang telah dirancang dapat berjalan maksimal dan menyentuh lapisan masyarakat secara langsung. Suasana penyerahan SK diwarnai dengan suasana haru dan semangat baru, menandai komitmen bersama untuk membangun Gayo Lues yang lebih baik, lebih Islami, berdaya saing, dan tentunya lebih sejahtera. (Abdiansyah)







































