Ketua Umum DEMA Ushuluddin dan Filsafat Kecam Pengadaan Mobil Dinas BRA Sebesar 20 Miliyar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:28 WIB

50232 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | Zuhari Alvinda Haris, Ketua Umum Dema Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (DEMA FUF) mengecam keras pengadaan mobil Dinas Badan Reintegrasi Aceh (BRA) senilai 20 Miliyar rupiah. Pengadaan ini sangat melukai hati masyarakat Aceh ditengah situasi bencana yang belum stabil.

Zuhari menyampaikan, seharusnya pemerintah Aceh lebih selektif dalam menentukan arah kebijakan alokasi anggaran ke dinas yang ada di Aceh termasuk BRA ” Dalam keadaan sekarang, pemerintah Aceh tidak boleh menutup mata dalam pengadaan anggaran ke Dinas-dinas. Apalagi mengalokasikan dana yang begitu besar ke titik yang tidak diperlukan sama sekali. Dan pemerintah Aceh harus betul-betul selektif dalam mengarahkan uang rakyat ini.” Ujarnya

Ia juga menegaskan “uang senilai 20 miliyar rupiah bukanlah angka yang sedikit. Uang rakyat bukanlah untuk memuaskan hasrat birahi pemerintah Aceh apalagi BRA Aceh. Uang rakyat adalah milik rakyat dan harus disalurkan kepada rakyat yang sedang membutuhkan. Apalagi sekarang Aceh dalam kondisi kacau balau diterpa bencana besar. Pemerintah harus sadar dan peka akan hal itu” Lanjutnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zuhari mengecam keras pemerintah Aceh akan kecerobohan pemerintah dalam memutuskan penempatan uang rakyat, ” Saya sebagai mahasiswa yang menjadi perpanjangan tangan rakyat mengecam keras kecerobohan yang dilakukan pemerintahan Aceh. Pengadaan 20 miliyar untuk membeli mobil dinas BRA Aceh bukanlah keputusan yang tepat. Hal itu membuat luka di hati rakyat Aceh makin menjalar. Aceh sedang berduka. Jangan menambah luka baru dengan hadirnya kepentingan-kepentingan lain diatas kepentingan rakyat. Dan saya tegaskan, Aceh bukan tempat untuk memuaskan hasrat birahi birokrasi.” Kecam Zuhari.

Zuhari menutup pernyataannya dengan mendesak pemerintah Aceh untuk membatalkan pengadaan mobil dinas BRA senilai 20 miliyar rupiah. ” Dan saya mendesak, pemerintah Aceh agar membatalkan pengadaan mobil dinas BRA senilai 20 miliyar. Jangan sampai gara-gara kepentingan sekelompok orang rakyat menjadi korban politik dari manipulasi anggaran yang dilakukan pemerintah Aceh. Dan jelas, pemerintah pusat mengalokasikan dana tambahan itu bukan untuk memuaskan nafsu birokrasi Aceh tapi untuk rakyat yang sedang kelaparan, kehausan, kesusahan di tengah bencana besar Aceh. ” Jelasnya

“Oleh karena itu, jika kepentingan birokrasi diatas kepentingan rakyat maka jangan salahkan rakyat Aceh bergerak ke jalanan memperjuangkan hak-hak yang seharusnya didapati masyarakat Aceh.” Tutupnya (*)

Berita Terkait

156 Ribu Anak Aceh Terancam Stunting, APBA 2026 Nihil Anggaran, Sekda Aceh Dinilai Gagal Terjemahkan Visi Gubernur
Anggaran Seremonial Rp72,7 Miliar Disorot Kemendagri, TAPA Aceh Dituding Menyimpang dari RPJMA dan Mengkhianati Rakyat
Dana Bencana Rp132 Miliar Dipertanyakan, Alamp Aksi Desak Sekda Bertanggung Jawab dan KPK Turun Tangan
Menjelang Pemilihan Rektor USK, Tujuh BEM Fakultas Ungkap Retaknya Representasi Mahasiswa
Tata Kelola Birokrasi Amburadul dan Penanganan Bencana Lamban, Pergantian Sekda Aceh Tak Bisa Ditunda
Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Gelar Upacara Hari Pabean Internasional 2026
Ketua Umum HMI FKIP USK: Pengadaan Mobil Dinas BRA Rp20 Miliar adalah Penghinaan di Tengah Duka Aceh
Soal Rekomendasi IUP, Pernyataan Klaim Sekdis DPMPTSP Aceh Selatan Dinilai Menyesatkan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:26 WIB

Paska Banjir Dan Longsor PT Socfindo Seumayam Bantu Bersihkan Halaman Dayah Pesantren

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:31 WIB

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji’u Khabar Duka Cek GUH Rimueng Kila Meninggal Dunia.

Rabu, 28 Januari 2026 - 03:29 WIB

Zulkarnain Mantan Aktifis Dan Juga Ketua Komisi II DPRK Nagan Raya Siap Backup Pemkab Jika PT. KIM Melawan

Rabu, 28 Januari 2026 - 03:04 WIB

T. Jamaludin, S.Sos.,MM Ketua APKASINDO Perjuangan Dukung Program Pemkab

Selasa, 27 Januari 2026 - 01:49 WIB

Silent Invasion China dan Rapuhnya Imajinasi Kebangsaan Indonesia

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:56 WIB

Klarifikasi Isu Penanganan Pasien, Direktur RSUD-SIM Pastikan Proses Rujukan Sudah Berjalan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 01:37 WIB

BPN, Potret Ketamakan Negara atas Hak Rakyat dan Gerbang Subur Mafia Tanah

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:38 WIB

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Nagan Raya Coffee Morning Bersama Advokat dan Pengacara

Berita Terbaru