PKL Liar Bikin Pengunjung PKA Tak Nyaman

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 9 November 2023 - 05:09 WIB

50492 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Panitia Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 kewalahan mengatasi pedagang kaki lima (PKL) yang menjamur di badan jalan raya areal Taman Ratu Safiatuddin, Kota Banda Aceh. Padahal, pada malam pembukaan hingga hari kedua PKA berlangsung, keberadaan PKL tak terlihat.

Namun, memasuki hari ketiga para PKL mulai menjamur hingga membuat masyarakat yang ingin masuk ke arena utama PKA-8 terganggu. Hal itu juga membuat akses ambulans terganggu. Belum lagi masalah sampah yang berserakan di jalan membuat pemandangan tak enak.

Petugas keamanan telah berulang kali menegur, bahkan juga telah memfasilitasi dengan menyediakan tempat khusus kepada mereka, akan tetapi para PKL tersebut tetap tak menghiraukannya dan kembali berjualan di arena PKA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengunjung PKA8 dari Sigli, Mustafa mengatakan, kehadiran PKL liar di atas badan jalan sekitar arena PKA sangat mengganggu dan kurang nyaman.

“Berjualan di atas badan jalan ketika mau jalan kita saja susah dan sangat mengganggu,” kata Mustafa, Rabu, 8 November 2023.

Selain terganggu ketertiban, menurutnya juga mengganggu dari segi kenyaman langsung seperti macet di badan jalan. Untuk itu, Mustafa meminta pihak terkait untuk melakukan penertiban terhadap PKL liar yang berjulan di atas badan jalan.

Sementara itu, pengunjung lainnya Maulidi dari Aceh Timur mengaku juga sangat terganggu kehadiran PKL liar di badan jalan sekitar arena PKA.

“Perlu ditertibkan. Padahal sudah disediakan oleh panitia penyelenggara untuk mereka berjualan,” ujar Maulidi. [HS]

Berita Terkait

JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
Akademisi Soroti Penjaringan Dekan FK USK, Dinilai Terlalu Cepat dan Membatasi Regenerasi
Tagih Janji Prabowo! Konsorsium Hutan dan Sungai Aceh Desak Legalisasi Tambang Rakyat
Perkuat Sinergi Penjagaan Perbatasan, Kanwil DJBC Aceh Kunjungi Ditjen Imigrasi Aceh
PT GLEH Resmi Diluncurkan, Komitmen Jaga Lingkungan dan Kelola Limbah Medis di Aceh
Dispora Aceh Gelar “Goes To Campus” di Universitas Serambi Mekkah, Dorong Pemuda Tanggap Bencana
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
IWOI Aceh Desak Evaluasi Dana Pokir, Minta APH Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:39 WIB

Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Respons Laporan Warga, Industri Getah Pinus di Gayo Lues Diperiksa

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:31 WIB

Gerakan Kebangsaan: Negara Tak Boleh Takut, Sanksi Resmi Membuktikan PT Rosin Chemicals Indonesia Tak Layak Berlindung di Balik Administrasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:09 WIB

Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai

Kamis, 7 Mei 2026 - 04:50 WIB

Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WIB

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:10 WIB

Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:47 WIB

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:28 WIB

Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi

Berita Terbaru