slot preparation.lsrs.lu

Pekerjaan Perbaikan Jalan Nasional di Singgah Mulo Sebabkan Antrean Akibat Sistem Buka-Tutup

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 01:51 WIB

50486 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Masyarakat yang melintasi jalur Nasional yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues diminta untuk lebih berhati-hati dan bersabar, terutama saat melintasi titik perbaikan badan jalan di kawasan Desa Singgah Mulo, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Proyek perbaikan jalan nasional ini tengah menerapkan sistem buka-tutup akibat aktivitas alat berat di lokasi, sehingga menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang.

Penerapan buka-tutup dilakukan dengan pertimbangan keamanan dan efektivitas pekerjaan, khususnya saat proses pengerukan material dari sisi bukit yang longsor ke badan jalan. Batu dan tanah yang digali kemudian digunakan untuk menimbun sisi jalan yang mengalami amblas. Proses ini memerlukan kehati-hatian tinggi karena melibatkan material berbatu yang sulit dipindahkan hanya dengan waktu singkat.

“Kami harus melakukan buka-tutup jalan selama beberapa hari ini karena adanya pengerukan material dari atas badan jalan. Setelah itu, material dialihkan ke sisi jalan yang ambles. Karena struktur materialnya terdiri dari batuan besar, penanganannya tidak bisa dilakukan dengan cepat. Kami mohon maaf atas gangguan yang ditimbulkan terhadap kelancaran perjalanan masyarakat,” ujar salah satu petugas dari rekanan proyek yang mengawasi alat berat di lokasi, Selasa (11/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pekerjaan ini merupakan bagian dari program penanganan darurat jalan nasional oleh Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, dengan nilai proyek lebih dari Rp10 miliar. Terdapat dua titik pekerjaan yang ditangani secara bersamaan, yakni di Desa Singgah Mulo dan Desa Meloak, keduanya di Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues. Kondisi geografis yang rawan longsor dan curah hujan yang tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi para pekerja di lapangan.

Kontraktor pelaksana proyek ini adalah PT Shafira Group, yang bertanggung jawab menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis serta tenggat waktu yang telah ditetapkan. Sistem buka-tutup jalan dilakukan sebagai langkah keselamatan bagi pengguna jalan maupun pekerja proyek, mengingat medan jalan yang sempit dan rawan tergelincir saat hujan.

Masyarakat yang melintasi jalur ini, terutama kendaraan dari arah Kutacane menuju Blangkejeren atau sebaliknya, diminta untuk memperkirakan waktu tempuh perjalanan karena potensi keterlambatan. Selain itu, disarankan untuk tidak memaksakan melintas saat alat berat sedang beroperasi dan mengikuti arahan petugas proyek di lokasi.

Kondisi jalan yang basah dan licin akibat hujan juga membuat truk dan kendaraan berat membutuhkan kehati-hatian ekstra, sehingga pengguna kendaraan kecil diimbau menjaga jarak aman dan tidak menyalip secara sembarangan. Antrian dan perlambatan arus lalu lintas diperkirakan masih akan terjadi selama masa pengerjaan berlangsung.

Pihak pelaksana berharap masyarakat mendukung kelancaran proyek ini dengan bersikap kooperatif di lapangan. Dengan penanganan yang tepat dan sesuai prosedur teknis, ruas jalan nasional ini nantinya diharapkan lebih aman digunakan dan mampu memperlancar konektivitas antardaerah di kawasan tengah Aceh. (*)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Selasa, 3 November 2026 - 01:20 WIB

Polsek Bambel Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Bambel, Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB