GAYO LUES | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues memberikan apresiasi tinggi terhadap para generasi muda berprestasi di bidang keagamaan. Salah satunya terlihat dalam pelepasan keberangkatan umroh bagi Nurul Athika, pemenang Juara II Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Aceh tahun 2025, cabang 30 Juz Putri. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd, M.Si, di Pendopo Bupati, Selasa (20/01/2026).
Dalam suasana penuh kekhidmatan, Bupati menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas capaian yang telah diraih Nurul Athika, yang sebelumnya bertanding pada ajang MTQ ke-XXXVII Provinsi Aceh di Kabupaten Pidie Jaya. Prestasi ini, menurut Bupati, menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Gayo Lues, sekaligus penanda bahwa potensi dan semangat religius di kalangan pemuda daerah terus tumbuh dan berkontribusi positif.
“Mudah-mudahan prestasi tahun kemarin, di tahun 2027 nantinya insyaallah kita lebih siap. Bukan hanya satu Nurul Athika, tetapi banyak Nurul Athika yang lain yang berprestasi di tingkat provinsi. MTQ Insyaallah akan dilaksanakan di Aceh Barat Daya,” ujar Bupati Suhaidi dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan bahwa penghargaan berupa perjalanan umroh ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga bagian dari motivasi yang diharapkan dapat menginspirasi peserta MTQ lainnya untuk terus berlatih dan berjuang menorehkan prestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Penghargaan ini juga menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap pembinaan nilai-nilai keislaman di kalangan generasi muda.
Dalam momen tersebut, Bupati juga menyampaikan harapannya agar keberangkatan Nurul Athika ke Tanah Suci menjadi kesempatan untuk menyampaikan doa-doa terbaik, tidak hanya untuk pribadi maupun keluarga, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Gayo Lues. Secara khusus, Bupati menitipkan doa untuk pemulihan daerah pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Gayo Lues akhir tahun lalu.
“Titip doa, agar Gayo Lues segera pulih dari bencana. Saya yakin, doa yang tulus dari Athika akan segera diijabah oleh Allah Subhanahu Wata’ala,” ucap Bupati.
Keberangkatan Nurul Athika ke Tanah Suci menandai kebanggaan sekaligus harapan baru bagi Kabupaten Gayo Lues. Pemerintah daerah berharap, capaian ini menjadi titik awal lahirnya lebih banyak generasi Qur’ani yang membawa harum nama daerah di kancah yang lebih luas. Di tengah semangat pemulihan pascabencana, kekuatan spiritual dan keteladanan generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun kembali optimisme dan keutuhan masyarakat. (Abdiansyah)







































