Akademisi Propagandis; Tonicko Anggara: Mungkin Itulah Urgentsi Dari Penempatan Adab di Atas Ilmu

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025 - 20:36 WIB

50197 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SELATAN | Ramai kritikan bermunculan termasuk dari Para Anggota dan Pimpinan DPRK Aceh Selatan akibat pernyataan seorang Akademisi, Dr. Nasrul Zaman, ST., M.Kes pada salah satu podcast yang mengatakan Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan sebagain “Kacung”.

Tak hanya dari kalangan internal DPRK Aceh Selatan saja. Kritikan juga muncul dari Aktivis Mahasiswa asal Aceh Selatan, Tonicko Anggara. Ia menyebutkan bahwasannya argumentasi Nasrul Zaman yang mengatakan bahwa DPRK Aceh Selatan sebagai “Kacung” itu terlalu tendensius dan propagandis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Wah, kacau akademisi yang satu ini. Argumentasi beliau pada podcast tersebut terlalu tendensius dan propagandis saat menarasikan Lembaga Negara yang dalam hal ini adalah DPRK Aceh Selatan dan menyebutnya sebagai “Kacung”. Jelas Tonicko Anggara.

Aktivis mahasiswa tersebut juga mempertanyakan esensi dari ke-akademisian Nasrul Zaman dengan mengatakan bagaimana mungkin dalam benak seorang akademisi ada narasi tendensius dan propagandis.

“Tentunya tendensius dan propagandis bukanlah produk akademik. Bagaimana mungkin seseorang yang bergelar Doktor dalam benaknya terdapat produk-produk non akademis? Secara esensi akademis tentunya perlu dipertanyakan terkait status beliau sebagai akademisi maupun pengamat.” Tegasnya.

Tonicko melanjutkan pernyataannya dengan mengatakan bahwasannya seharusnya akademisi hadir membawa solusi cerdas bukan malah memperkeruh suasana di Aceh Selatan yang sempat menjadi tranding topik nasional. Menurut Tonicko, itu dapat memperkeruh suasana dan merugikan Aceh Selatan di tengah kondisi yang mulai berangsur baik.

“Seharusnya orang berilmu itu hadir membawa solusi cerdas dan menyejukkan di tengah kondisi Aceh Selatan saat ini bukan malah sebaliknya. Tentunya hal seperti itunya bukan hanya menghilangkan warwah Lembaga negara dan Marwah orang-orang yang menjadi wakil rakyat namun juga akan seamakin memperkeruh suasana dan merugikan Aceh Selatan. Saat ilmu tak memberikan kebermanfaatan yang kemudian menciptakan kekisruhan di tengah kondisi yang sedang berangsur baik di Aceh Selatan, mungkin itulah alasan penempatan mengapa adab lebih tinggi daripada ilmu.”

Di akhir pernyataannya Tonicko meminta DPRK menyurati media podcast tersebut untuk meminta tayangan itu di take down agar tak menjadi sumber pemantik yang dapat menciptakan kekisruhan dan kerusuahan di daerah Aceh Selatan.

“Kami meminta DPRK Aceh Selatan menyurati media podcast tersebut untuk di take down saja videonya agar tak menjadi sumber pemantik yang dapat menciptakan kekisruhan dan kerusuhan di Aceh Selatan. Alasannya tentu untuk menjaga kestabilan kita di Aceh Selatan.” Tutup Tonicko Anggara. (rel)

Berita Terkait

Fatan Sabilulhaq: Ketua IMPS Ajak Warga Bersikap Bijak dan Harmonis dalam Dinamika Pemerintahan Aceh Selatan
Gusmawi: Eksekusi Program Baitul Mal Harus Aman Secara Regulasi dan Hukum
Salim Syuhada Kecam Oknum yang Mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) Didalam Kontestasi FPMPA
Narasi Negatif Masif di Aceh Selatan; Naufal SA: Mari Jaga Stabilitas Secara Bersama!
Jangan Hanya Jadi Dagelan, Pansus Pertambangan DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Data Rekomendasi IUP ke Publik
Desain Baru Pendopo Bupati Aceh Selatan Disorot, Dinilai Kehilangan Marwah dan Lebih Mirip Puskesmas
Masih Bergerak di Balik Status Nonaktif, Pengamat Nilai Bupati Aceh Selatan Langgar Etika dan Tantang SK Mendagri
Marwah Kejati Aceh Dipertaruhkan, Pemerhati Hukum: Indikasi Pungli di Aceh Selatan Harus Diusut Tuntas ke Akarnya

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:37 WIB

Tradisi “Koro Jamu” di Gayo: Lelaki Diangkap yang Terbatas Jadi Pemimpin Adat

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:34 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pengabdian

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tokoh Masyarakat Gayo Lues Dukung Penuh Polri di Bawah Komando Langsung Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:44 WIB

Pengukuhan Jabatan Wadanyon Para Pasi Serta Danki dan Jajaran Batalyon D Pelopor Brimob Aceh

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:02 WIB

Warga Pasir Putih Masih Terisolasi Pascabencana, Kepala Desa Minta Perhatian Pemerintah Pusat

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:32 WIB

Bupati Gayo Lues Lepas Keberangkatan Umroh Juara MTQ, Harap Prestasi Jadi Inspirasi

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:29 WIB

Dharma Wanita Persatuan Gayo Lues Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:26 WIB

Status Bencana Gayo Lues Turun ke Transisi Pemulihan, Pemerintah Daerah Fokus pada Huntara dan Perbaikan Infrastruktur

Berita Terbaru

Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara  jln  A Yani Kutacane.

ACEH TENGGARA

Oknum Kadinkes Agara Bungkam Kepada Media Terkesan Tertutup.

Selasa, 3 Feb 2026 - 04:26 WIB