IDI dan Relawan Medis Bersama PDGI Gelar Bakti Sosial Pulihkan Kesehatan Warga Pining Pascabencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:15 WIB

50238 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Upaya pemulihan kondisi masyarakat pascabanjir bandang di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang berpadu dalam semangat kemanusiaan. Salah satu langkah konkret dari proses pemulihan ini diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial kesehatan yang digelar di Pesantren Bunaya pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan bertajuk Program Kesehatan Bencana tersebut menjadi simbol hadirnya tangan-tangan solidaritas di tengah masyarakat yang sebelumnya sempat terisolasi oleh kondisi alam dan minimnya akses layanan dasar.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil koordinasi antara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh, IDI Gayo Lues, serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) wilayah Aceh dan daerah setempat. Tim tenaga kesehatan dipimpin langsung oleh Ketua IDI Gayo Lues, dr Junaidi, yang turut didampingi oleh dr Syafwan SpB selaku Ketua Ahli Bedah Aceh, bersama tenaga medis dari berbagai latar belakang profesi. Pendukung logistik lapangan datang dari kalangan relawan komunitas pecinta alam dan kendaraan off-road seperti Land Rover dan D-Cab, yang membantu proses pengangkutan bantuan hingga ke wilayah terdampak yang sulit dijangkau menggunakan kendaraan biasa.

Sejak pagi hari, ratusan warga terlihat berdatangan ke lokasi kegiatan. Layanan pengobatan gratis menjadi magnet utama dalam aksi sosial ini, mengingat terbatasnya fasilitas kesehatan yang tersedia selama masa darurat bencana. Sekitar 150 pasien mendapat perawatan dan pemeriksaan medis, terutama yang mengeluhkan gejala umum pascabencana seperti infeksi saluran pernapasan atas, gangguan kulit, hingga sakit lambung yang diperparah oleh kondisi lingkungan kurang sehat. Selain layanan pengobatan umum, juga dilaksanakan sunatan massal terhadap 45 anak dari berbagai desa di Pining. Kegiatan ini memberi makna tersendiri bagi masyarakat, karena layanan kesehatan seperti sunat yang memerlukan protokol medis kerap sulit diperoleh secara aman di daerah pelosok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini mencakup aspek yang tidak hanya bersifat medis, tetapi juga menyentuh sisi sosial dan spiritual masyarakat. IDI Wilayah Aceh menyalurkan sejumlah bantuan nonmedis untuk mendukung keberlangsungan proses belajar dan beribadah warga. Bantuan itu antara lain berupa paket perlengkapan sekolah seperti tas dan alat tulis, seperangkat perlengkapan ibadah, serta berbagai jenis obat-obatan dasar yang dibagikan kepada warga untuk disimpan sebagai persediaan jangka pendek. Sambutan warga terhadap bantuan tersebut berlangsung dengan penuh antusias, terutama di kalangan anak-anak dan orang tua yang merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan mendasar mereka setelah bencana.

Jamalul Hakim, seorang warga dari Kecamatan Pining, mengaku terharu sekaligus berterima kasih atas kehadiran para dokter dan relawan. Ia mengisahkan bagaimana sulitnya mengakses layanan kesehatan di hari-hari awal setelah banjir merendam sejumlah wilayah. Menurutnya, banyak warga yang terpaksa menunda pengobatan karena keterbatasan tenaga medis dan fasilitas yang rusak. Dengan hadirnya Program Kesehatan Bencana ini, katanya, warga tidak hanya mendapat layanan kesehatan, tetapi juga dorongan moral untuk perlahan memulihkan kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, dr Syafwan menekankan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar pelayanan medis rutin. Ia menyebut bahwa aksi turun langsung ke tengah masyarakat terdampak merupakan bentuk nyata tanggung jawab moral dan profesional tenaga medis dalam menghadapi situasi krisis. Penanganan kesehatan, menurutnya, haruslah komprehensif, mulai dari tindakan kuratif hingga preventif. Ia berharap kegiatan serupa bisa berlanjut dengan mekanisme pemantauan kesehatan komunitas agar dampak jangka panjang dari bencana tidak berujung pada krisis kesehatan baru.

Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib hingga ditutup pada petang hari. Koordinasi yang baik antara relawan, tenaga medis, dan tokoh masyarakat setempat turut mendukung kelancaran kegiatan. Di tengah peliputan yang dilakukan berbagai media serta kehadiran warga yang melibatkan diri sejak awal, kegiatan ini dianggap sebagai bentuk transparansi dan kolaborasi multipihak yang mampu memperkuat rasa kepercayaan masyarakat kepada dunia medis dan lembaga pendukung kemanusiaan.

Kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut tidak hanya menyembuhkan luka-luka fisik yang ditinggalkan banjir, tetapi juga menjadi ruang pemulihan bersama yang memberi harapan baru bagi masyarakat Pining. Di tengah keterbatasan, tenaga medis dan relawan berhasil memperlihatkan bahwa dengan kerja sama dan kepedulian, masyarakat bisa bangkit kembali dan menata hari esok dengan semangat yang tak surut oleh bencana. (J.PORANG)

Berita Terkait

Bea Cukai Langsa Gagalkan Penyelundupan Ratusan Satwa Liar Dilindungi yang Diduga Akan Diekspor ke Thailand
Desa Panton Luas Kec.Tapaktuan: Masyarakat Hidup Damai dan Bersahabat Dengan Alam dan Satwa Harimau
9 Bulan Mirwan MS Aktif Memimpin, Aceh Selatan Kebanjiran Rekomendasi Izin Usaha Pertambangan
Bupati Aceh Timur Sambut Hangat Relawan Petani Muda Millenial Sesudah Melaksanakan Penyaluran Donasi Terdampak Bencana Aceh
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Langsung Pergantian Pasukan dalam Kegiatan Bakti Sosial di Kampung Pining
Sosok Humanis Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Alibasyah Hadir dengan Doa dan Kepedulian
Dana Darurat Rp24 M Mandek, Pemko Subulussalam Dikecam: Jangan Jual Kemiskinan & Bencana!
Sebanyak 519 Keluarga Terdampak Bencana di Gayo Lues Terima Dana Tunggu Hunian

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 13:41 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Bersama Kejaksaan Negeri Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Dugaan Tindak Pidana Menghilangkan Jiwa Orang Lain

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:37 WIB

Tradisi “Koro Jamu” di Gayo: Lelaki Diangkap yang Terbatas Jadi Pemimpin Adat

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:34 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pengabdian

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tokoh Masyarakat Gayo Lues Dukung Penuh Polri di Bawah Komando Langsung Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:44 WIB

Pengukuhan Jabatan Wadanyon Para Pasi Serta Danki dan Jajaran Batalyon D Pelopor Brimob Aceh

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:02 WIB

Warga Pasir Putih Masih Terisolasi Pascabencana, Kepala Desa Minta Perhatian Pemerintah Pusat

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:32 WIB

Bupati Gayo Lues Lepas Keberangkatan Umroh Juara MTQ, Harap Prestasi Jadi Inspirasi

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:29 WIB

Dharma Wanita Persatuan Gayo Lues Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana

Berita Terbaru

ACEH TIMUR

Tragedi Idi Cut 3 Februari 1999 Pelanggaran HAM Berat?

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:18 WIB