Wakapolda Aceh Pimpin Sidang Terbuka Kelulusan Calon Akpol, Bintara, dan Tamtama TA 2025

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 6 Juli 2025 - 01:26 WIB

50162 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, memimpin langsung Sidang Terbuka Kelulusan Akhir seleksi terpadu penerimaan calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama tahun anggaran 2025. Sidang akhir tersebut digelar di Aula Presisi Polda Aceh, pada Rabu, 2 Juli 2025, dan dihadiri oleh para pejabat utama Polda, panitia seleksi, pengawas internal dan eksternal, serta para peserta seleksi.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda Aceh menyampaikan bahwa sidang terbuka ini merupakan tahapan penentu akhir dari seluruh rangkaian seleksi penerimaan anggota Polri yang dilaksanakan oleh Polda Aceh melalui Panitia Daerah (Panda) secara terpadu dan akuntabel.

Berdasarkan hasil seleksi akhir, peserta yang dinyatakan lulus terpilih terdiri dari:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • 9 calon Taruna Akpol

  • 4 Bintara Rekpro

  • 3 Bakomsus Kesehatan

  • 2 Bakomsus Hukum

  • 1 Bakomsus Gizi

  • 2 Bakomsus Akuntansi

  • 1 Bakomsus Tata Boga

  • 4 Bintara Polair

  • 17 Bintara Brimob

  • 88 Bintara Polisi Tugas Umum (PTU)

  • 38 Tamtama

Dalam sambutannya, Brigjen Ari menekankan bahwa tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan sosok-sosok anggota Polri yang bukan hanya kuat secara fisik dan mental, tetapi juga cakap secara intelektual, disiplin, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Setiap anggota Polri harus mampu berinovasi dan bertransformasi demi mewujudkan Polri yang presisi dan berwibawa. Perbaikan pelayanan publik juga harus terus diutamakan agar semakin modern, terintegrasi, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa penerimaan terpadu Polri merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri secara menyeluruh. Polda Aceh, kata dia, telah menjalankan seluruh tahapan seleksi dengan mengedepankan prinsip BETAH — Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, serta memastikan pelaksanaan yang jujur, objektif, unggul, dan kompetitif.

Dalam mendukung prinsip tersebut, berbagai metode modern seperti Computer Assisted Test (CAT) diterapkan dalam ujian psikologi dan akademik. Selain itu, proses seleksi juga diawasi ketat oleh unsur pengawas internal dan eksternal, seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), tim IT, serta instansi lain yang berkompeten.

“Dengan mekanisme seleksi seperti ini, peluang untuk melakukan kecurangan diminimalkan semaksimal mungkin. Ini bagian dari komitmen kami membangun Polri yang bersih dan dipercaya publik,” ujarnya.

Kepada para peserta yang dinyatakan lulus, khususnya calon Taruna Akpol, Wakapolda mengingatkan agar menjaga semangat, motivasi, serta komitmen untuk mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat dengan penuh kedisiplinan dan semangat juang tinggi.

Sementara kepada calon Bintara dan Tamtama yang akan menempuh pendidikan di luar Aceh, Brigjen Ari berpesan agar mereka selalu menjaga nama baik Polda Aceh dan menunjukkan perilaku terpuji, baik dalam kedisiplinan maupun dalam interaksi sosial di lingkungan pendidikan.

“Bagi peserta yang belum berhasil kali ini, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi di seleksi mendatang,” pesannya.

Menutup arahannya, Wakapolda menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia seleksi dan pengawas yang telah bekerja keras dan profesional dalam menyelenggarakan proses seleksi ini.

“Mari kita bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk menghasilkan generasi Polri yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Brigjen Ari. (*)

Berita Terkait

YARA: BPJN Aceh Gagal Pastikan Akses Jalan & Jembatan — Ribuan Korban Banjir Terisolasi
Bea Cukai Aceh Gelar Edukasi Antikorupsi di Pelabuhan Balohan Sabang
MoU Diabaikan, Aceh Diremehkan: Presma UIN Ar-Raniry Tuding Menteri Pertanian Memperpanjang Luka Hubungan Pusat–Aceh
Petanque Gayo Lues Tampil Gemilang di Pra-PORA 2025, Amankan Tiket ke PORA Aceh Jaya 2026
Bea Cukai Aceh Jelaskan Prosedur dan Pengawasan atas Pemasukan Beras ke Sabang
Gubernur Aceh Lantik Jamaluddin, SH., M.Kn. sebagai Ketua Badan Reintegrasi Aceh 2025–2030
ASN Kementerian Agama Aceh Dr. Juliana Agani, S.Pd.I, M.Pd. Guru MTs Darul Ulum YPUI Banda Aceh Masuk Rekor MURI sebagai Penulis Puisi Etnik Nusantara untuk Dunia
Status Bendera Bulan Bintang Secara Hukum Belum Final Maka Jangan Di Kibarkan Karena Berpotensi Menimbulkan Gangguan Stabilitas Keamanan

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 22:14 WIB

Trauma Healing Polwan: Menguatkan Hati Kecil Anak-Anak Ketambe Pasca Banjir

Kamis, 4 Desember 2025 - 22:08 WIB

Personel Polres Gayo Lues Evakuasi Warga Sakit dengan Cara Digendong di Desa Tetumpun

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:53 WIB

Kapolsek Semadam dan Muspika Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Dua Desa Terdampak Banjir

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:49 WIB

Polisi Dirikan Lima Posko Tanggap Darurat di Jalan Lintas Blangkejeren—Kutacane untuk Korban Bencana

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:37 WIB

Polres Aceh Tenggara Kerahkan Personel Bersih-Bersih Rumah Warga di 14 Kecamatan Terdampak Banjir

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:32 WIB

Sidokkes Polres Aceh Tenggara Layani Cek Kesehatan hingga ke Pelosok, Bagikan Obat-Obatan untuk Warga Desa Lauser Pascabanjir

Senin, 1 Desember 2025 - 14:12 WIB

Datang Orang Nomor 1 Republik Indonesia di Aceh tenggara menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Tenggara

Minggu, 30 November 2025 - 16:18 WIB

Akses Terputus! Polres Aceh Tenggara Turun Tangan Bantu Warga Seberangi Sungai

Berita Terbaru