Narasi Negatif Masif di Aceh Selatan; Naufal SA: Mari Jaga Stabilitas Secara Bersama!

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:20 WIB

50422 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh:
Naufal Syahputra Adha,
Sekretaris Umum Ikatan Mahasiswa Aceh Selatan-Lhokseumawe (IMAS-Lhokseumawe).

Akibat dari marak dan masifnya pergerakan narasi negatif yang notabenenya sarat akan politisasi hingga dapat menciptakan perpecahan dan mengganggu stabilitas sosial dan politik di Aceh Selatan, Tokoh Mahasiswa Aceh Selatan di Lhokseumawe, Naufal Syahputra Adha, Sekretaris Umum Ikatan Mahasiswa Aceh Selatan-Lhokseumawe (IMAS-Lhokseumawe) angkat bicara.

Menurut keterangan anak muda yang akrab dipanggil Naufal itu, marak dan masifnya pergerakan narasi negatif di Aceh Selatan dapat berakibat fatal seperti menciptakan perpecahan dan mengganggu stabilitas politik dan sosial sehingga memperlambat proses perbaikan untuk kemajuan Aceh Selatan itu sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Narasi negatif yang berkembang tanpa dasar informasi yang jelas berpotensi memecah-belah masyarakat serta mengganggu stabilitas sosial. Jika hal ini dibiarkan, maka upaya perbaikan dan kemajuan Aceh Selatan akan ikut terhambat.” Tegasnya.

Naufal Syahputra Adha menegaskan bahwasanya Aceh Selatan tak butuh kegaduhan sehingga apabila kegaduhan tersebut dibiarkan maka persatuan dan kemajuan daerah lah yang akan menjadi korbannya.

“Aceh Selatan tak butuh kegaduhan. Apabila kegaduhan dibiarkan maka persatuan dan kemajuan daerah akan menjadi korban. Tentunya kami mahasiswa Aceh Selatan tak ingin ini terjadi sehingga kami merasa perlu hadir dalam memberikan penjelasan terkait hal ini. Sebagaimana fungsi mahasiswa adalah pengontrol sosial.” Lanjutnya.

Sekretaris Umum IMAS-Lhokseumawe itupun melanjutkan pernyataan nya dengan menyampaikan pesan kepada seluruh lapisan masyarakat Aceh Selatan untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi negatif yang bermuara pada nilai yang tak baik itu dengan menjadi pembaca yang cerdas dengan meningkatkan literasi informasi yang akurat.

“Kami mengajak kepada masyarakat untuk mari menjadi pembaca yang cerdas dengan mengedepankan literasi informasi yang akurat agar terhindar dari narasi yang dapat memecah-belah dan mengorbankan masa depan Aceh Selatan.” Tegas Naufal kembali.

Di akhir pernyataannya, Naufal mengajak seluruh mahasiswa Aceh Selatan sebagai generasi intelektual muda untuk turut hadir di tengah masyarakat dengan memberikan edukasi dan pemahaman yang konstruktif, sesuai dengan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan pengontrol sosial.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa Aceh Selatan yang merupakan intelektual muda dan generasi penerus bagi Aceh Selatan kedepannya untuk sama-sama mengedukasi masyarakat agar tak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi negatif sebagaimana ini juga adalah tuntutan dari fungsi mahasiswa itu sendiri.” Tutup Naufal.
Mohon izin mengirimkan tulisan Kanda

Berita Terkait

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong
3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi
DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua
Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!
Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang
Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi
ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan
Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:57 WIB