Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

50273 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah | Yayasan Pasak Reje Linge mengadakan open donasi untuk korban dan masyarakat terdampak longsor-banjir Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. “Sudah berjalan sejak dua hari yang lalu (Sabtu). Donasi bisa berupa uang atau barang. Mudah-mudahan, banyak yang berpartisifasi, sehingga banyak yang terbantu nantinya,” kata Arlina, Ketua Yayasan Pasak Reje Linge, Takengon, Senin (5/1/2026).

Kebutuhan yang mendesak untuk saat ini, ungkap Arlina, meliputi sembako, kebutuhan di pengungsian (tenda, selimut, kasur, kelambu), perlengkapan dapur, obat-obatan, air bersih, dan perlengkapan sekolah anak-anak. “Bantuan berupa barang, dapat langsung diantarkan ke Sekretariat Yayasan Pasak Reje Linge, yang beralamat di Lorong Bank Aceh, Kampung Kayu Kul, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah,” tuturnya.

Dilanjutkan mantan Anggota DPRK Aceh Tengah itu, bantuan dalam bentuk uang, dapat ditransfer ke rekening Bank Aceh Syariah dengan nomor 05001080000114, atas nama Yayasan Pasak Reje Linge, dan donasi yang dikirim, dikonfirmasi ke nomor 081277658724 (Arlina), 081361220435 (Yusradi Usman al-Gayoni), 08116856116 (Hajar Ashwad), 082277625930 (Kamarudin), 085262563611 (Taufan Juwana) atau 082215337268 (Rahmadi).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara terpisah, Pembina Yayasan Pasak Reje Linge yang sekaligus Diaspora Inggris-Indonesia, Yusradi Usman al-Gayoni, melalui WhatsApp dari London, Inggris, menyebutkan, “Untuk saat ini, siapa pun, yang terpenting, bagaimana kita bisa berbuat, membantu saudara kita yang ada di Aceh, Sumut, dan Sumbar, terlebih lagi di Tanoh Tembuni. Pasalnya, apa pun yang kita kerjakan, sekecil apa pun, meski tidak langsung, sangat berarti bagi para korban dan masyarakat yang terdampak longsor dan banjir Sumatera.”

Lebih-lebih lagi, terang Inisiator World Gayonese Community (Diaspora Gayo Dunia) itu, longsor dan banjir yang terjadi tanggal 26 November 2025 lalu, dari cakupan wilayah dan dampaknya, jauh lebih luas dan berat dari tsunami Aceh 2004. “Untuk benar-benar pulih pun, bisa 3-5 tahun. Itupun kalau dilakukan dengan cepat, tepat, terukur, dan optimal. Kalau tidak, bisa lebih lama lagi, 5-7 tahun. Karenanya, bantuan kita sangat berarti. Apalagi, setelah masa tanggap darurat selesai dan bantuan dari luar tiga provinsi ini mulai kurang,” tutup Yusradi yang pernah keja di Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Sumut dan NGO asal Prancis (Handicap International) tersebut. (*)

Berita Terkait

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga
Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah
PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor
Membaca” Curah Hujan, Banjir dan Longsor
Aksi Nyata : Puluhan Personil Brimob Aceh Sigap Bantu Mobilitas Warga Kampung Beurawang Aceh Tengah
Mersah Dusun Bukit Toweren dan Mersah Rawe Terima Bantuan Sarana Ibadah
KAMMI Daerah Gayo X RKP Aceh Hadirkan Trauma Healing dan Salurkan Bantuan ke Aceh Tengah dan Bener Meriah
Polisi Naik Motor Salurkan Bantuan ke Wilayah Terisolasi di Aceh Tengah

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:18 WIB

Kapolres Nagan Raya Menghadiri Peresmian Jembatan Bailey Nagan Raya Via Aceh Tengah

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:10 WIB

Tersangka Kasus Asosila Dilimpahkan Ke Kejaksaan. Ini Kata Kasat Reskrim Polres Nagan Raya

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:06 WIB

Bareskrim Polri Telusuri Dugaan Illegal Logging Usai Banjir Bandang di Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 - 00:34 WIB

Polres Bener Meriah Ungkap Kasus Pembunuhan Pasutri, Pelaku Ditangkap Kurang dari 12 Jam

Senin, 5 Januari 2026 - 13:29 WIB

Suami Tewas, Istri Kritis dalam Dugaan Pencurian dengan Kekerasan di Bener Meriah

Minggu, 4 Januari 2026 - 03:30 WIB

KUHAP Baru Dinilai Marzuki Darusman Sebagai Alat Pembungkam Demokrasi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:29 WIB

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Bangun Sumur Bor untuk TPA Babul Jannah dan Warga Sekitar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:13 WIB

Polres Nagan Raya Gelar Trauma Healing Pasca Banjir Bandang di Tripa Makmur

Berita Terbaru