Langkah 11 Kilometer di Tengah Banjir Desa Babah Krueng

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 21:54 WIB

50310 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Muhamad Faris, Mahasiswa Fakultas Adab Dan Humaniora UIN Ar Raniry

BANDA ACEH | Banjir bandang yang melanda Desa Babah Krueng, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, beberapa waktu lalu meninggalkan dampak besar bagi kehidupan warga. Saya berada di desa tersebut sebagai peserta KPM kebencanaan, membantu proses pembersihan fasilitas umum setelah air surut.

Hari itu kami membersihkan musala desa dan kantor sekretariat. Lumpur menempel tebal di lantai, kursi-kursi plastik berat saat diangkat, dan sisa air masih menggenang di beberapa sudut ruangan. Sejak pagi hingga sore, aktivitas kami diisi dengan mencangkul lumpur dan mengembalikan fungsi ruang-ruang publik yang sempat lumpuh. Di sela waktu istirahat, saya mendengar cerita kepala desa tentang peristiwa saat banjir datang. Cerita itu bukan hanya tentang derasnya air, tetapi tentang tindakan cepat seorang kepala desa bernama Ismail.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan yang saya konfirmasi langsung, saat banjir terjadi Ismail sedang berada di kecamatan lain. Ketika mendapat kabar bahwa desa Babah Krueng terendam banjir bandang, akses kendaraan sudah sulit dilalui. Tanpa menunggu bantuan, ia memilih berjalan kaki menuju desanya dengan jarak sekitar 11 kilometer. Air naik dengan cepat dan menggenangi permukiman warga hingga ketinggian sekitar tiga sampai empat meter, hampir mencapai atap rumah. Dalam kondisi tersebut, banyak warga terjebak di dalam rumah masing-masing.

Setibanya di desa, Ismail langsung ikut proses evakuasi. Dengan satu ban dan seutas tali sebagai alat bantu, ia berkeliling dari rumah ke rumah. Ia memastikan setiap orang dievakuasi dan tidak ada yang tertinggal, meski arus air masih kuat. “Yang terpenting waktu itu keselamatan warga,” ujar Ismail singkat saat kami berbincang. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai kepala desa. Proses evakuasi dilakukan dengan peralatan seadanya dan koordinasi sederhana antarwarga. Alhamdulillah, dalam peristiwa banjir bandang tersebut tidak ada korban jiwa

Sebagai relawan yang datang setelah bencana, pekerjaan kami berfokus pada pemulihan: membersihkan lumpur, menata kembali musala desa, dan mengaktifkan kembali kantor sekretariat desa. Namun dari cerita ini, saya melihat bahwa penanganan bencana tidak hanya soal bantuan yang datang kemudian, tetapi juga tentang keputusan cepat dan kehadiran pemimpin di saat paling genting.

Kini, musala Desa Babah Krueng kembali digunakan dan kantor desa mulai berfungsi normal. Jejak banjir perlahan dibersihkan. Namun langkah 11 kilometer yang ditempuh Ismail, serta evakuasi warga dengan satu ban dan tali, menjadi pengingat bahwa kepemimpinan di tingkat desa sering kali hadir dalam bentuk sederhana, tetapi berdampak besar bagi keselamatan banyak orang.

 

Berita Terkait

Segenap jajaran Kementerian ATR/BPN mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026🎉
Halo #SobATRBPN, bersama ini kami informasikan untuk selalu waspada terkait informasi palsu atau hoaks yang memicu penipuan.
Segenap jajaran Kementerian ATR/BPN mengucapkan Selamat Memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional Tahun 2026.
capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara
Jangan Hanya Butuh Saat Pencitraan Saja : YARA Desak Pemerintah Perhatikan Nasib Wartawan Yang Korban Banjir
Ketua Umum SMPA Soroti Kevakuman IPMD Sejak 2023, Dorong Konsolidasi dan Revitalisasi Organisasi Pemuda Darussalam
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Catatkan Kinerja Positif Tahun 2025

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:38 WIB

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Nagan Raya Coffee Morning Bersama Advokat dan Pengacara

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:34 WIB

Satlantas Polres Nagan Raya Gencar Tertibkan Knalpot Brong, Libatkan Peran Orang Tua dan Aparat Desa

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:57 WIB

Wabup Raja Sayang Dampingi Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Banjir di Beutong Ateuh

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:12 WIB

Zainal Abidin Kades Keude Linteung Buka Secara Resmi Musrenbang Desa tahun 2026

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:31 WIB

Sambut Isra Mikraj 1447 H, Pemkab Nagan Raya Gelar Tausiah di Masjid Giok

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:23 WIB

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Terduga Pelaku Judi Online Jenis Slot

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:47 WIB

Polres Kampar Gandeng Kodim 0313/KPR, Tertibkan Tambang Ilegal, Amankan Alat Berat & Pelaku

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:18 WIB

Sat Intelkam dan Satresnarkoba Polres Nagan Raya Berhasil Bongkar Jaringan Peredaran Sabu Dua Tersangka di Amankan

Berita Terbaru