Aceh Selatan – Ikatan Mahasiswa Aceh Selatan (IMAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan melalui suksesnya pelaksanaan SAWEU SIKULA IX yang berlangsung pada 10–12 Februari 2026. Program sosialisasi dan pengabdian ini bertujuan memperluas wawasan siswa-siswi SMA/SMK di Aceh Selatan mengenai dunia perkuliahan serta pemahaman mendalam terkait jalur masuk perguruan tinggi, khususnya SNBP dan SNBT.
Kegiatan ini dilaksanakan di tujuh sekolah, yaitu:
1. SMAN 1 Sawang
2. SMAN 1 Labuhan Haji
3. SMA Plus Ulumul Qur’an
4. SMAN 1 Kluet Tengah
5. SMAN 1 Kluet Utara
6. SMK Negeri 1 Kluet Selatan
7. SMAN 1 Bakongan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam setiap kunjungan, antusiasme siswa-siswi terlihat sangat tinggi. Diskusi interaktif, sesi tanya jawab yang aktif, hingga pembahasan strategi lolos SNBP dan SNBT menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mereka menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Ketua Umum IMAS, Arian Dani, dalam keterangannya menyampaikan:
“SAWEU SIKULA bukan sekadar sosialisasi, tetapi wujud tanggung jawab moral mahasiswa untuk kembali dan berbagi kepada adik-adik di kampung halaman. Kami ingin mereka memiliki arah yang jelas, memahami peluang yang ada, serta berani bermimpi besar untuk meraih perguruan tinggi impian.”
Sementara itu, Ketua Panitia SAWEU SIKULA IX, Zaky Aulia Aslam, menegaskan bahwa kegiatan ini secara khusus diarahkan untuk membantu siswa kelas XII dalam menentukan pilihan jurusan secara matang dan terarah:
“IMAS melakukan semua ini dengan tujuan memberikan penekanan yang lebih kuat terhadap pemilihan jurusan bagi siswa-siswi kelas XII, agar mereka tidak lagi kebingungan saat menentukan langkah setelah lulus. Kami ingin mereka memahami minat, potensi, serta peluang karier dari setiap jurusan, sehingga keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan pertimbangan yang tepat, bukan sekadar ikut-ikutan atau tren semata.”
Dalam pelaksanaannya, IMAS juga berkolaborasi dengan GO Ganesha Operation (GO), salah satu lembaga bimbingan belajar nasional yang turut memberikan pemaparan strategi menghadapi SNBT serta gambaran teknis persiapan akademik yang lebih terstruktur. Kolaborasi ini menjadi nilai tambah dalam SAWEU SIKULA IX, karena siswa tidak hanya mendapatkan motivasi dan pengalaman dari mahasiswa, tetapi juga arahan profesional terkait pola belajar efektif, manajemen waktu, serta tips menghadapi ujian seleksi masuk perguruan tinggi.
SAWEU SIKULA IX menjadi bukti bahwa mahasiswa Aceh Selatan tidak pernah melupakan daerah asalnya. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, IMAS berharap semakin banyak generasi muda Aceh Selatan yang berhasil menembus perguruan tinggi dan kelak kembali membangun daerah dengan ilmu serta pengalaman yang dimiliki.
SAWEU SIKULA IX — Hadir, Bergerak, dan Menginspirasi.





































