ACEH TENGAH | Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengalami insiden saat melakukan kunjungan kerja ke daerah terdampak banjir di kawasan Pameu, Kabupaten Aceh Tengah, Ahad (21/12/2025). Rakit darurat yang ditumpangi Fadhlullah bersama rombongan sempat terbalik ketika menyeberangi sungai menuju lokasi. Insiden ini terjadi di tengah upaya pemerintah Aceh untuk menjangkau wilayah terisolasi akibat rusaknya akses jalan utama pascabanjir dan longsor yang melanda kawasan tersebut sejak akhir November 2025.
Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari langkah konkret Pemerintah Aceh dalam memastikan penanganan bencana hidrometeorologi berjalan optimal, termasuk dalam hal distribusi bantuan dan pemulihan infrastruktur di daerah terpencil. Pemerintah menilai bahwa kehadiran langsung di lapangan merupakan hal prinsipil untuk memahami secara menyeluruh kondisi masyarakat terdampak serta memastikan kebutuhan dasar mereka seperti pangan, air bersih, listrik, dan layanan kesehatan terpenuhi.
Perjalanan menuju Pameu tidak mudah. Rombongan Wakil Gubernur bersama General Manager PLN harus menempuh jalur alternatif karena akses darat utama menuju lokasi rusak berat dan tidak dapat dilalui kendaraan. Jalur alternatif itu mengharuskan rombongan menyusuri hutan serta menyeberangi sungai dengan menggunakan rakit darurat. Saat penyeberangan di salah satu titik sungai, rakit yang mereka tumpangi kehilangan keseimbangan dan terbalik, menyebabkan Wakil Gubernur dan beberapa anggota rombongan tercebur ke dalam aliran sungai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Upaya penyelamatan segera dilakukan oleh tim pendamping dan aparat yang mengawal kunjungan tersebut. Dalam waktu singkat, Fadhlullah dan seluruh rombongan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Peristiwa ini sekaligus menjadi potret nyata betapa berat dan berisikonya upaya menjangkau warga di daerah bencana, terutama yang terisolasi akibat infrastruktur rusak.
Meski mengalami insiden, Fadhlullah tetap melanjutkan kunjungan dan menemui warga yang telah menunggu sejak pagi. Masyarakat di kawasan Pameu tampak menyambut hangat kehadiran wakil gubernur. Anak-anak terlihat bersorak riang, sebagian membawa bendera kecil dan berharap kedatangan rombongan membawa kabar baik untuk pemulihan wilayah mereka. Dalam dialog singkat dengan warga dan perwakilan aparatur kampung, Fadhlullah menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan solusi jangka pendek maupun jangka panjang pascabencana.
Pemerintah Aceh diketahui sedang memobilisasi berbagai sumber daya untuk mempercepat pemulihan di wilayah-wilayah yang terdampak banjir, terutama kawasan pedalaman yang terisolasi. Langkah-langkah yang diambil di antaranya pemulihan jaringan listrik, perbaikan akses transportasi, penyediaan logistik darurat, serta pendataan kebutuhan pascabencana. PLN juga tengah berupaya menormalisasi jaringan listrik di sejumlah titik yang sempat terganggu akibat bencana alam.
Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf juga melakukan kunjungan lapangan ke wilayah Gayo Lues pada waktu yang hampir bersamaan. Kunjungan ganda oleh pimpinan tertinggi di Aceh ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak bencana secara terstruktur dan merata di seluruh daerah terdampak.
Insiden terbaliknya rakit dalam kunjungan kerja kali ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh pemangku kepentingan akan pentingnya mempercepat pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana di kawasan pedalaman Aceh. Selain itu, peristiwa ini juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergi lintas lembaga dalam menjamin keselamatan pejabat, relawan, dan masyarakat yang terlibat langsung dalam tanggap darurat bencana.
Kunjungan Wakil Gubernur ke Pameu tak hanya menyampaikan pesan empati kepada warga terdampak, tetapi juga mempertegas bahwa negara hadir di tengah kesulitan warganya, sejauh dan seberat apa pun rutenya. (*)





































