slot preparation.lsrs.lu

Komisi I DPRK Pidie Perjuangkan Pembukaan Kuota PPPK untuk Honorer di MENPANRB

ADMIN

- Redaksi

Jumat, 17 Januari 2025 - 10:02 WIB

502,496 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Ketua Komisi I DPRK Pidie, Ir. Makrum Tahir, bersama anggota Komisi I lainnya, melakukan advokasi langsung ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk memperjuangkan aspirasi tenaga honorer di Kabupaten Pidie, khususnya tenaga kesehatan, guru, dan tenaga teknis, agar dapat diakomodasi dalam database Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Tgk Makrum, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa pihaknya sudah berada di Jakarta untuk memastikan koordinasi dengan Kementerian PANRB berjalan efektif. “Kami meminta agar database PPPK untuk Kabupaten Pidie dibuka kembali, khususnya bagi tenaga honorer yang belum lulus tahun 2024, sehingga mereka memiliki peluang lulus pada tahun 2025,” ujarnya, kamus (16/1/2025).

Ia juga menegaskan bahwa kesempatan ini adalah bentuk komitmen DPRK Pidie dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer yang telah mengabdi puluhan tahun. “Ini bukan hanya perjuangan DPRK Pidie, tetapi juga harapan ratusan honorer yang sudah lama menanti kepastian status mereka,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pertemuan dengan pihak Kementerian PANRB, Komisi I DPRK Pidie juga mendorong agar kuota khusus PPPK untuk Kabupaten Pidie segera dibuka. Tgk Makrum menyampaikan optimisme bahwa advokasi ini dapat memberikan hasil positif, terutama bagi honorer yang menjadi tulang punggung pelayanan publik di daerah.

“Kami berharap koordinasi ini akan menjadi awal yang baik untuk menyelesaikan masalah tenaga honorer di Kabupaten Pidie dan memastikan mereka mendapatkan hak yang layak atas pengabdian mereka,” tutup Tgk Makrum.

Berita Terkait

Penembakan di Tiro Harus Diusut Tuntas, Pang Lima TNI Jangan Tutup Mata, Persoalan Bendera Aceh Bukan Alasan Untuk Melakukan Kekerasan
SMPA Kecam Insiden Berdarah di Pidie, Desak Pengusutan Secara Transparan dan Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib
Ketua FORBES DPR RI-DPD RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga, Desak Penyelesaian Bendera Aceh Lewat Dialog dan Jalur Konstitusional
Tragedi Berdarah Tiro Minta Pemerintahan Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Pasca-Insiden Tragis di Tiro, Aktivis HAM Aceh Desak Forbes DPR/DPD RI Inisiasi Perundingan Tingkat Tinggi Bersama Sufmi Dasco
Kala Darah Jatuh di Tiro: Saatnya Forbes Ajak Dasco Selesaikan Bendera Aceh
Nasir Nurdin Angkat Bicara soal Tuduhan Suap, Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:15 WIB

KSO CV RNK Pucuk Rantau Dibatalkan, Tapi Masih Panen Sawit, Ojahan Sinurat Desak PT. Agrinas dan Pihak Kepolisian Tidak Tegas KSO CV. RNK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Dukung Empat Pemred di Riau Tempuh Langkah Hukum Balik atas Laporan Juari, Desak Dugaan Pelanggaran UU ASN dan UU Perkawinan Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Panitia, Pemerintah dan Aparat Keamanan Jadi Kunci Sukses Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:38 WIB

PETI Kerinci Masuk Fase Mengkhawatirkan, TNKS Terancam dan Negara Ditantang Bertindak Tegas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah*

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Lanjut Membuat Gorong-gorong ke Empat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 14:09 WIB