Negara Hadir di Jantung Hutan: Pemusnahan 25 Hektar Ladang Ganja oleh Tim Gabungan di Nagan Raya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 25 Juni 2025 - 16:12 WIB

50229 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NAGAN RAYA | Di tengah rimba pegunungan yang sunyi dan sulit dijangkau, sebuah operasi gabungan antara aparat penegak hukum dan otoritas kepabeanan menorehkan sejarah penting dalam perang melawan narkotika di Aceh. Seluas 25 hektar ladang ganja berhasil ditemukan dan dimusnahkan dalam aksi yang berlangsung dramatis di wilayah Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, pada Selasa, 24 Juni 2025.

Kegiatan ini merupakan hasil pengembangan dari penindakan kasus 27 kilogram ganja kering yang dilakukan pada 22 Mei 2025 di Kabupaten Bener Meriah. Saat itu, tim gabungan dari Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe, dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri melakukan penindakan yang berhasil menyita ganja dalam jumlah besar, meski para pelaku sempat melarikan diri dari lokasi.

Namun, pengejaran tidak berhenti. Berbekal informasi dan kerja intelijen yang solid, dua orang tersangka berinisial YH dan KR berhasil diamankan di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Tengah pada pertengahan Juni. Dari pengakuan para tersangka, terungkap bahwa barang bukti berasal dari ladang ganja yang tersembunyi di balik perbukitan Desa Blang Meurandeh dan Desa Kuta Teungoh, wilayah Nagan Raya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim gabungan yang terdiri dari Kanwil DJBC Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe, Bea Cukai Meulaboh, Bareskrim Mabes Polri, Polda Aceh, dan Polres Nagan Raya langsung bergerak cepat. Dalam operasi lapangan yang berlangsung selama enam hari, mereka menembus hutan belantara, melintasi sungai dan lereng terjal, hingga akhirnya berhasil menemukan delapan titik ladang ganja dengan total estimasi luas mencapai 25 hektar.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, membenarkan temuan tersebut. “Dari hasil operasi ditemukan total sebanyak 8 titik ladang ganja dengan perkiraan luas lahan kurang lebih 25 hektare,” ungkap Brigjen Eko dalam keterangan persnya, Selasa (24/6/2025). Ia menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil sinergi erat antara Bareskrim Polri, Polda Aceh, Polres Nagan Raya, serta Bea Cukai.

Puncak operasi dilakukan pada hari yang sama, dengan pemusnahan seluruh ladang ganja langsung di lokasi. Api membakar tuntas tanaman-tanaman terlarang yang selama ini menjadi sumber pasokan narkotika. Asap hitam yang membumbung tinggi menjadi simbol kemenangan negara atas kejahatan yang mengintai generasi muda.

Lebih dari sekadar pemusnahan tanaman ilegal, ini adalah pernyataan tegas bahwa negara hadir dan tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan narkotika. Dalam hening hutan Aceh, para aparat tak hanya membawa senjata dan perlengkapan, tetapi juga membawa harapan—bahwa masa depan negeri ini bisa bersih dari narkoba.

Dengan semangat juang dan kerja sama yang kokoh antarinstansi, operasi ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia tidak tinggal diam. Selama ada ancaman terhadap masa depan bangsa, aparat penegak hukum bersama Bea Cukai akan terus bergerak, menembus batas, dan bertarung demi kehidupan yang lebih aman dan sehat bagi seluruh rakyat. (red)

Berita Terkait

Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral
Masyarakat Nagan Raya Kini Bisa Berobat Cukup dengan KTP dan KK. Ini Penjelasan Bupati TRK
Tasyakur Ke -9 Dan Pelepasan Murid MIN 3 Nagan Raya Tahun Ajaran 2025-2026.
YLBH AKA Nagan Raya Minta Penegak Hukum Proses Oknum Dewan Terlibat Dugaan Pengeroyokan
Breaking News : Satu Warga Nagan Raya Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi Di Rumah Transmigrasi Desa Blang Lango
Breaking News : Satu Warga Nagan Raya Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi Di Gebuk Transmigrasi Desa Blang Lango
Bupati TRK Diwakili Plt Sekda Ikuti Peresmian Operasional 1.061 KDKMP Secara Virtual
PT Socfindo Semayam Salurkan Bantuan Sembako untuk Penyandang Disabilitas

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 01:15 WIB

PT Hopson Kembali Diduga Beroperasi, Aparat Dinilai Tak Bernyali Menegakkan Keputusan Pembekuan

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:01 WIB

PT Hopson Tertangkap Lagi Beraksi, Hukum dan Negara Diuji di Siang Bolong Gayo Lues

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:35 WIB

Tasmi’ Al-Qur’an SD Negeri 5 Blangkejeren Jadi Ruang Menanamkan Nilai Qurani Sejak Dini

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:19 WIB

Festival Ceria Anak Bangsa Hadirkan Kegembiraan dan Kreativitas di TK Negeri 2 Blangkejeren

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:24 WIB

Kepala SMAN 1 Putri Betung Sampaikan Ucapan Idul Adha 1447 H, Ajak Warga Sekolah Tingkatkan Kepedulian dan Kebersamaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:15 WIB

PT Hopson Kembali Diduga Jalankan Produksi Ilegal Tengah Malam, Di Mana Negara dan Aparat Penegak Hukum?

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:57 WIB

Beroperasi Lagi di Malam Hari, PT Hopson Tunjukkan Pembangkangan Terang-terangan terhadap Negara

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:19 WIB

SMAN Seribu Bukit Kembali Ukir Prestasi Nasional, Jadi Satu-Satunya Wakil Sumatera di FIKSI 2026

Berita Terbaru

NASIONAL

PB PII Gaungkan Semangat Kebangkitan Pelajar di Harba ke-79

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:35 WIB