Dekranasda Aceh Lakukan Pembinaan Langsung ke Pengrajin Kampung Sere Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:55 WIB

50654 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Tim pembinaan Dekranasda Aceh mengunjungi Kampung Sere, Kecamatan Blangkejeren, untuk memberikan pembinaan langsung kepada para pengrajin di wilayah tersebut, Rabu (27/08/2025). Kegiatan ini bertujuan mendengar keluhan, masukan, serta aspirasi para pengrajin sekaligus memberikan bimbingan terkait pengembangan usaha kerajinan lokal.

Ketua Dekranasda Kabupaten Gayo Lues, Ny. Rita Elviani Suhadi, menjelaskan bahwa di Kampung Sere terdapat 24 kepala keluarga yang berprofesi sebagai pengrajin. “23 KK pengrajin kerawang dan satu KK pengrajin pandai besi, dan dari setiap KK terdapat dua orang pengrajin,” ujarnya. Ia menambahkan, sebagian besar pengrajin telah mengikuti pelatihan baik dari dalam maupun luar daerah dan telah mendapatkan sertifikat maupun piagam sebagai bukti kompetensi.

Dalam pertemuan tersebut, Ny. Rita menjelaskan peran Dekranasda Gayo Lues dalam membina para pengrajin, antara lain mensosialisasikan izin usaha, membantu pembuatan merek dagang, mendaftarkan pengrajin dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), mengusulkan pelaku UMKM untuk mengikuti pelatihan, serta mempromosikan produk melalui pameran. Ia berharap di masa mendatang, produk kerajinan yang dihasilkan pengrajin Kampung Sere dapat dipromosikan melalui media sosial agar dikenal lebih luas, baik secara nasional maupun global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapannya, Dekranasda Aceh dapat memberikan bimbingan, dukungan, dan bantuan seperti peralatan, pelatihan, bahan baku, rumah produksi, dan lainnya, sehingga kerajinan di Kabupaten Gayo Lues, baik kerawang maupun produk lainnya, dapat semakin dikenal,” ujarnya.

Pengulu Kampung Sere, Abdul Manan, menyatakan harapannya agar hasil kerajinan masyarakat lebih diperhatikan dan dapat ditampung serta dipasarkan oleh Dekranasda Gayo Lues. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan promosi produk agar pengrajin dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih signifikan.

Ketua Tim Pembinaan Dekranasda Aceh, Zulkifli, menyampaikan bahwa seluruh masukan dan permohonan bantuan akan dicatat dan dibahas dalam forum Dekranasda Provinsi Aceh. Menurutnya, pembinaan ini juga menitikberatkan pada manajemen dan administrasi usaha pengrajin, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas dan profesionalisme pengrajin lokal. “Kami melakukan pembinaan kepada para pengrajin, ada beberapa juknis dan teknis yang akan kami bicarakan. Fokusnya lebih ke arah manajemen dan administrasi,” jelasnya.

Setelah sesi pembukaan, tim Dekranasda Aceh melanjutkan pembinaan secara langsung, mendengarkan keluhan dan masukan dari pengrajin, serta memberikan saran untuk pengembangan usaha mereka. Tim juga melihat langsung hasil kerajinan yang dipamerkan, mulai dari pakaian, serbet, syal, kain, payung, hingga tas bermotif kerawang Gayo.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengrajin lokal, meningkatkan kualitas produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas. Dengan adanya dukungan dari Dekranasda Aceh dan Kabupaten, pengrajin Kampung Sere diharapkan dapat meningkatkan daya saing produknya di tingkat nasional maupun internasional. (red)

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Ajak Pekerja dan Masyarakat Bersatu untuk Kesejahteraan di Hari Buruh 2026
Kapolres Gayo Lues Tegaskan Pentingnya Sinergi Semua Pihak untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Hari Pendidikan Nasional 2026
Warga Pasir Putih Meninggal Dunia di Tengah Jalan, Penanganan Pascabencana Dinilai Belum Sentuh Kebutuhan Dasar
Diduga Tak Berizin, Dua Perusahaan Getah Pinus di Gayo Lues Tetap Beroperasi
Berkas Izin Tak Tuntas, Ekspor Dipersoalkan, PT Rosin Trading Internasional Didesak Diperiksa Polda Aceh
Belum Ada Izin, Produksi Tetap Jalan dan Limbah Diduga Mengalir: PT Rosin Trading Internasional di Gayo Lues Didesak Ditertibkan
Teguran Berulang, PT Rosin Internasional Diduga Belum Penuhi Kewajiban Lingkungan
Satu per Satu Pengangkut Getah Pinus Ditangkap, PT Rosin Internasional Masih Luput dari Proses: Polda Aceh Didesak Membuka Akar Persoalan di Gayo Lues

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:15 WIB

Wakapolda Riau: Zero Tolerance Narkoba, 27 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan di Meranti

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:55 WIB

Datuk Seri Afrizal Cik Apresiasi Polres Meranti Ungkap 60 Kg Sabu: Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa

Kamis, 30 April 2026 - 19:53 WIB

Kunjungan Kerja Ketua MPR RI di Pringsewu, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 00:48 WIB

Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka

Rabu, 29 April 2026 - 16:15 WIB

Diduga Tak Berizin, Dua Perusahaan Getah Pinus di Gayo Lues Tetap Beroperasi

Selasa, 28 April 2026 - 23:32 WIB

Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031

Jumat, 24 April 2026 - 14:36 WIB

BKMT Gelar Bimbingan Psikologis dan Praktik Tayamum bagi Pasien di RSU Munyang Kute

Jumat, 24 April 2026 - 14:34 WIB

Dinsyar Bener Meriah Perkuat Layanan Spiritual, Bimbing Pasien RSU Muyang Kute Praktik Tayamum

Berita Terbaru